Vivrelle Luncurkan Layanan Sewa Tas Birkin

Lifestyle Nadia Safira Putri 21 Mei 2026 20:01 WIB 6
Vivrelle Luncurkan Layanan Sewa Tas Birkin

Tas ikonik Hermès Birkin kini bisa diakses dengan cara baru, yakni disewa melalui layanan membership eksklusif Privée dari Vivrelle. Program ini membuka kesempatan bagi anggota untuk memakai koleksi ultra-mewah tanpa harus membeli langsung, dengan tarif mulai US$800 per bulan atau sekitar Rp12,8 juta.

Selain Birkin, layanan tersebut juga menawarkan tas Kelly dan Constance, serta akses ke perhiasan dan jam tangan langka dari sejumlah rumah mode ternama. Vivrelle menyebut Privée sebagai jawaban atas permintaan anggota yang menginginkan pengalaman lebih personal dalam menikmati barang mewah.

Akses Tas Mewah

Privée dirancang sebagai perluasan dari layanan penyewaan Vivrelle yang selama ini dikenal pada kategori tas desainer. Melalui program ini, anggota dapat memilih item dari lini ultra-luxury yang sebelumnya sulit dijangkau oleh banyak konsumen.

Daftar koleksi yang tersedia mencakup Hermès Birkin, Kelly, dan Constance, tiga model yang selama ini menjadi simbol status di industri fesyen. Skema ini memungkinkan pengguna menikmati tas premium tanpa komitmen pembelian penuh.

Anggota dapat mengganti item setiap 30 hari, atau memperpanjang masa sewa sesuai kebutuhan. Fleksibilitas tersebut membuat layanan ini lebih relevan bagi konsumen yang mengutamakan variasi dan pengalaman.

Fitur Dan Benefit

Selain tas, Privée juga memberikan akses ke perhiasan dan jam tangan langka dari merek seperti Van Cleef & Arpels, Bvlgari, dan Cartier. Kehadiran kategori ini memperluas positioning Vivrelle dari penyewaan aksesori menjadi kurasi barang mewah yang lebih lengkap.

Membership ini turut menyertakan benefit tambahan di sektor gaya hidup, termasuk pengalaman dining dan hospitality. Fasilitas tersebut disediakan melalui kerja sama dengan ResX dan Marriott Bonvoy.

Bagi anggota, kombinasi antara produk mewah dan keuntungan gaya hidup ini menjadi nilai tambah yang membedakan Privée dari layanan sewa biasa. Vivrelle tampaknya ingin membangun ekosistem eksklusif yang lebih menyeluruh.

Strategi Vivrelle

Co-founder sekaligus CEO Vivrelle, Blake Geffen, mengatakan Privée lahir dari banyaknya permintaan anggota. Menurut dia, aksesibilitas menjadi inti bisnis Vivrelle dan layanan baru ini merupakan langkah alami menuju masa depan retail.

Model bisnis tersebut juga didukung jaringan kurator global yang mencakup rumah lelang dan reseller. Dengan cara ini, Vivrelle dapat menghadirkan koleksi yang lebih beragam dan terus diperbarui.

Selain menyewa, anggota juga memiliki opsi untuk membeli item yang disukai. Fitur ini memberi jalur transisi dari pengalaman coba-pakai menuju kepemilikan permanen.

Undangan Terbatas

Meski menawarkan akses ke barang-barang mewah, Privée tidak dibuka untuk publik secara luas. Saat ini, layanan tersebut hanya tersedia bagi member Vivrelle yang sudah ada dan mendapat undangan.

Seleksi anggota dilakukan sepenuhnya oleh tim internal Vivrelle. Artinya, minat tinggi terhadap layanan ini tidak otomatis membuat semua orang dapat bergabung.

Kebijakan terbatas tersebut memperkuat kesan eksklusif yang memang menjadi identitas utama Privée. Di saat yang sama, strategi ini menjaga citra premium koleksi yang ditawarkan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!