XLSmart Percepat Integrasi Jaringan Pascamerger

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 25 Mei 2026 07:45 WIB 4
XLSmart Percepat Integrasi Jaringan Pascamerger

XLSmart mempercepat integrasi jaringan pascamerger antara XL Axiata dan Smartfren hingga akhir 2025. Perusahaan telekomunikasi ini menyebut sekitar 70 persen site jaringan telah berhasil terintegrasi, seiring upaya memperkuat kualitas layanan dan pengalaman pelanggan di Indonesia.

Progres tersebut disampaikan manajemen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk Tahun Buku 2025 di Jakarta, Rabu (20/5/2026). Presiden Direktur dan CEO XLSmart, Rajeev Sethi, mengatakan integrasi jaringan menjadi fondasi utama perusahaan dalam membangun pertumbuhan yang berkelanjutan.

Integrasi Jaringan XLSmart

Rajeev menegaskan bahwa dukungan pemegang saham melalui RUPST menjadi dorongan penting bagi perseroan. Menurut dia, perusahaan akan terus menghadirkan layanan yang lebih baik dan memperkuat kualitas jaringan. Ia juga menilai pengalaman pelanggan harus menjadi prioritas dalam fase pascamerger.

Manajemen menyebut laju integrasi jaringan berjalan lebih cepat dari ekspektasi awal. Hingga akhir 2025, sekitar 70 persen site telah terkoneksi dalam sistem terpadu. Capaian ini menjadi salah satu indikator utama keberhasilan konsolidasi operasional perusahaan.

Percepatan tersebut dinilai mulai berdampak pada efisiensi operasional perusahaan. Optimalisasi jaringan juga disebut semakin mendukung kualitas layanan digital bagi pelanggan. Dalam jangka panjang, integrasi ini diharapkan memperkuat daya saing XLSmart di industri telekomunikasi nasional.

Sinergi Operasional XLSmart

Selain integrasi site, XLSmart mencatat sinergi sebesar USD 252 juta sepanjang kuartal II hingga kuartal IV 2025. Pencapaian itu menunjukkan adanya manfaat nyata dari proses merger yang dijalankan perseroan. Manajemen menilai sinergi ini menjadi modal penting untuk memperbaiki struktur biaya.

Efisiensi operasional menjadi fokus utama setelah penggabungan dua entitas besar tersebut. Perusahaan berupaya menata ulang sumber daya agar jaringan dapat dikelola lebih efektif. Langkah itu juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan bisnis di tengah persaingan yang ketat.

XLSmart menilai penguatan sinergi akan membantu perusahaan menjaga pertumbuhan yang sehat. Dengan struktur yang lebih efisien, perseroan memiliki ruang lebih besar untuk memperluas inovasi layanan. Kondisi ini turut mendukung target jangka panjang perusahaan setelah merger.

Ekspansi Layanan Lima G

Seiring integrasi berjalan, XLSmart juga memperluas layanan 5G di berbagai kota di Indonesia. Saat ini, jaringan generasi kelima itu telah tersedia di 43 kota. Perseroan menargetkan cakupan tersebut meningkat menjadi 88 kota hingga akhir tahun.

Pelebaran jaringan 5G menjadi bagian dari strategi untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Layanan berkecepatan tinggi dibutuhkan untuk mendukung aktivitas digital, baik personal maupun bisnis. Dengan perluasan ini, perusahaan ingin menghadirkan pengalaman konektivitas yang lebih baik.

Manajemen melihat pengembangan 5G sebagai investasi jangka panjang yang penting bagi industri telekomunikasi. Infrastruktur yang lebih luas diyakini mampu mendorong adopsi layanan digital di daerah. Selain itu, ekspansi jaringan juga diharapkan memperkuat posisi perusahaan di pasar nasional.

Kinerja Keuangan XLSmart

Transformasi pascamerger ikut mendorong pertumbuhan kinerja keuangan perusahaan sepanjang 2025. XLSmart membukukan pendapatan sebesar Rp42,49 triliun, tumbuh 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut menunjukkan dampak positif dari konsolidasi bisnis yang dilakukan perseroan.

Dari sisi profitabilitas, EBITDA yang dinormalisasi mencapai Rp20,14 triliun atau naik 13 persen secara tahunan. Laba bersih yang dinormalisasi juga melonjak 63 persen menjadi Rp3 triliun. Angka-angka ini mencerminkan perbaikan performa operasional setelah merger berlangsung.

XLSmart kini menjadi entitas hasil penggabungan XL Axiata dan Smartfren Telecom. Perusahaan tersebut melayani lebih dari 69 juta pelanggan di Indonesia. Dengan basis pelanggan yang besar dan jaringan yang terus terintegrasi, perseroan menempatkan diri untuk melanjutkan pertumbuhan di tahun-tahun mendatang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!