Ubi Cream Cheese, Camilan Viral yang Perlu Dibatasi?

Lifestyle Nadia Safira Putri 29 Mei 2026 01:57 WIB 2
Ubi Cream Cheese, Camilan Viral yang Perlu Dibatasi?

Ubi Cilembu panggang dengan isian cream cheese kini menjadi salah satu camilan yang ramai diburu di pusat perbelanjaan. Perpaduan rasa manis alami dan tekstur gurih lembut membuat makanan ini cepat viral, bahkan antrean pembeli kerap mengular hingga berjam-jam.

Di balik popularitasnya, muncul pertanyaan apakah ubi cream cheese tergolong camilan sehat atau justru perlu dibatasi. Dari sisi gizi, makanan ini memang memiliki kelebihan, tetapi kandungan kalorinya tetap perlu diperhatikan agar tidak dikonsumsi berlebihan.

Ubi Cream Cheese dan Nutrisi

Ubi termasuk sumber karbohidrat yang cukup baik untuk tubuh, terutama ketika diolah dengan cara dipanggang. Dalam tren kuliner ini, jenis yang paling sering digunakan adalah ubi Cilembu karena rasa manis alaminya semakin keluar setelah dipanaskan.

Dibandingkan camilan manis berbahan tepung dan gula tinggi, ubi mengandung serat, vitamin A, vitamin C, serta antioksidan seperti beta karoten. Kandungan tersebut membuat ubi menjadi pilihan yang lebih bernutrisi jika dibandingkan dessert olahan yang minim serat.

Ubi juga memiliki indeks glikemik yang relatif lebih rendah daripada banyak camilan manis lain. Hal ini membuat pelepasan gula ke dalam darah cenderung berlangsung lebih bertahap, sehingga energi yang dihasilkan terasa lebih stabil.

Manfaat Ubi Cream Cheese

Serat pada ubi membantu memperlambat penyerapan gula dan memberi rasa kenyang lebih lama. Karena itu, camilan ini bisa terasa lebih mengenyangkan dibanding makanan manis yang hanya mengandalkan gula sederhana.

Ubi Cilembu juga mengandung kalium yang cukup tinggi. Mineral ini berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, mendukung fungsi otot, dan membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Penelitian dalam jurnal Metabolites tahun 2024 menyebut umbi-umbian seperti ubi memiliki senyawa bioaktif yang mendukung kesehatan metabolik. Kandungan seratnya juga dinilai berperan dalam menjaga kesehatan usus.

Peran Cream Cheese

Penambahan cream cheese memberi rasa gurih dan tekstur creamy yang membuat ubi terasa lebih lembut. Kombinasi ini membuat camilan viral tersebut lebih menarik bagi konsumen yang menyukai perpaduan manis dan asin.

Dari sisi gizi, cream cheese membantu menambah kandungan protein pada sajian ini. Meski jumlahnya tidak besar, tambahan tersebut membuat komposisi gizi ubi menjadi sedikit lebih seimbang.

Cream cheese juga mengandung kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, mineral ini turut membantu fungsi otot dan saraf agar tetap bekerja dengan baik.

Perlu Dibatasi Konsumsinya

Meski tergolong lebih baik daripada dessert tinggi gula, ubi cream cheese tetap bukan camilan yang bebas dikonsumsi tanpa batas. Kandungan lemak dari cream cheese dan porsi ubi yang besar dapat meningkatkan asupan kalori harian jika dimakan terlalu sering.

Konsumsi berlebihan berpotensi mengurangi manfaat sehat dari ubi itu sendiri. Situasi ini menjadi lebih berisiko bila camilan tersebut dikombinasikan dengan minuman manis atau makanan tinggi kalori lainnya.

Ubi cream cheese sebaiknya dinikmati sesekali dalam porsi yang wajar. Dengan begitu, masyarakat tetap bisa menikmati tren kuliner viral ini tanpa mengabaikan prinsip makan seimbang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!