Waralaba Bakso Keliling Tawarkan Bisnis Modal Hemat

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 01 Juni 2026 19:10 WIB 4
Waralaba Bakso Keliling Tawarkan Bisnis Modal Hemat

Cari cuan tambahan di tengah persaingan usaha yang makin ketat kini tidak selalu membutuhkan modal besar. Salah satu pilihan yang mulai dilirik adalah waralaba bakso keliling dengan konsep sepeda listrik yang menyasar calon mitra tanpa ruko.

Inovasi ini ditawarkan Mia bersama suaminya, dengan menyasar orang yang ingin memulai usaha kuliner secara lebih hemat. Melalui merek Baling atau Bakso Keliling, mitra bisa langsung berjualan dengan perlengkapan yang sudah disiapkan.

Waralaba bakso keliling

Mia mengatakan konsep ini lahir dari kebutuhan calon mitra yang belum mampu menanggung biaya sewa tempat. Biaya ruko yang tinggi sering menjadi penghalang bagi pelaku usaha pemula untuk mulai berdagang.

Karena itu, ia memilih menghadirkan model usaha bergerak yang lebih fleksibel dan efisien. Dengan cara ini, mitra tetap bisa menjalankan bisnis tanpa harus menunggu lokasi tetap.

Konsep bakso keliling juga dinilai cocok untuk pasar yang ingin layanan cepat dan mudah dijangkau. Selain praktis, model ini memberi peluang usaha di berbagai titik keramaian.

Modal awal waralaba

Untuk memulai usaha ini, mitra disebut membutuhkan modal sekitar Rp46 juta pada tahap awal. Dalam periode promo, biaya pembukaan bahkan sempat turun dari Rp60 juta menjadi sekitar Rp45 juta.

Mia menegaskan bahwa modal tersebut sudah mencakup seluruh perlengkapan yang dibutuhkan untuk berdagang. Dengan skema ini, calon mitra tidak perlu lagi membeli peralatan secara terpisah.

Model investasi seperti ini dinilai lebih ringan bagi pelaku usaha yang baru merintis. Selain lebih terukur, calon mitra juga dapat menghitung kebutuhan dana dengan lebih jelas.

Fasilitas untuk mitra

Dalam paket waralaba, mitra akan memperoleh bahan bakso, peralatan memasak, hingga sepeda listrik yang telah dimodifikasi menjadi gerobak keliling. Seluruh perlengkapan itu diserahkan agar mitra bisa langsung menjalankan usaha.

Mia menjelaskan bahwa perlengkapan yang diberikan bukan sekadar pinjaman, melainkan menjadi hak milik mitra. Artinya, setelah bergabung, mitra dapat mengelola operasional usaha secara mandiri.

Fasilitas lengkap tersebut membuat mitra tinggal fokus pada penjualan dan pelayanan. Dengan dukungan perangkat yang sudah siap pakai, proses memulai usaha menjadi lebih sederhana.

Peluang bisnis kuliner

Waralaba bakso keliling muncul di tengah tren usaha kuliner bergerak yang semakin diminati masyarakat. Konsep ini memanfaatkan mobilitas tinggi untuk menjangkau konsumen tanpa memerlukan ruang usaha permanen.

Bagi sebagian orang, bisnis seperti ini menjadi solusi untuk memulai usaha dengan risiko yang lebih terkendali. Apalagi, produk bakso memiliki pasar luas dan dikenal akrab di berbagai kalangan.

Dengan modal yang relatif terjangkau dan fasilitas yang lengkap, model waralaba ini berpotensi menarik minat calon pelaku usaha baru. Namun, keberhasilan tetap bergantung pada lokasi jualan, konsistensi, dan pengelolaan operasional yang baik.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!