XLSmart Percepat Integrasi Jaringan Pascamerger

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 24 Mei 2026 10:37 WIB 6
XLSmart Percepat Integrasi Jaringan Pascamerger

XLSmart mempercepat integrasi jaringan pascamerger antara XL Axiata dan Smartfren, dengan capaian sekitar 70 persen site jaringan yang telah terhubung hingga akhir 2025. Progres tersebut dipaparkan manajemen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Presiden Direktur dan CEO Rajeev Sethi menegaskan bahwa integrasi jaringan menjadi fondasi utama untuk memperbaiki kualitas layanan dan pengalaman pelanggan. Perusahaan juga menilai percepatan ini mulai memberi dampak nyata pada efisiensi operasional, sinergi bisnis, serta pertumbuhan kinerja keuangan.

Integrasi Jaringan XLSmart

Manajemen menyebut proses integrasi berjalan lebih cepat dari ekspektasi awal. Hingga akhir 2025, sekitar 70 persen site jaringan telah berhasil disatukan. Capaian ini menjadi salah satu indikator utama kemajuan pascamerger. Perusahaan menilai langkah tersebut memperkuat fondasi layanan di seluruh Indonesia.

Rajeev Sethi mengatakan dukungan pemegang saham melalui RUPST menjadi dorongan penting bagi perseroan. Menurut dia, perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan yang lebih baik dan jaringan yang lebih kuat. Ia juga menekankan pentingnya pengalaman pelanggan dalam fase transformasi ini. Target pertumbuhan berkelanjutan menjadi bagian dari arah strategis perusahaan.

Percepatan integrasi juga membantu perusahaan mengoptimalkan struktur jaringan yang dimiliki. Efisiensi operasional mulai terbentuk seiring penyatuan sistem dan aset pascamerger. XLSmart menilai manfaat itu akan terus berkembang dalam beberapa kuartal ke depan. Dengan demikian, proses integrasi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga strategis bagi bisnis.

Perluasan Layanan 5G

Selain integrasi jaringan, XLSmart juga agresif memperluas layanan 5G di berbagai kota di Indonesia. Saat ini, jaringan generasi kelima tersebut telah hadir di 43 kota. Perseroan menargetkan cakupan itu meningkat menjadi 88 kota hingga akhir tahun. Ekspansi ini diposisikan sebagai pendorong layanan digital yang lebih andal.

Perluasan 5G menjadi bagian dari upaya perusahaan menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin tinggi terhadap konektivitas cepat dan stabil. Manajemen melihat teknologi ini akan memperkuat kualitas layanan pada wilayah urban dan pusat pertumbuhan ekonomi. Selain itu, 5G diperkirakan membuka peluang baru bagi pengembangan produk digital. Karena itu, ekspansi jaringan dilakukan secara bertahap dan terukur.

XLSmart menilai penguatan jaringan 5G akan mendukung daya saing perusahaan di industri telekomunikasi. Langkah tersebut juga sejalan dengan strategi pascamerger untuk memperluas jangkauan layanan. Dengan basis pelanggan yang besar, kebutuhan atas infrastruktur yang lebih mumpuni menjadi semakin mendesak. Perusahaan pun menempatkan 5G sebagai salah satu prioritas investasi jaringan.

Kinerja Keuangan Meningkat

Transformasi pascamerger turut tercermin pada kinerja keuangan perusahaan sepanjang 2025. XLSmart membukukan pendapatan sebesar Rp42,49 triliun, atau tumbuh 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut menunjukkan sinergi merger mulai memberikan hasil pada sisi bisnis. Pertumbuhan ini juga menandakan penguatan posisi perusahaan di pasar.

Dari sisi profitabilitas, EBITDA yang dinormalisasi mencapai Rp20,14 triliun, naik 13 persen secara tahunan. Adapun laba bersih yang dinormalisasi melonjak 63 persen menjadi Rp3 triliun. Peningkatan itu menunjukkan efisiensi dan monetisasi layanan berjalan lebih baik. Manajemen menilai hasil ini lahir dari kombinasi integrasi jaringan dan pengelolaan operasional yang lebih efektif.

Pencapaian keuangan tersebut menjadi sinyal bahwa merger mulai menghasilkan nilai tambah yang nyata. Perusahaan kini melayani lebih dari 69 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Basis pelanggan besar ini menjadi modal penting untuk mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan. Ke depan, XLSmart akan terus mengandalkan sinergi jaringan dan layanan digital untuk memperkuat bisnis.

Sinergi Merger Berlanjut

Manajemen mencatat sinergi sebesar USD 252 juta sepanjang kuartal II hingga kuartal IV 2025. Nilai itu menunjukkan integrasi pascamerger memberi kontribusi langsung pada efisiensi dan struktur bisnis. XLSmart menyebut pencapaian tersebut melampaui ekspektasi internal pada tahap awal. Hasil ini juga menjadi dasar optimisme untuk periode berikutnya.

Sinergi yang terbentuk mencakup optimalisasi jaringan, perbaikan kualitas layanan, dan penurunan biaya operasional. Perusahaan menilai ketiga aspek tersebut saling mendukung dalam memperkuat daya saing. Di tengah persaingan industri yang ketat, efisiensi menjadi faktor penentu keberlanjutan bisnis. Karena itu, proses integrasi akan terus dipantau secara berkala.

XLSmart merupakan entitas hasil penggabungan XL Axiata dan Smartfren Telecom. Setelah merger, perusahaan memfokuskan strategi pada penguatan jaringan, ekspansi 5G, dan peningkatan pengalaman pelanggan. Arah kebijakan tersebut diharapkan menjaga momentum pertumbuhan sepanjang 2026. Dengan basis pelanggan dan jaringan yang makin solid, perusahaan menargetkan kinerja yang lebih berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!