Waralaba Bakso Keliling Tawarkan Modal Hemat Rp 46 Juta

Lifestyle Anindya Kirana Putri 26 Mei 2026 20:17 WIB 2
Waralaba Bakso Keliling Tawarkan Modal Hemat Rp 46 Juta

Di tengah meningkatnya minat masyarakat mencari penghasilan tambahan, waralaba kuliner kembali menjadi pilihan yang menarik. Salah satu inovasi terbaru datang dari konsep bakso keliling yang memanfaatkan sepeda listrik sebagai gerobak dagang.

Model usaha ini ditawarkan oleh Mia bersama suaminya, dengan sasaran calon mitra yang belum siap menyewa ruko atau ingin menekan modal awal. Dengan biaya sekitar Rp 46 juta, mitra disebut bisa langsung memulai usaha tanpa harus menyiapkan perlengkapan dari nol.

Waralaba Bakso Keliling

Mia mengatakan ide Baling, singkatan dari Bakso Keliling, lahir dari kebutuhan calon mitra yang kesulitan memenuhi biaya sewa tempat. Ia menilai banyak orang memiliki semangat berdagang, tetapi belum memiliki modal cukup untuk membuka usaha di lokasi tetap.

Konsep ini hadir sebagai solusi agar pelaku usaha tetap bisa berjualan dengan cara yang lebih fleksibel. Dengan sepeda listrik yang dirancang menjadi gerobak, mitra dapat beroperasi dari satu titik ke titik lain sesuai kebutuhan pasar.

Model keliling juga dinilai lebih dekat dengan konsumen karena dapat menjangkau area yang ramai. Dalam praktiknya, pendekatan ini memberi peluang penjualan harian yang lebih cepat dibanding menunggu pembeli datang ke lokasi tertentu.

Modal Awal Lebih Ringan

Untuk bergabung, mitra disebut membutuhkan modal awal sekitar Rp 46 juta, dengan harga promo dari sebelumnya Rp 60 juta menjadi sekitar Rp 45 juta. Skema ini diposisikan sebagai opsi usaha yang lebih terjangkau bagi masyarakat yang ingin memulai bisnis kuliner.

Mia menegaskan bahwa paket yang diberikan sudah mencakup seluruh kebutuhan dasar berdagang. Mulai dari bahan bakso, peralatan memasak, mangkuk, tabung gas, hingga kompor, semuanya disiapkan dalam satu paket.

Dengan kelengkapan tersebut, mitra tidak perlu membeli perlengkapan tambahan di awal. Kondisi ini membuat perhitungan modal menjadi lebih jelas dan membantu calon pelaku usaha mengelola dana secara lebih efisien.

Perlengkapan Jadi Milik Mitra

Selain bahan dan alat masak, mitra juga memperoleh sepeda listrik yang telah dimodifikasi menjadi gerobak keliling. Seluruh perlengkapan itu disebut langsung menjadi hak milik mitra setelah kerja sama berjalan.

Pola kepemilikan ini menjadi nilai tambah karena mitra tidak hanya membayar akses waralaba, tetapi juga mendapatkan aset usaha. Hal tersebut dapat membantu mereka membangun bisnis secara mandiri dalam jangka panjang.

Bagi sebagian calon pelaku usaha, kepastian kepemilikan peralatan menjadi pertimbangan penting sebelum memulai bisnis. Dengan aset yang sudah disiapkan, risiko awal dapat ditekan dan operasional bisa segera dijalankan.

Peluang Usaha Kuliner

Konsep bakso keliling dinilai relevan dengan tren usaha mikro yang mengutamakan modal hemat dan mobilitas tinggi. Dalam situasi ekonomi yang menuntut efisiensi, model seperti ini berpotensi menarik minat banyak orang.

Mia menyebut Baling dirancang untuk mereka yang belum memiliki tempat usaha tetap, tetapi tetap ingin berjualan. Strategi ini membuka peluang bagi masyarakat untuk masuk ke bisnis kuliner tanpa harus menanggung biaya sewa ruko yang tinggi.

Dengan kombinasi produk yang populer dan sistem penjualan keliling, waralaba ini menawarkan pendekatan bisnis yang praktis. Jika dikelola dengan baik, konsep tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi mitra untuk membangun usaha yang berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!