Ustaz Solmed Siapkan Empat Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026

Lifestyle Anindya Kirana Putri 23 Mei 2026 08:42 WIB 7
Ustaz Solmed Siapkan Empat Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026

Ustaz Soleh Mahmud atau Ustaz Solmed bersama istrinya, April Jasmine, menyiapkan hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha 2026. Tahun ini, keluarga tersebut menyembelih empat ekor sapi dan jumlahnya disebut terus bertambah dari tahun ke tahun. Selain untuk keluarga, Solmed juga memasukkan nama para karyawannya dalam daftar kurban. Ia menyebut ibadah tersebut dijalankan sesuai kemampuan dan niat masing-masing.

Solmed memilih tidak membuka rincian total pengeluaran untuk pembelian sapi kurban. Ia hanya menyampaikan bahwa pilihan hewan yang dibeli tidak murahan. Ucapan itu disampaikan di Jatiasih, Pondok Gede, Bekasi, pada Selasa, 19 Mei 2026. April Jasmine kemudian menimpali bahwa yang terpenting adalah kurban itu bisa terlaksana dengan baik.

Kurban Solmed dan April Jasmine

Keluarga Solmed menyiapkan kurban untuk Idul Adha 2026 dengan jumlah yang lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, empat ekor sapi disembelih atas nama keluarga mereka. Langkah itu menunjukkan konsistensi pasangan tersebut dalam menjalankan ibadah kurban. Mereka juga melibatkan nama karyawan sebagai bagian dari niat berbagi.

Solmed menegaskan bahwa penambahan jumlah hewan kurban tidak menjadi beban yang dipatok secara kaku. Menurut dia, kurban seharusnya menyesuaikan kemampuan dan kemauan setiap orang. Ia menilai yang utama adalah kesempatan menjalankan sunah dengan sungguh-sungguh. Pandangan itu membuat proses kurban dipahami sebagai ibadah yang fleksibel namun tetap bermakna.

April Jasmine memberikan respons singkat saat ditanya soal pengeluaran kurban tahun ini. Ia menyebut yang penting hewan kurban dapat dibayar dan prosesnya berjalan ekonomis. Jawaban tersebut memperlihatkan pendekatan sederhana dalam mengelola kebutuhan ibadah keluarga. Meski demikian, pasangan itu tetap mengutamakan kualitas hewan yang dipilih.

Pilihan Hewan dan Anggaran

Ketika ditanya mengenai total biaya pembelian sapi, Solmed tidak membeberkan angka pasti. Ia hanya berseloroh bahwa yang penting pilihannya tidak murahan. Pernyataan itu disampaikan sambil tertawa dan menunjukkan suasana santai saat diwawancarai. Di balik candaan tersebut, tersimpan sikap hati-hati dalam menyebut nominal pengeluaran.

Solmed menilai kurban tidak semestinya diukur semata dari besar kecilnya anggaran. Ia menegaskan bahwa ibadah ini bergantung pada kemampuan dan kemauan untuk berbagi. Menurutnya, setiap orang dapat menyesuaikan bentuk kurban dengan kondisi masing-masing. Prinsip itu menjadi dasar keluarga mereka dalam menentukan jumlah hewan yang disiapkan.

Ia juga menambahkan bahwa yang terpenting adalah sunah kurban dapat dijalankan pada tahun ini. Solmed berharap semua niat yang telah disiapkan bisa sampai pada tahap pelaksanaan. Ia mengaku bersyukur jika sapi yang dibeli tiba dengan baik dan ibadah dapat dilakukan tanpa kendala. Bagi keluarganya, kelancaran proses menjadi bagian penting dari makna berkurban.

Perbedaan Suasana Tahun Ini

Solmed menyampaikan bahwa suasana Idul Adha tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Menurutnya, perbedaan yang paling terasa hanyalah pergantian tahun pelaksanaan. Ia menilai esensi ibadah tetap sama, meski situasi keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu. Pandangan itu menunjukkan bahwa tradisi kurban tetap dijaga dalam ritme yang konsisten.

Salah satu perbedaan yang ia sebut adalah kondisi anak-anaknya yang sedang mondok. Karena itu, mereka kemungkinan tidak dapat menyaksikan langsung proses penyembelihan di rumah. Situasi tersebut membuat suasana kurban tahun ini terasa sedikit berbeda bagi keluarga. Namun, Solmed tetap memandang hal itu sebagai bagian dari perjalanan keluarga yang wajar.

Meski ada perubahan kecil dalam suasana, Solmed menutup keterangannya dengan nada optimistis. Ia mengatakan bahwa tidak ada perbedaan besar selain pergantian tahun. Sikap tersebut memperlihatkan bahwa prioritas keluarga tetap pada pelaksanaan ibadah. Dengan demikian, kurban tetap menjadi momen penting yang dijalankan dengan penuh kesadaran dan rasa syukur.

Makna Berkurban Bagi Keluarga

Bagi keluarga Solmed, kurban bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk kepatuhan terhadap ajaran agama. Penambahan jumlah hewan yang disembelih mencerminkan semangat berbagi yang terus tumbuh. Keterlibatan nama karyawan juga menegaskan bahwa ibadah tersebut memiliki dimensi sosial. Dalam praktiknya, kurban menjadi ruang untuk mempererat hubungan keluarga dan lingkungan kerja.

Pernyataan Solmed dan April Jasmine menunjukkan bahwa ibadah dapat dijalankan dengan cara yang sederhana namun tetap penuh makna. Mereka tidak menonjolkan nominal, melainkan menekankan kemampuan dan niat. Pendekatan itu sejalan dengan semangat kurban yang mengutamakan keikhlasan. Karena itu, keputusan mereka memilih empat sapi menjadi representasi kesiapan yang disesuaikan dengan kondisi keluarga.

Di tengah kesibukan sebagai figur publik, pasangan ini tetap menempatkan kurban sebagai prioritas tahunan. Mereka menjaga tradisi tersebut tanpa meninggalkan nilai kebersamaan. Dengan sikap itu, keluarga Solmed memberi contoh bahwa ibadah dapat dirayakan dengan sederhana, tertib, dan penuh rasa syukur. Kurban pun kembali hadir sebagai momen untuk berbagi sekaligus memperkuat keimanan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!