Purbaya Optimistis IHSG Dekati Bottom, Prospek Tetap Cerah

Forex & Saham Fajar Nugraha Utama 29 Mei 2026 03:13 WIB 3
Purbaya Optimistis IHSG Dekati Bottom, Prospek Tetap Cerah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pasar saham Indonesia masih memiliki prospek cerah meski dalam beberapa waktu terakhir bergerak fluktuatif dan sempat tertekan cukup dalam. Ia menyebut posisi indeks saham saat ini sudah mendekati titik terendah atau bottom.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya dalam acara Jogja Financial Festival 2026 saat menjawab pertanyaan mengenai arah pergerakan indeks saham ke depan. Menurutnya, peluang kenaikan masih besar karena ekonomi nasional diyakini terus membaik seiring reformasi yang dijalankan pemerintah.

IHSG dan Prospek Pasar

Purbaya menegaskan penurunan tajam yang sempat terjadi pada sejumlah indeks tidak perlu dibaca sebagai sinyal suram untuk jangka panjang. Ia menilai pasar saham tetap memiliki ruang pemulihan seiring penguatan ekonomi domestik.

Menurut dia, kebijakan pemerintah yang berfokus pada reformasi ekonomi akan memberi dampak positif terhadap pasar modal. Perbaikan pondasi ekonomi dinilai menjadi faktor utama yang menopang kenaikan indeks secara bertahap.

Dalam forum tersebut, Purbaya menyebut pemerintah bersama Presiden Prabowo serius menjalankan reformasi ekonomi. Ia mengatakan dirinya diberi mandat untuk memperbaiki berbagai hal agar sistem ekonomi nasional lebih kuat.

Purbaya juga menegaskan bahwa kerja lintas pihak menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi. Dengan fondasi yang semakin baik, ia menilai kepercayaan investor terhadap pasar saham akan ikut menguat.

Siklus Ekonomi Berjalan

Purbaya menjelaskan bahwa pergerakan ekonomi pada dasarnya mengikuti siklus bisnis yang selalu bergerak naik dan turun. Karena itu, pelemahan yang terjadi saat ini menurutnya merupakan bagian dari pola yang wajar dalam siklus ekonomi.

Ia menambahkan, fase ekspansi ekonomi dapat berlangsung panjang apabila reformasi dijalankan secara konsisten. Dalam pandangannya, periode pertumbuhan bisa mencapai tujuh hingga delapan tahun, bahkan lebih lama jika kebijakan yang ditempuh tepat.

Menurut Purbaya, kemampuan pemerintah dalam menjaga disiplin reformasi akan menentukan panjang pendeknya fase ekspansi. Ia menyebut masa pertumbuhan bisa mencapai 10 tahun bila pengelolaan ekonomi dilakukan secara cermat.

Ia menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk memperpanjang fase ekspansi tersebut. Dengan begitu, pasar saham berpotensi mendapat dorongan kuat dari pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Potensi Kenaikan Indeks

Purbaya memperkirakan kenaikan indeks saham dalam beberapa tahun ke depan masih sangat besar. Ia menyebut potensi penguatan bisa mencapai empat hingga lima kali lipat dari titik terendah ekonomi.

Dalam penjelasannya, ia memberi gambaran bahwa jika indeks berada di level 7.000 pada titik terendah, maka ruang kenaikannya tetap terbuka lebar. Proyeksi itu ia kaitkan dengan horizon waktu hingga 2028, 2029, atau 2030.

Ia menilai prospek tersebut muncul karena fondasi ekonomi nasional terus diperbaiki. Selama reformasi dijalankan secara serius, pasar modal dinilai akan merespons dengan positif.

Optimisme itu, menurut Purbaya, juga didukung oleh arah kebijakan pemerintah yang menjaga kesinambungan pertumbuhan. Ia meyakini pasar saham Indonesia masih punya ruang naik yang signifikan dalam jangka menengah dan panjang.

Strategi Investor Jangka Panjang

Selain melihat fundamental, Purbaya juga menilai tekanan jangka pendek di pasar saham mulai mereda secara teknikal. Ia menyebut kondisi saat ini bisa jadi sudah berada di sekitar titik bottom atau mendekatinya.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak terlalu khawatir untuk berinvestasi di saham dengan horizon waktu panjang. Menurutnya, fokus utama investor sebaiknya adalah kualitas fondasi ekonomi, bukan hanya fluktuasi harian indeks.

Purbaya menegaskan pemerintah akan terus menjaga agar fundamental ekonomi tetap membaik ke depan. Ia menilai kebijakan yang konsisten akan mendorong kepercayaan pelaku pasar dan investor ritel.

Ia pun menutup pesannya dengan keyakinan bahwa IHSG akan naik bertahap seiring perbaikan ekonomi nasional. Menurut dia, peluang tersebut layak dimanfaatkan oleh investor yang disiplin dan berorientasi jangka panjang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!