Ustaz Solmed Siapkan Empat Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026

Lifestyle Anindya Kirana Putri 24 Mei 2026 11:29 WIB 5
Ustaz Solmed Siapkan Empat Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026

Ustaz Soleh Mahmud atau Ustaz Solmed bersama istrinya, April Jasmine, telah menyiapkan hewan kurban untuk Idul Adha 2026. Tahun ini, keluarga tersebut menyembelih empat ekor sapi, jumlah yang disebut terus bertambah dari tahun ke tahun. Selain untuk keluarga, Solmed juga memasukkan nama para karyawannya dalam daftar kurban.

Saat dimintai keterangan soal total pengeluaran, Solmed enggan menyebutkan nominal secara rinci. Ia memilih menjawab dengan nada ringan, sambil menegaskan bahwa kualitas hewan kurban tetap menjadi perhatian. April Jasmine pun menimpali dengan singkat bahwa yang penting kebutuhan itu tetap terpenuhi secara ekonomis.

Kurban Keluarga Solmed

Solmed menjelaskan bahwa jumlah hewan kurban yang dibeli memang meningkat setiap tahun. Namun, ia menegaskan bahwa penambahan itu tidak menjadi ukuran utama dalam ibadah kurban. Bagi dia, yang lebih penting adalah niat dan kemampuan masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Solmed menyebut keluarga hanya berupaya menjalankan sunah kurban sebaik mungkin. Ia berharap seluruh persiapan berjalan lancar hingga hari penyembelihan tiba. Menurutnya, yang terpenting adalah sapi tersedia dan niat beribadah dapat terlaksana.

Ia juga menekankan bahwa kurban tidak perlu dibanding-bandingkan dengan orang lain. Setiap keluarga, kata dia, memiliki kapasitas yang berbeda dalam menunaikan ibadah tersebut. Karena itu, ukuran utama tetap kembali pada kemampuan dan ketulusan hati.

Solmed menilai, selama seseorang punya kemauan dan sanggup melaksanakan, maka kurban sudah bernilai ibadah. Ia mengaku bersyukur karena pada tahun ini keluarga masih diberi kesempatan untuk berkurban. Baginya, kesempatan itu menjadi bentuk rasa syukur yang patut dijaga.

Anggaran Tanpa Batasan Khusus

Soal anggaran, Solmed tidak memasang batasan khusus dalam pembelian sapi kurban. Ia memilih menyesuaikan dengan kondisi dan kemampuan keluarga. Sikap itu, menurutnya, lebih sesuai dengan esensi ibadah kurban.

Saat ditanya mengenai nominal pembelian, ia hanya menjawab dengan santai. Solmed mengatakan, yang penting harga yang dipilih tidak murahan. Ucapan itu disampaikan sambil tertawa dalam suasana wawancara di Jatiasih, Pondok Gede, Bekasi, pada Selasa, 19 Mei 2026.

April Jasmine kemudian memperkuat pernyataan sang suami dengan respons yang ringkas. Ia menyebut pilihan yang diambil harus tetap ekonomis dan tidak memberatkan. Meski demikian, ia tidak merinci lebih jauh soal besar dana yang dikeluarkan keluarga.

Pasangan ini tampak kompak dalam menyikapi kebutuhan kurban tahun ini. Keduanya tidak menjadikan besaran biaya sebagai pokok pembicaraan utama. Fokus mereka justru tertuju pada kelancaran ibadah dan kesiapan hewan kurban.

Nama Karyawan Ikut Dikurbankan

Yang menarik, tahun ini Solmed tidak hanya memasukkan nama anggota keluarga ke dalam daftar kurban. Ia juga menambahkan nama para karyawannya sebagai bentuk perhatian. Langkah itu menunjukkan bahwa ibadah kurban juga dimaknai sebagai ruang berbagi.

Keputusan tersebut memperluas makna kurban dalam lingkup terdekatnya. Bagi Solmed, rezeki yang diterima tidak hanya dinikmati sendiri. Karena itu, ia ingin berbagi kesempatan dengan orang-orang yang bekerja bersama dirinya.

Penambahan nama karyawan dalam daftar kurban menjadi pembeda pada Idul Adha tahun ini. Meski begitu, Solmed tetap menyebut semuanya dilakukan sesuai kemampuan. Ia tidak ingin menjadikan tindakan itu sebagai beban, melainkan sebagai bagian dari syukur.

Pandangan tersebut sejalan dengan cara Solmed memaknai ibadah kurban secara sederhana. Ia menilai kemampuan dan niat jauh lebih penting daripada sekadar angka. Dengan begitu, kurban tetap berada dalam koridor yang wajar dan penuh kesadaran.

Suasana Idul Adha Berbeda

Solmed juga mengungkapkan adanya perbedaan suasana Idul Adha tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, anak-anak yang sedang mondok kemungkinan tidak bisa menyaksikan langsung proses kurban di rumah. Kondisi itu membuat nuansa keluarga terasa sedikit berbeda.

Meski demikian, ia menegaskan tidak ada perubahan besar dalam pelaksanaan kurban. Bagi keluarga Solmed, perbedaan utama hanya terletak pada tahun yang dijalani. Selebihnya, tradisi dan niat beribadah tetap sama seperti sebelumnya.

Ia berharap seluruh rangkaian kurban bisa berjalan lancar dan memberi keberkahan. Solmed juga menyampaikan harapan agar sapi yang disiapkan benar-benar sampai pada waktunya. Selain itu, ia ingin niat yang dibangun bisa terlaksana dengan baik.

Menutup keterangannya, Solmed kembali menegaskan bahwa perbedaan lain hampir tidak ada. Ia menilai yang terpenting adalah konsistensi dalam menjalankan ibadah sesuai kemampuan. Dengan begitu, Idul Adha tetap menjadi momen syukur bagi keluarga besar mereka.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!