Wanda Hamidah Dukung Rashad Kuliah di Jepang dengan Syarat Mandiri

Lifestyle Nadia Safira Putri 24 Mei 2026 09:24 WIB 5
Wanda Hamidah Dukung Rashad Kuliah di Jepang dengan Syarat Mandiri

Wanda Hamidah mendukung penuh keputusan putranya, Rashad, untuk melanjutkan pendidikan di Jepang, namun dengan satu syarat penting. Ia meminta sang anak belajar mandiri sejak dini, termasuk mampu mencari tambahan penghasilan selama tinggal di Negeri Sakura.

Wanda menegaskan, langkah itu bukan sekadar soal pendidikan, melainkan juga pembentukan tanggung jawab dan kemandirian. Rashad sendiri sudah lama memimpikan kuliah di Jepang karena tertarik pada budaya negeri tersebut sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.

Wanda Hamidah Dukung Anak Mandiri

Wanda Hamidah mengaku mendukung penuh pilihan Rashad untuk menimba ilmu di Jepang. Namun, dukungan itu disertai pesan tegas agar sang putra tidak bergantung pada orang tua.

Ia mengatakan Rashad harus belajar bahasa Jepang dan mencari pekerjaan sampingan ketika sudah berada di sana. Menurutnya, kondisi keuangan keluarga juga harus menjadi pertimbangan dalam membangun sikap hemat dan bertanggung jawab.

Bagi Wanda, membiarkan anak merantau adalah bagian dari proses pendewasaan. Ia ingin anak-anaknya terbiasa mengurus hidup sendiri, baik dalam urusan uang maupun keputusan pribadi.

Impian Rashad Kuliah di Jepang

Rashad mengaku sudah lama menyimpan keinginan untuk kuliah di Jepang. Minat itu tumbuh sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar dan mengenal budaya Jepang yang dianggapnya bersih serta nyaman.

Ia menilai Jepang memiliki lingkungan yang mendukung untuk belajar dan berkembang. Karena itu, keputusan untuk melanjutkan studi ke negara tersebut sudah menjadi cita-cita yang dipikirkan sejak lama.

Rashad menyadari bahwa pilihannya membutuhkan kesiapan mental dan fisik. Ia pun berusaha memantapkan diri agar tidak kaget saat harus hidup jauh dari keluarga.

Persiapan Menuju Negeri Sakura

Rashad saat ini mulai menyiapkan berbagai keperluan administratif untuk keberangkatannya. Selain itu, ia juga mengikuti les bahasa Jepang agar lebih siap menghadapi kehidupan sehari-hari di sana.

Rencananya, ia akan tinggal di asrama selama tahun pertama sebelum mencari tempat tinggal sendiri. Skema itu dipilih agar proses adaptasi berjalan lebih mudah dan terarah.

Persiapan tersebut menjadi langkah awal bagi Rashad untuk memasuki fase hidup yang lebih mandiri. Ia ingin memastikan dirinya siap menghadapi tantangan akademik maupun kehidupan sosial di Jepang.

Prinsip Wanda Soal Pengasuhan

Wanda Hamidah menegaskan bahwa dirinya bukan tipe ibu yang terlalu mengatur detail kehidupan anak. Ia memilih memberi ruang bagi anak-anaknya untuk menentukan jalan hidup sendiri selama pilihan itu kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Wanda, masa depan anak adalah milik sang anak, bukan orang tua. Karena itu, ia tidak ingin semua urusan diselesaikan atas nama kenyamanan keluarga semata.

Ia bahkan menyebut bahwa dirinya cenderung tidak banyak ikut campur dalam urusan administrasi anak. Baginya, dukungan terbaik adalah memberi kepercayaan dan membiarkan anak belajar dari tanggung jawabnya sendiri.

Rashad pun mengaku siap menghadapi tuntutan tersebut karena sejak kecil sudah terbiasa memasak dan mengurus diri sendiri. Bekal itu membuatnya lebih percaya diri untuk bertahan hidup di negeri orang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!