Telkomsel Perkuat Kinerja 2025 dengan Layanan Digital

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 02 Juni 2026 02:31 WIB 3
Telkomsel Perkuat Kinerja 2025 dengan Layanan Digital

Telkomsel memperkuat kinerja bisnis sepanjang 2025 dengan fokus pada layanan digital yang lebih relevan, berkualitas, dan bernilai bagi pelanggan. Di tengah dinamika industri telekomunikasi yang masih menantang, perusahaan menegaskan strategi pertumbuhan yang lebih sehat melalui penyederhanaan produk, penyesuaian harga, dan optimalisasi portofolio layanan. Langkah tersebut mulai menunjukkan hasil pada paruh kedua 2025, ketika laba bersih tumbuh 14,7 persen secara kuartalan dan EBITDA naik 5,4 persen.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyebut 2025 sebagai momentum penting untuk memperkuat fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan. Ia menegaskan perusahaan terus menjaga kepemimpinan pasar melalui peningkatan customer value, kualitas layanan broadband, dan pengalaman digital yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia.

Telkomsel Perkuat Kinerja Bisnis

Sepanjang 2025, Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp109,3 triliun dan laba bersih Rp19,7 triliun. Capaian ini ditopang transformasi menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas. Perseroan menempatkan layanan digital sebagai penggerak utama kinerja bisnis. Kontribusi layanan digital bisnis telah mencapai lebih dari 95 persen dari pendapatan mobile.

Selain itu, traffic data tumbuh 15 persen secara tahunan, menandakan kebutuhan layanan digital terus meningkat. Telkomsel menilai perkembangan tersebut menunjukkan relevansi portofolio layanan di tengah perubahan perilaku pelanggan. Perusahaan juga menjaga efisiensi operasional agar pertumbuhan tetap sehat. Strategi ini menjadi landasan untuk mempertahankan daya saing di pasar telekomunikasi.

Nugroho menegaskan perusahaan tidak hanya mengejar skala, tetapi juga kualitas pertumbuhan. Menurut dia, industri telekomunikasi kini menuntut layanan yang bernilai dan konsisten. Karena itu, Telkomsel memperkuat fokus pada pengalaman pelanggan. Pendekatan tersebut diharapkan memberi dampak jangka panjang bagi bisnis dan pelanggan.

Kinerja Layanan Digital Meningkat

Telkomsel juga mencatat basis pelanggan terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan. Pada saat yang sama, average revenue per user atau ARPU naik menjadi Rp45 ribu pada akhir tahun. Kenaikan tersebut mencerminkan produktivitas yang semakin baik. Perusahaan melihat pencapaian ini sebagai sinyal bahwa kualitas layanan terus membaik.

Dari sisi pengalaman pelanggan, Telkomsel memperluas layanan konvergensi dengan penetrasi sekitar 59 persen. Perusahaan juga menambah pelanggan fixed broadband sehingga total basis melampaui 10 juta pelanggan. Pertumbuhan ini mempertegas peran Telkomsel dalam menghadirkan konektivitas rumah yang semakin dibutuhkan. Layanan tersebut menjadi bagian penting dari ekosistem digital pelanggan.

Telkomsel menilai integrasi layanan mobile dan fixed broadband memberi nilai tambah yang lebih besar. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menghadirkan pengalaman yang lebih menyeluruh. Di sisi lain, konsolidasi pelanggan membantu perusahaan memahami kebutuhan pasar secara lebih akurat. Dengan demikian, strategi layanan dapat diarahkan lebih tepat sasaran.

Telkomsel Dorong Dampak Inklusif

Telkomsel tidak hanya berfokus pada kinerja komersial, tetapi juga pada dampak sosial yang lebih luas. Perusahaan mendorong ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya tersebut diarahkan untuk membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Telkomsel menempatkan konektivitas sebagai fondasi pertumbuhan digital.

Dampak nyata terlihat dari pemberdayaan UMKM yang mencatat kenaikan omzet rata-rata hingga 32 persen. Selain itu, ekosistem digital yang dibangun Telkomsel ikut mendukung penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja. Perusahaan juga aktif mengembangkan talenta digital melalui program NextDev dan berbagai inisiatif edukasi. Langkah ini memperluas manfaat layanan digital ke sektor produktif.

Jangkauan layanan juga diperluas hingga wilayah 3T melalui dukungan BTS USO. Dengan demikian, akses digital tidak hanya terkonsentrasi di kota besar. Telkomsel menilai pemerataan konektivitas menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi digital nasional. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat melayani sepenuh hati.

Pengakuan Global Telkomsel

Sepanjang 2025, Telkomsel meraih sejumlah penghargaan nasional dan internasional. Pengakuan tersebut datang dari Ookla Speedtest Awards, Global GTI Awards, hingga ajang Glotel. Perusahaan juga memperoleh apresiasi atas pemanfaatan kecerdasan buatan pada layanan MyTelkomsel. Berbagai penghargaan itu memperkuat kredibilitas inovasi yang dijalankan perseroan.

Telkomsel menilai penghargaan tersebut menjadi bukti kualitas jaringan dan layanan yang terus diperbaiki. Pengakuan dari lembaga global juga mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang andal. Inovasi berbasis teknologi menjadi salah satu pilar utama strategi bisnis. Perseroan berupaya menjaga relevansi di tengah perubahan industri yang cepat.

Nugroho menyampaikan pertumbuhan industri telekomunikasi ke depan tidak lagi ditentukan oleh skala semata. Menurut dia, kemampuan menghadirkan layanan bernilai dan pengalaman konsisten akan menjadi pembeda utama. Keberlanjutan bisnis juga dinilai penting agar dampaknya terasa lebih luas. Dengan strategi tersebut, Telkomsel menargetkan pertumbuhan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!