XLSmart Klaim Punya Jaringan 5G Terbesar di Indonesia

Teknologi BRH 25 Mei 2026 01:55 WIB 5
XLSmart Klaim Punya Jaringan 5G Terbesar di Indonesia

XLSmart mengklaim menjadi operator seluler dengan ketersediaan jaringan 5G terbesar di Indonesia, melampaui kompetitornya seperti Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison. Klaim itu disampaikan di Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026, bersamaan dengan penegasan bahwa layanan 5G mereka hadir secara menyeluruh di wilayah cakupan.

Operator hasil merger XL Axiata dan Smartfren itu menargetkan perluasan jaringan 5G terus berlanjut hingga menjangkau 88 kota dan kabupaten pada akhir 2026. Strategi tersebut diarahkan untuk menghadirkan pengalaman 5G yang lebih optimal bagi pelanggan di berbagai daerah.

Jaringan 5G XLSmart

Director & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, menyebut perusahaan telah membangun jaringan 5G dengan cakupan yang penuh di wilayah yang sudah diaktifkan. Pernyataan itu disampaikan saat peluncuran pengembangan jaringan 5G di kantor XLSmart, Jakarta. Menurut dia, pendekatan ini membedakan XLSmart dari operator lain yang masih menghadirkan layanan pada titik-titik tertentu. Dengan cakupan penuh, pelanggan diharapkan memperoleh pengalaman yang lebih konsisten.

Merza menjelaskan bahwa XLSmart mengalokasikan spektrum khusus untuk layanan 5G, sehingga kapasitasnya tidak berbagi dengan jaringan 4G. Untuk layanan tersebut, perusahaan menggunakan pita frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 40 MHz. Skema ini disebut memberi ruang yang cukup untuk menjaga kualitas layanan. Hal tersebut juga menjadi dasar klaim bahwa layanan 5G yang disediakan merupakan 5G sejati.

Ia menambahkan bahwa fokus perusahaan bukan sekadar memperluas akses, melainkan memastikan kualitas jaringan di setiap wilayah yang telah dibangun. Karena itu, cakupan yang dihadirkan di setiap kota diklaim benar-benar menyeluruh. XLSmart menilai pendekatan tersebut penting untuk mendukung pengalaman pengguna dalam aktivitas harian. Dengan jaringan yang dedicated, pelanggan disebut dapat merasakan performa yang lebih stabil.

Cakupan 5G di Daerah

XLSmart mulai meluncurkan layanan 5G pada akhir Januari 2026 dan langsung memperluas jaringannya ke 33 kota dan kabupaten. Dalam beberapa bulan berikutnya, cakupan tersebut meningkat menjadi 43 kota dan kabupaten. Perluasan ini menjadi tonggak awal strategi perusahaan dalam membangun posisi di pasar 5G nasional. Ekspansi dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan jaringan di tiap wilayah.

Merza menyebut seluruh kota yang telah terjangkau kini memperoleh layanan 5G penuh tanpa area kosong di tengah cakupan. Menurut dia, kondisi tersebut membuat pelanggan dapat menikmati konektivitas yang lebih merata. Ia menekankan bahwa kualitas layanan menjadi perhatian utama dalam setiap tahap ekspansi. Karena itu, pembangunan jaringan tidak hanya berorientasi pada jumlah lokasi, tetapi juga pada kedalaman cakupan.

Dengan pendekatan tersebut, XLSmart ingin menghadirkan layanan yang benar-benar dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat. Perusahaan meyakini pengalaman 5G yang utuh akan meningkatkan nilai layanan bagi pelanggan. Di sisi lain, perluasan cakupan juga memperkuat daya saing perusahaan di industri telekomunikasi. Klaim sebagai operator dengan jaringan 5G terbesar pun menjadi bagian dari strategi pemasaran dan penguatan posisi bisnis.

Strategi Spektrum Khusus

Penggunaan spektrum khusus menjadi pembeda utama XLSmart dalam mengembangkan jaringan 5G. Merza menjelaskan bahwa perusahaan tidak mencampur kapasitas 5G dengan jaringan 4G. Langkah ini bertujuan menjaga performa layanan agar tetap stabil saat digunakan oleh pelanggan. Dengan alokasi yang terpisah, kualitas jaringan dinilai lebih mudah dikendalikan.

Pita frekuensi 2,3 GHz dipilih karena dinilai sesuai untuk mendukung layanan 5G di berbagai wilayah. Lebar pita 40 MHz memberi kapasitas yang cukup untuk menyediakan pengalaman internet yang lebih cepat dan responsif. XLSmart menilai konfigurasi tersebut cocok untuk memperluas layanan secara efisien. Penggunaan spektrum dedicated juga memperkuat klaim layanan 5G sejati yang disampaikan perusahaan.

Strategi ini menunjukkan bahwa persaingan 5G tidak hanya ditentukan oleh jumlah kota yang terjangkau. Kualitas jaringan, ketersediaan spektrum, dan konsistensi layanan menjadi faktor penentu lainnya. XLSmart berupaya menempatkan diri sebagai operator yang mengutamakan pengalaman pengguna. Dalam konteks tersebut, pengelolaan spektrum menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan jaringan.

Target Ekspansi Hingga Dua Ribu Dua Puluh Enam

XLSmart menargetkan jaringan 5G mereka dapat menjangkau 88 kota dan kabupaten pada akhir 2026. Target ini mencerminkan ambisi perusahaan untuk memperluas layanan secara agresif dalam waktu kurang dari satu tahun. Ekspansi tersebut diharapkan memperkuat posisi XLSmart di tengah persaingan operator besar. Perusahaan juga ingin memastikan perluasan dilakukan dengan kualitas layanan yang tetap terjaga.

Merza menegaskan bahwa pembangunan jaringan akan terus diarahkan pada cakupan yang penuh di setiap wilayah. Ia mengatakan pelanggan harus merasakan 5G yang sesungguhnya, bukan sekadar label layanan. Karena itu, setiap perluasan jaringan akan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan spektrum. Strategi ini diharapkan menghasilkan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna di daerah baru.

Dengan target tersebut, XLSmart menempatkan 2026 sebagai tahun penting untuk memperluas pengaruh di pasar 5G nasional. Jika realisasi sesuai rencana, cakupan perusahaan akan bertambah hampir dua kali lipat dari kondisi saat ini. Langkah itu juga berpotensi memperketat persaingan antaroperator dalam menguasai pasar data. Di tengah kebutuhan internet berkecepatan tinggi yang terus meningkat, ekspansi ini menjadi momentum penting bagi industri telekomunikasi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!