XLSmart Klaim Jadi Operator dengan Jaringan 5G Terluas

Teknologi Moh. Royhan Nahado 24 Mei 2026 06:35 WIB 7
XLSmart Klaim Jadi Operator dengan Jaringan 5G Terluas

XLSmart mengklaim menjadi operator seluler dengan ketersediaan jaringan 5G terbesar di Indonesia. Klaim itu disampaikan setelah perusahaan hasil merger XL Axiata dan Smartfren tersebut memperluas layanan ke puluhan kota dan kabupaten. XLSmart menyebut cakupan yang dibangun bersifat menyeluruh, bukan hanya pada titik tertentu. Langkah ini disebut ditujukan untuk menghadirkan pengalaman 5G yang lebih stabil bagi pelanggan.

Director & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, menyampaikan hal tersebut di kantor XLSmart, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Menurut dia, jaringan 5G perusahaan kini telah menjangkau 43 kota dan kabupaten. XLSmart menargetkan ekspansi berlanjut hingga 88 kota dan kabupaten pada akhir 2026. Perusahaan juga menegaskan strategi jaringan yang digunakan berbeda dari sejumlah operator lain di Indonesia.

Cakupan Jaringan XLSmart

XLSmart menyatakan layanan 5G yang dibangun tidak hanya hadir di titik-titik tertentu. Perusahaan mengeklaim cakupannya sudah full covered di wilayah yang telah diaktifkan. Artinya, pelanggan di area tersebut dapat merasakan layanan 5G secara lebih merata. Pendekatan ini menjadi pembeda utama dari implementasi jaringan yang masih terbatas di lokasi tertentu.

Merza Fachys mengatakan perusahaan ingin memastikan pelanggan merasakan kualitas layanan yang benar-benar optimal. Ia menyebut pengalaman yang dituju adalah 5G sejati, bukan sekadar label layanan. Karena itu, perluasan jaringan dilakukan secara bertahap namun menyeluruh. XLSmart menilai strategi tersebut penting untuk menjaga konsistensi pengalaman pengguna.

Sejak layanan 5G diluncurkan pada akhir Januari 2026, XLSmart langsung mempercepat ekspansi jaringan. Pada tahap awal, layanan tersebut hadir di 33 kota dan kabupaten. Jumlah itu kemudian bertambah menjadi 43 kota dan kabupaten hingga saat ini. Perluasan tersebut menjadi fondasi bagi target yang lebih besar pada akhir tahun.

Perusahaan menilai keberadaan jaringan yang merata akan membantu pelanggan memanfaatkan kecepatan dan kapasitas 5G dengan lebih baik. Dalam penjelasannya, XLSmart menempatkan kualitas cakupan sebagai prioritas utama. Fokus itu diharapkan mendukung layanan data yang lebih responsif di area komersial maupun permukiman. Dengan cakupan yang luas, perusahaan membidik adopsi 5G yang lebih cepat di pasar domestik.

Spektrum Khusus Untuk 5G

XLSmart menjelaskan bahwa layanan 5G mereka didukung oleh spektrum khusus. Spektrum itu tidak dibagi dengan jaringan 4G, sehingga kapasitas dapat digunakan secara lebih fokus. Perusahaan menyebut langkah ini penting untuk menjaga performa layanan. Dengan struktur tersebut, jaringan 5G diharapkan lebih efisien untuk pengguna.

Merza menyebut XLSmart menggunakan pita frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 40 MHz. Menurut dia, alokasi ini memberi ruang yang cukup untuk menghadirkan layanan 5G secara dedicated. Perusahaan menilai kapasitas yang memadai akan berpengaruh pada pengalaman pelanggan. Karena itu, strategi spektrum menjadi salah satu pembeda utama dalam pengembangan jaringan.

Dalam industri seluler, penggunaan spektrum khusus kerap dianggap lebih ideal untuk layanan generasi terbaru. Hal ini karena jaringan tidak harus berbagi sumber daya dengan trafik 4G yang masih besar. XLSmart tampaknya mengambil pendekatan tersebut untuk menjaga kestabilan koneksi. Pendekatan ini juga mendukung klaim perusahaan soal 5G yang benar-benar aktif penuh.

Perusahaan menegaskan bahwa alokasi jaringan yang dedicated akan membantu layanan berjalan lebih konsisten. Dengan cara ini, kualitas pengalaman pelanggan diharapkan tidak mudah turun saat trafik meningkat. XLSmart juga memandang struktur jaringan tersebut sebagai investasi jangka panjang. Tujuannya adalah memastikan layanan 5G dapat tumbuh seiring kenaikan kebutuhan data masyarakat.

Strategi Ekspansi Wilayah

Ekspansi jaringan menjadi langkah utama XLSmart dalam memperluas basis pengguna 5G. Setelah peluncuran awal, perusahaan langsung menambah wilayah layanan secara bertahap. Pendekatan ini dilakukan untuk mempercepat adopsi di berbagai daerah. XLSmart ingin memastikan jaringan baru tidak hanya hadir di kota besar.

Perusahaan menargetkan cakupan yang lebih luas agar pelanggan di berbagai wilayah dapat menikmati layanan serupa. Dengan target 88 kota dan kabupaten pada akhir 2026, ekspansi masih akan terus berlanjut. Rencana tersebut menunjukkan ambisi perusahaan memperkuat posisi di pasar 5G. Di sisi lain, perluasan jaringan juga diharapkan meningkatkan daya saing industri telekomunikasi nasional.

Merza menegaskan bahwa pembangunan jaringan dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan spektrum dan cakupan. Menurut dia, jaringan yang telah selesai dibangun di 43 kota sudah full covered. Kondisi itu menjadi dasar untuk melanjutkan ekspansi ke wilayah berikutnya. XLSmart ingin menjaga kualitas layanan sambil memperluas jangkauan secara bertahap.

Dengan strategi tersebut, XLSmart berharap pelanggan merasakan manfaat 5G tanpa hambatan yang berarti. Perusahaan melihat pengalaman pengguna sebagai tolok ukur utama keberhasilan jaringan. Karena itu, aspek cakupan dan kapasitas diposisikan sebagai prioritas. Jika target tercapai, XLSmart berpotensi memperkuat reputasinya di segmen internet seluler berkecepatan tinggi.

Persaingan Operator Seluler

Klaim XLSmart sebagai operator dengan jaringan 5G terbesar menambah panas persaingan di industri telekomunikasi. Sejumlah operator besar lain, seperti Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison, juga terus memperluas layanan generasi kelima. Persaingan kini tidak hanya soal jumlah kota, tetapi juga kualitas cakupan dan pengalaman pelanggan. Kondisi ini mendorong operator mempercepat investasi jaringan.

Di pasar yang semakin kompetitif, keunggulan jaringan menjadi faktor penting untuk menarik pelanggan. Operator yang mampu menawarkan cakupan luas dan koneksi stabil berpeluang memperoleh posisi lebih kuat. XLSmart tampaknya ingin mengambil momentum tersebut setelah merger selesai. Dengan modal spektrum khusus, perusahaan berupaya menegaskan diferensiasi di pasar 5G.

Selain jangkauan, konsistensi layanan juga menjadi perhatian utama pelanggan. Pengguna umumnya menilai kualitas 5G dari kecepatan, kestabilan, dan ketersediaan di area aktivitas harian. Karena itu, klaim cakupan menyeluruh bisa menjadi nilai jual yang penting. Namun, efektivitas klaim tersebut tetap akan diuji oleh pengalaman nyata di lapangan.

Ke depan, keberhasilan XLSmart akan bergantung pada kemampuan menjaga ekspansi tanpa mengorbankan kualitas layanan. Jika target 88 kota dan kabupaten tercapai, posisi perusahaan di pasar 5G berpotensi menguat. Industri pun akan terus menyaksikan perlombaan operator dalam memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas konektivitas. Dalam konteks itu, pelanggan menjadi pihak yang paling diuntungkan dari persaingan yang semakin ketat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!