Teras Balongan Jadi Pusat Oleh-Oleh UMKM Indramayu

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 28 Mei 2026 07:14 WIB 3
Teras Balongan Jadi Pusat Oleh-Oleh UMKM Indramayu

Teras Balongan di Jl. Raya Sukaurip No.16, Balongan, Indramayu, Jawa Barat, menjadi salah satu pusat oleh-oleh yang ramai dikunjungi pemudik dan wisatawan. Di lokasi ini, aneka produk UMKM khas Indramayu dijual, mulai dari batik, tenun, hingga makanan olahan pesisir yang diburu menjelang Lebaran.

Keberadaan pusat oleh-oleh tersebut memperkuat pemasaran produk lokal agar lebih mudah dijangkau masyarakat. Sejumlah produk unggulan bahkan telah menembus pasar luar negeri melalui jaringan pekerja migran Indonesia.

Produk UMKM Khas Pesisir

Beragam makanan ringan khas pesisir menjadi daya tarik utama di Teras Balongan. Produk yang paling banyak dicari antara lain rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, dan kerupuk nasi.

Selain makanan kering, pengunjung juga dapat menemukan sambal dan olahan terasi dalam kemasan. Seluruh produk tersebut ditawarkan sebagai pilihan oleh-oleh khas Indramayu yang praktis dibawa pulang.

Mahani, Ketua UMKM Teras Balongan, mengatakan cita rasa produk yang dijual sangat lekat dengan karakter Pantura. Menurut dia, penggunaan bahan baku dari wilayah pesisir, terutama terasi, menjadi pembeda utama.

Manisan Mangga Jadi Favorit

Selain camilan gurih, Teras Balongan juga menawarkan manisan mangga khas Indramayu yang banyak diminati pemudik. Produk ini dibuat dari mangga yang dikupas, diiris tipis, lalu direndam dalam larutan gula batu dan gula pasir selama beberapa hari.

Proses pengolahan yang sederhana menghasilkan rasa manis dan segar yang khas. Tidak sedikit pengunjung memilih manisan mangga sebagai buah tangan karena dianggap mewakili cita rasa lokal Indramayu.

Dari sisi harga, produk yang dijual relatif terjangkau, yakni mulai Rp10 ribu hingga Rp100 ribu. Variasi harga itu bergantung pada jenis produk dan ukuran kemasan.

Dukungan Pertamina Untuk UMKM

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menyebut Teras Balongan sebagai upaya memperluas pemasaran produk UMKM lokal. Menurut dia, keberadaan outlet ini memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai produk pesisir dalam satu tempat.

Pertamina juga menjalankan pembinaan UMKM melalui pameran, display produk, temu bisnis, dan penguatan jejaring. Langkah tersebut dilakukan agar pelaku usaha kecil memiliki ruang tumbuh yang lebih luas dan berdaya saing.

Baron menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen membantu pengembangan usaha agar produk lokal semakin dikenal, lebih mandiri, dan memberi dampak bagi ekonomi daerah.

Ekspansi Hingga Ke Luar Negeri

Teras Balongan diresmikan pada 2025 sebagai outlet untuk memperluas pasar produk UMKM di sekitar wilayah operasi Kilang Balongan. Saat ini, terdapat 22 pelaku UMKM yang tergabung dengan beragam produk unggulan.

Jangkauan pemasaran produk dari pusat oleh-oleh ini tidak hanya terbatas pada pembeli domestik. Mahani mengatakan beberapa produk, termasuk rengginang, pernah dibawa ke Australia, Taiwan, dan Hong Kong melalui para pekerja Indonesia di luar negeri.

Pertamina secara konsisten meningkatkan kapasitas UMKM melalui program seperti UMK Academy yang mencakup manajemen usaha hingga pemasaran digital. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi UMKM Indramayu di pasar lokal maupun global.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!