Calvin Dores Ungkap Alasan Ingin Jual Bola Mata

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 26 Mei 2026 22:22 WIB 2
Calvin Dores Ungkap Alasan Ingin Jual Bola Mata

Calvin Dores, anak penyanyi dan pencipta lagu legendaris Deddy Dores, menjadi sorotan publik setelah pengakuannya soal keinginan menjual bola mata demi bertahan hidup viral di media sosial. Pernyataan itu ia sampaikan karena kondisi ekonomi yang berat dan keinginannya untuk mencukupi kebutuhan keluarga, terutama ibu serta anak-anaknya.

Dalam keterangannya kepada awak media di Studio FYP Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Jumat, 22 Mei 2026, Calvin mengaku tidak menyangka ucapannya akan ramai diperbincangkan. Ia menegaskan, maksud dari pengakuan itu bukan untuk mencari sensasi, melainkan menggambarkan tekanan hidup yang sedang ia hadapi.

Calvin Dores dan Kesulitan Hidup

Calvin mengatakan, setiap manusia pasti memiliki masalah dalam hidupnya. Menurut dia, kondisi yang dialami saat ini membuatnya harus berpikir keras untuk bertahan.

Ia menyebut pengakuannya soal menjual bola mata lahir dari keinginan membantu keluarga. Fokus utamanya adalah ibu dan anak-anak yang bergantung pada dirinya.

Calvin menegaskan bahwa dirinya tidak sedang mengeluh berlebihan. Ia hanya ingin menjelaskan bahwa hidup yang dijalaninya memang sedang berada pada titik yang sangat sulit.

Baginya, tekanan ekonomi bukan sekadar cerita, melainkan kenyataan sehari-hari. Karena itu, ia memilih terbuka agar publik memahami situasi yang sebenarnya.

Pekerjaan Serabutan dan Ijazah

Calvin juga bercerita tentang sulitnya mendapatkan pekerjaan tetap. Menurutnya, ijazah kerap menjadi penghalang saat ia mencoba melamar kerja.

Ia mengaku sudah beberapa kali berusaha mencari penghasilan dari pekerjaan apa pun yang tersedia. Namun, status pekerjaan tersebut hanya bersifat sementara dan tidak memberikan kepastian bulanan.

Di tengah keterbatasan, Calvin pernah bekerja sebagai sopir dan membantu antar-jemput kendaraan. Ia juga sempat mengantar mobil gereja serta menjemput anak sekolah.

Meski begitu, ia menilai usaha itu belum cukup untuk menutup kebutuhan keluarga. Setiap kesempatan kerja tetap ia jalani selama masih bisa memberikan penghasilan.

Musik Jadi Penopang

Di tengah kesulitan ekonomi, Calvin menegaskan bahwa dirinya belum meninggalkan dunia musik. Ia masih berupaya berkarya meski keadaan memaksanya mengambil langkah berat.

Beberapa karyanya bahkan terpaksa dijual dengan harga murah demi mendapatkan uang tunai. Kondisi itu, menurut dia, jauh dari nilai sebenarnya dari karya yang pernah ia hasilkan.

Meski harga jatuh, ia tetap menerima keadaan tersebut dengan lapang dada. Yang terpenting baginya saat ini adalah bisa bertahan hidup dan tetap berjalan.

Calvin menilai musik masih menjadi bagian penting dalam hidupnya. Karena itu, ia terus berusaha menjaga hubungan dengan dunia yang membesarkan namanya.

Kekhawatiran untuk Anak-anak

Salah satu hal yang paling membuat Calvin sedih adalah kondisi anak-anaknya. Ia tidak ingin mereka merasakan kesulitan hidup seperti yang ia alami saat ini.

Ia mengaku pernah menahan lapar, namun hal itu sudah dianggap biasa olehnya. Yang lebih berat justru ketika anak-anaknya ikut merasakan keterbatasan pangan di rumah.

Calvin menuturkan, kadang lauk di rumah tidak selalu tersedia. Dalam kondisi seperti itu, telur pun sudah dianggap sebagai rezeki yang patut disyukuri.

Kisah tersebut memperlihatkan beratnya tekanan ekonomi yang ia hadapi bersama keluarga. Di balik pengakuan viralnya, tersimpan harapan agar hidup anak-anaknya kelak lebih baik daripada dirinya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!