Telkom Perkuat Transformasi Digital BUMN Lewat Cloud dan AI

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 23 Mei 2026 17:35 WIB 6
Telkom Perkuat Transformasi Digital BUMN Lewat Cloud dan AI

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui Telkom Solution, menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi digital BUMN dengan menghadirkan solusi berbasis cloud, artificial intelligence, dan cybersecurity. Komitmen tersebut disampaikan dalam agenda Transformasi Digital BUMN yang digelar Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta, dan dihadiri 50 Chief Technology Officer lintas sektor BUMN.

Forum itu menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong integrasi sistem, aplikasi, serta platform data di lingkungan BUMN. Telkom menilai langkah tersebut penting agar operasional perusahaan negara semakin efisien, produktif, dan mampu bersaing di era ekonomi digital.

Transformasi digital BUMN

Melalui Telkom Solution, Telkom menghadirkan ekosistem solusi digital end-to-end yang mencakup konektivitas digital, layanan cloud, keamanan siber, hingga inovasi berbasis AI. Rangkaian layanan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan bisnis lintas industri dengan pendekatan yang terintegrasi. Solusi tersebut juga telah diterapkan di berbagai sektor untuk mendukung peningkatan efisiensi dan kualitas layanan.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, menyampaikan bahwa perusahaan siap memperkuat sinergi antar-BUMN melalui solusi digital yang relevan dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa Telkom memiliki kapabilitas untuk mendukung kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Menurutnya, transformasi digital tidak cukup hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga harus memberi dampak nyata pada kinerja perusahaan.

Veranita mengatakan, operasional BUMN di era digital membutuhkan sistem yang terkoneksi secara real-time. Selain itu, perlindungan data dan keamanan siber yang andal menjadi kebutuhan utama. Karena itu, Telkom Solution menghadirkan solusi berbasis AI dan cybersecurity dengan dukungan mitra global untuk perlindungan menyeluruh, deteksi proaktif, dan respons keamanan 24/7.

Kehadiran Telkom dalam forum tersebut memperlihatkan peran perusahaan sebagai penyedia solusi digital bagi ekosistem BUMN. Pendekatan ini ditujukan agar integrasi sistem dapat berjalan lebih cepat dan terukur. Dengan begitu, transformasi digital BUMN dapat diarahkan pada hasil yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Sinergi dan kedaulatan digital

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki tiga fondasi utama dalam mendukung transformasi digital nasional, yaitu story, capability, dan sovereignty. Ia menilai kolaborasi antar-BUMN menjadi momentum penting untuk membangun shared digital capability. Kapabilitas bersama itu diharapkan mampu menciptakan nilai tambah dan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi Indonesia.

Faizal menyebut Telkom memiliki pengalaman dalam membangun dan mengelola transformasi digital berskala nasional. Kapabilitas yang dimiliki mencakup AI, IoT, cloud, hingga cybersecurity. Menurut dia, kekuatan tersebut menjadi modal penting untuk mempercepat penguatan ekosistem digital di lingkungan BUMN.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Indonesia ke depan perlu ditopang oleh kedaulatan digital nasional. Data, platform, dan inovasi strategis, menurutnya, harus dapat dikelola secara mandiri, aman, dan berkelanjutan di dalam negeri. Pandangan itu sejalan dengan kebutuhan industri yang semakin bergantung pada pemanfaatan teknologi digital.

Dalam konteks tersebut, sinergi antarlembaga negara dinilai menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Integrasi kemampuan digital diyakini akan memperkuat efisiensi operasional sekaligus memperluas ruang inovasi. Dengan demikian, BUMN dapat memiliki posisi yang lebih kuat dalam persaingan ekonomi digital.

Ekosistem digital terintegrasi

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menekankan pentingnya pembangunan ekosistem digital yang terintegrasi sebagai fondasi utama transformasi digital BUMN. Menurut dia, integrasi teknologi cloud, AI, dan konektivitas menjadi faktor strategis dalam menciptakan nilai jangka panjang. Kombinasi tersebut juga dinilai penting untuk memperkuat kedaulatan digital nasional.

Seno menyoroti tingginya ketergantungan terhadap platform digital global di tengah kebutuhan pengolahan data berbasis AI yang terus meningkat. Dinamika regulasi dan tantangan geopolitik global membuat isu kemandirian digital semakin relevan. Karena itu, BUMN perlu memiliki sistem yang mampu menjaga kontrol atas data dan infrastruktur strategis.

Ia menyebut Telkom mengambil peran sebagai backbone digital nasional dengan memperkuat kapabilitas sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity. Langkah tersebut tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan kontrol data strategis nasional. Lebih jauh, strategi itu juga membuka peluang monetisasi data dan mendorong pertumbuhan baru bagi BUMN.

Menurut Seno, pendekatan yang terintegrasi akan membantu BUMN mengelola data, aplikasi, infrastruktur, dan proses bisnis secara lebih efektif. Telkom optimistis transformasi digital dapat berjalan lebih terpadu dan memberikan dampak nyata bagi daya saing perusahaan. Pada saat yang sama, langkah itu diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam membangun kedaulatan digital.

Dorongan efisiensi BUMN

Dengan dukungan kapabilitas digital dan ICT yang dimiliki, Telkom menilai transformasi digital BUMN dapat berjalan lebih cepat dan lebih terarah. Integrasi solusi end-to-end dinilai mampu memangkas hambatan operasional yang selama ini menghambat produktivitas. Di sisi lain, perusahaan juga dapat mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.

Model digital yang terhubung secara real-time memberi peluang bagi BUMN untuk meningkatkan efektivitas kerja. Sistem yang lebih tertata juga membantu perusahaan menjaga akurasi layanan dan memperkuat kontrol internal. Dalam jangka panjang, efisiensi tersebut dapat berdampak pada peningkatan daya saing perusahaan negara.

Telkom menilai keamanan siber harus menjadi bagian utama dari arsitektur digital BUMN. Ancaman kebocoran data, serangan siber, dan disrupsi sistem dapat mengganggu layanan publik maupun bisnis strategis. Oleh karena itu, perlindungan menyeluruh menjadi syarat penting agar transformasi digital berjalan tanpa mengorbankan keamanan.

Melalui strategi tersebut, Telkom berharap BUMN mampu memaksimalkan potensi teknologi untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan. Pengelolaan data, aplikasi, dan infrastruktur yang lebih mandiri akan memperkuat ketahanan digital nasional. Pada akhirnya, transformasi ini diarahkan untuk mendukung efisiensi, inovasi, dan kemandirian ekonomi Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!