John Travolta Curi Sorotan dengan Gaya Beret di Cannes

Lifestyle Anindya Kirana Putri 26 Mei 2026 22:16 WIB 3
John Travolta Curi Sorotan dengan Gaya Beret di Cannes

John Travolta menarik perhatian publik saat hadir di Festival Film Cannes 2026 dengan penampilan yang dianggap jauh lebih muda dan berbeda dari biasanya. Aksesori berupa topi beret dan kacamata bulat membuat kehadirannya segera viral di media sosial.

Aktor berusia 70-an itu kemudian menjelaskan bahwa pilihan busana tersebut bukan sekadar gaya spontan, melainkan bagian dari konsep saat mempromosikan debut penyutradaraannya, Propeller One-Way Night Coach. Travolta menyebut tampil eksentrik sebagai cara untuk menegaskan perannya sebagai sutradara, sekaligus memberi penghormatan kepada sinema klasik.

Gaya Travolta di Cannes

Penampilan John Travolta di Cannes langsung menjadi bahan perbincangan warganet sejak ia muncul di acara pemutaran dan sesi foto film barunya. Beret yang dikenakan membuat wajahnya terlihat lebih muda, sementara kacamata bulat menambah kesan klasik. Banyak penggemar menilai pilihan itu tidak biasa, tetapi justru efektif mencuri perhatian. Sorotan terhadap gaya tersebut kemudian melampaui pembahasan soal film yang ia promosikan.

Travolta hadir dalam rangka memperkenalkan proyek terbarunya di Festival Film Cannes, Prancis. Kehadirannya juga menjadi momen penting karena ia tidak hanya datang sebagai aktor, tetapi sebagai sutradara. Dalam situasi itu, gaya berpenampilan menjadi bagian dari pesan yang ingin ia sampaikan. Ia tampak ingin membedakan diri dari citra lamanya di layar lebar.

Respons publik pun bermunculan, baik dari penggemar maupun pengamat mode. Sebagian menilai gaya Travolta berani dan sesuai dengan atmosfer festival film internasional. Ada pula yang menganggap tampilannya sebagai strategi promosi yang cerdas. Apa pun pendapatnya, penampilannya berhasil membuat namanya kembali ramai dibicarakan.

Di tengah sorotan kamera, Travolta terlihat percaya diri saat berpose di Cannes. Ekspresi dan busana yang dikenakan memberi kesan bahwa ia memahami betul dampak visual di ajang semacam itu. Dengan pilihan itu, ia seakan memanfaatkan panggung festival untuk membangun narasi baru. Sorotan bukan hanya tertuju pada filmnya, tetapi juga pada identitas barunya sebagai pembuat film.

Alasan di balik beret

Dalam wawancara dengan CNN, Travolta menjelaskan bahwa topi yang ia kenakan merupakan bentuk penghormatan kepada para pembuat film klasik. Ia menyebut sutradara zaman dulu kerap memakai beret dan kacamata sebagai bagian dari penampilan khas. Menurutnya, gaya tersebut mewakili sosok kreatif yang ingin ia tampilkan di Cannes. Karena itu, pilihan busana itu dilakukan dengan sengaja.

Travolta mengatakan dirinya ingin memisahkan identitas sebagai aktor dan sutradara. Selama lebih dari lima dekade berkecimpung di dunia film, ia merasa penonton kerap melihat semua kehadirannya dengan cara yang sama. Melalui penampilan tersebut, ia ingin menghadirkan kesan baru. Ia menilai festival film adalah tempat yang tepat untuk menegaskan perubahan itu.

Aktor Grease itu juga menegaskan bahwa pendekatan eksentrik tersebut adalah bagian dari peran yang ia mainkan di dunia nyata. Ia menyebut dirinya seolah sedang memainkan karakter seorang sutradara. Dengan cara itu, ia ingin tampil seperti sineas lama yang identik dengan gaya klasik. Pernyataan itu memperjelas bahwa penampilannya bukan kebetulan.

Konsep tersebut membuat busananya memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar tren mode. Travolta memadukan nostalgia, identitas profesional, dan strategi promosi dalam satu penampilan. Pendekatan seperti ini jarang dilakukan secara terbuka oleh selebritas di festival film besar. Namun, justru di situlah daya tariknya muncul.

Reaksi publik dan perbandingan

Aktor tersebut tidak menyebut secara spesifik tokoh sinema yang menjadi inspirasinya. Meski demikian, banyak penggemar langsung mengaitkan penampilannya dengan Francis Ford Coppola yang dikenal lama memakai beret. Nama Ingmar Bergman juga ikut disebut oleh sebagian penonton yang melihat kesan sutradara klasik dalam gayanya. Perbandingan itu menunjukkan betapa kuat citra visual yang dibangun Travolta di Cannes.

Di media sosial, penampilannya juga dibandingkan dengan sejumlah figur lain, mulai dari Jack Harlow hingga Joe Pantoliano. Perbandingan itu muncul karena publik melihat ada nuansa unik dalam busana Travolta. Reaksi yang beragam ini memperpanjang umur perbincangan di jagat maya. Akibatnya, kehadirannya di Cannes menjadi salah satu topik yang paling menonjol.

Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa fashion selebritas masih memiliki pengaruh besar dalam membentuk percakapan publik. Satu penampilan yang terencana dapat memicu berbagai tafsir dan komentar. Dalam kasus Travolta, busana menjadi bagian dari komunikasi visual yang efektif. Ia tidak hanya hadir sebagai bintang film, tetapi juga sebagai sosok yang mengatur pesan melalui penampilan.

Keterhubungan antara mode dan identitas di festival film kembali terlihat lewat momentum ini. Cannes memang kerap menjadi panggung bagi selebritas untuk tampil mencolok dan meninggalkan kesan kuat. Travolta memanfaatkan ruang itu dengan cara yang terukur. Hasilnya, penampilannya menjadi bahan pembicaraan lintas platform.

Pemanasan sebelum tiba

Era beret Travolta sebenarnya dimulai sebelum ia mendarat di Prancis. Ia membagikan video di Instagram yang memperlihatkan dirinya menerbangkan pesawat pribadi menuju Cannes bersama putrinya, Ella Bleu Travolta. Unggahan itu disertai keterangan singkat yang menandakan antusiasmenya terhadap malam besar di Cannes. Dari awal, ia tampak ingin membangun suasana yang dramatis.

Dalam unggahan tersebut, Travolta menulis bahwa itu adalah hari besar dan malam besar di Cannes. Ia juga mengajak pengikutnya untuk menantikan momen selanjutnya. Cara itu memperlihatkan bahwa promosi yang ia lakukan tidak berhenti pada poster atau sesi wawancara. Media sosial menjadi bagian penting dari strategi tampilnya.

Kehadiran Ella Bleu Travolta di sampingnya turut memberi dimensi personal pada perjalanan itu. Hubungan ayah dan anak tersebut menambah perhatian publik terhadap momen keberangkatan mereka. Di sisi lain, kehadiran keluarga membuat tampilannya terasa lebih hangat dan manusiawi. Hal ini memperkuat citra Travolta sebagai figur yang masih relevan dan dekat dengan publik.

Momentum sebelum tiba di Cannes akhirnya menyatu dengan penampilan di lokasi acara. Semua unsur, mulai dari video Instagram, busana, hingga penjelasan tentang inspirasi klasik, membentuk narasi yang utuh. Travolta berhasil mengubah kemunculannya menjadi peristiwa budaya pop yang dibahas luas. Di tengah persaingan sorotan di festival film, ia tetap mampu berdiri sebagai pusat perhatian.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!