XLSmart Klaim Jadi Operator 5G Terbesar di Indonesia

Teknologi Moh. Royhan Nahado 29 Mei 2026 06:19 WIB 5
XLSmart Klaim Jadi Operator 5G Terbesar di Indonesia

XLSmart mengklaim menjadi operator seluler dengan ketersediaan jaringan 5G terbesar di Indonesia, mengungguli kompetitornya seperti Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison. Klaim itu disampaikan di kantor XLSmart, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026, saat perusahaan memaparkan perkembangan jaringan pascamerger XL Axiata dan Smartfren.

Perusahaan menyebut cakupan 5G yang dibangun tidak hanya hadir di titik tertentu, melainkan menyeluruh dalam satu wilayah layanan. Director & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengatakan strategi ini dirancang agar pelanggan merasakan pengalaman 5G yang lebih optimal dan konsisten.

XLSmart Perluas Jaringan 5G

XLSmart mulai meluncurkan layanan 5G pada akhir Januari 2026. Sejak saat itu, perusahaan langsung memperluas jangkauan ke 33 kota dan kabupaten. Dalam waktu beberapa bulan, cakupan tersebut naik menjadi 43 kota dan kabupaten. Merza menyebut pertumbuhan itu menjadi bukti percepatan pembangunan jaringan.

Menurut Merza, ekspansi dilakukan dengan pendekatan cakupan penuh di setiap wilayah yang dibangun. Ia menegaskan bahwa pelanggan tidak hanya mendapat akses di lokasi terbatas, tetapi pada area yang lebih luas. Dengan pola tersebut, perusahaan ingin memastikan layanan 5G lebih terasa nyata bagi pengguna. Strategi ini juga menjadi pembeda dibanding pendekatan jaringan yang masih bertumpu pada titik tertentu.

XLSmart menilai perluasan jaringan berlangsung sesuai rencana yang telah disusun sejak awal peluncuran. Perusahaan melihat permintaan layanan data berkecepatan tinggi terus meningkat di berbagai daerah. Kondisi itu mendorong operator mempercepat penggelaran infrastruktur 5G. Fokus utama tetap berada pada kota-kota yang dinilai memiliki potensi trafik tinggi.

Di tengah persaingan industri telekomunikasi, klaim cakupan ini menjadi sinyal bahwa XLSmart ingin memperkuat posisi di pasar. Perusahaan berharap ekspansi yang agresif dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan. Selain itu, langkah tersebut juga ditujukan untuk mendorong adopsi layanan digital yang lebih luas. Dengan demikian, 5G tidak hanya menjadi fitur tambahan, tetapi layanan utama yang siap digunakan.

Spektrum Khusus Jadi Andalan

Merza menjelaskan bahwa XLSmart menggunakan spektrum khusus untuk layanan 5G. Artinya, kapasitas jaringan 5G tidak berbagi dengan jaringan 4G. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan tetap stabil. Perusahaan mengklaim model tersebut memberi pengalaman koneksi yang lebih konsisten bagi pelanggan.

Pita frekuensi yang digunakan berada di 2,3 GHz dengan lebar pita 40 MHz. Menurut perseroan, alokasi ini cukup untuk mendukung pengembangan layanan 5G secara lebih optimal. Penggunaan spektrum dedicated juga memungkinkan pengelolaan kapasitas yang lebih efisien. Hal itu menjadi salah satu alasan XLSmart percaya diri dengan klaim jaringan terbesarnya.

Perusahaan menyatakan strategi itu berbeda dari sebagian operator lain yang masih mengandalkan jaringan berbagi. Dengan skema dedicated, kualitas layanan dapat lebih mudah dijaga pada area yang telah dibangun. XLSmart menilai pendekatan tersebut penting untuk menghadirkan pengalaman 5G sejati. Dalam pandangan perusahaan, kecepatan saja tidak cukup tanpa stabilitas jaringan.

Merza menambahkan bahwa penggunaan spektrum khusus menjadi fondasi utama dalam pembangunan jaringan ke depan. Ia menekankan bahwa kualitas layanan harus berjalan seiring dengan perluasan cakupan. Karena itu, perusahaan tidak hanya mengejar jumlah kota yang terjangkau. XLSmart juga berupaya memastikan kapasitas yang tersedia memadai bagi kebutuhan pelanggan.

Target Ekspansi Hingga Akhir Tahun

Setelah mencapai 43 kota dan kabupaten, XLSmart belum berhenti memperluas jaringan 5G. Perusahaan menargetkan cakupan akan bertambah hingga 88 kota dan kabupaten pada akhir 2026. Target tersebut mencerminkan ambisi perseroan mempercepat pemerataan akses 5G di Indonesia. Ekspansi itu juga menjadi bagian dari strategi pascamerger untuk memperkuat portofolio layanan.

Merza mengatakan perusahaan ingin memastikan pembangunan jaringan berjalan secara berkelanjutan. Ia menyebut skala perluasan akan disesuaikan dengan kesiapan spektrum dan infrastruktur. Dengan demikian, pertumbuhan jaringan tidak hanya cepat, tetapi juga terukur. Perusahaan berupaya menjaga agar kualitas layanan tetap sejalan dengan ekspansi wilayah.

Rencana itu dinilai relevan dengan kebutuhan pasar yang semakin mengandalkan konektivitas berkecepatan tinggi. Layanan 5G dibutuhkan untuk mendukung aktivitas digital, mulai dari hiburan hingga produktivitas kerja. Karena itu, XLSmart menempatkan 5G sebagai salah satu motor pertumbuhan jangka panjang. Operator ini berharap penetrasi layanan dapat meningkat seiring bertambahnya cakupan.

Di sisi lain, persaingan antaroperator diperkirakan akan semakin ketat dalam membangun jaringan generasi kelima. Kecepatan ekspansi, kualitas cakupan, dan ketersediaan spektrum menjadi faktor penentu. XLSmart tampaknya ingin memanfaatkan momentum merger untuk bergerak lebih agresif. Target 88 kota dan kabupaten pada akhir tahun menjadi ukuran awal dari ambisi tersebut.

Persaingan Operator Makin Ketat

Klaim XLSmart sebagai operator dengan jaringan 5G terbesar menambah dinamika pasar telekomunikasi nasional. Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison selama ini juga aktif memperluas layanan serupa. Namun, XLSmart menonjolkan pendekatan cakupan penuh sebagai nilai pembeda. Strategi ini diharapkan memberi posisi kompetitif yang lebih kuat di tengah persaingan.

Dalam industri telekomunikasi, keberhasilan 5G tidak hanya diukur dari peluncuran awal. Faktor cakupan, stabilitas, dan kapasitas menjadi penentu utama pengalaman pelanggan. Karena itu, klaim terbesar tetap perlu dilihat dari perkembangan implementasi di lapangan. Pasar akan menilai seberapa jauh ekspansi itu benar-benar berdampak pada pengguna.

XLSmart sendiri mengandalkan hasil merger XL Axiata dan Smartfren untuk mempercepat transformasi jaringan. Konsolidasi tersebut memberikan ruang lebih besar dalam pengelolaan spektrum dan infrastruktur. Dengan basis itu, perusahaan mencoba membangun layanan yang lebih merata di banyak daerah. Langkah ini sekaligus memperlihatkan arah bisnis baru pascamerger.

Ke depan, keberhasilan strategi 5G XLSmart akan bergantung pada konsistensi eksekusi. Jika target perluasan tercapai, perusahaan berpeluang memperkuat citra sebagai pemain agresif di pasar digital. Namun, persaingan dengan operator besar lain tetap akan menuntut investasi berkelanjutan. Dalam jangka panjang, kualitas layanan akan menjadi ukuran yang paling menentukan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!