Honesti Basyir Masuk Direksi Indosat, AI Jadi Fokus Baru

Teknologi BRH 02 Juni 2026 03:58 WIB 3
Honesti Basyir Masuk Direksi Indosat, AI Jadi Fokus Baru

Indosat Ooredoo Hutchison resmi menunjuk Honesti Basyir sebagai anggota direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Rabu, 6 Mei 2026. Keputusan itu menandai langkah baru perusahaan dalam mempercepat transformasi bisnis berbasis kecerdasan artifisial atau AI. Penunjukan tersebut juga memperkuat komitmen Indosat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi yang lebih adaptif terhadap perubahan industri. Kehadiran Honesti dinilai akan menambah pengalaman strategis di tengah akselerasi transformasi perusahaan.

Selain Honesti, RUPST juga menetapkan nama baru di jajaran manajemen, yakni Reski Damayanti dan Apoorva Mehrotra sebagai direksi, serta Seppalga Ahmad sebagai komisaris. Dalam kesempatan yang sama, pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar dari posisi direktur dan Achmad Syah Reza dari jabatan komisaris. Perubahan susunan pengurus ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi untuk mendukung arah bisnis perusahaan. Indosat menempatkan AI sebagai fondasi utama dalam fase pertumbuhan berikutnya.

Indosat Perkuat Arah AI

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyebut perubahan susunan direksi sejalan dengan strategi besar perusahaan. Menurut dia, perusahaan ingin mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin. Langkah tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Indosat juga ingin menghadirkan nilai nyata bagi para pemegang saham.

Transformasi berbasis AI menjadi fokus utama dalam pengembangan bisnis perusahaan. Indosat menilai integrasi teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus kualitas layanan. Perubahan strategi itu tidak hanya menyasar internal perusahaan, tetapi juga ekosistem pelanggan dan mitra. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan berharap mampu bersaing di industri telekomunikasi yang semakin dinamis.

Keputusan RUPST mencerminkan arah baru perusahaan dalam membangun struktur manajemen yang mendukung transformasi. Masuknya sosok berpengalaman seperti Honesti Basyir dipandang memperkuat eksekusi strategi tersebut. Rekam jejaknya di sektor telekomunikasi dan bidang strategis lain menjadi nilai tambah bagi perusahaan. Indosat pun menegaskan komitmennya untuk melangkah lebih agresif di era AI.

Rekam Jejak Honesti Basyir

Honesti Basyir dikenal memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri telekomunikasi dan berbagai sektor strategis. Pengalaman itu mencakup pengelolaan bisnis, transformasi organisasi, dan penguatan tata kelola perusahaan. Latar belakang tersebut membuat namanya dinilai relevan untuk mendukung agenda besar Indosat. Kehadirannya juga dianggap mampu memperkaya perspektif di tingkat direksi.

Selama berkarier, Honesti kerap dikaitkan dengan pengambilan keputusan strategis dalam lingkungan korporasi besar. Pengalaman panjang tersebut membuatnya dinilai memahami tantangan bisnis yang membutuhkan adaptasi cepat. Dalam industri yang berubah pesat, kemampuan menyeimbangkan inovasi dan eksekusi menjadi semakin penting. Hal itu pula yang menjadi perhatian Indosat dalam menyusun jajaran kepemimpinan baru.

Masuknya Honesti ke Indosat menandai perpindahan penting dari ekosistem Telkom Indonesia ke operator lain. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari dinamika profesional di industri telekomunikasi nasional. Bagi Indosat, penunjukan tersebut bukan sekadar pergantian posisi, melainkan penguatan kapasitas manajerial. Perusahaan berharap pengalaman Honesti dapat mempercepat implementasi strategi jangka panjang.

Langkah Baru Struktur Direksi

RUPST juga menetapkan dua nama lain ke dalam jajaran direksi, yaitu Reski Damayanti dan Apoorva Mehrotra. Sementara itu, Seppalga Ahmad dipercaya mengisi posisi komisaris perseroan. Penunjukan ini menunjukkan adanya penyegaran dalam struktur kepemimpinan perusahaan. Susunan baru tersebut diharapkan memperkuat sinergi antarfungsi di level manajemen.

Di sisi lain, perseroan juga memberikan penghormatan kepada pejabat yang digantikan melalui keputusan pemberhentian dengan hormat. Ahmad Zulfikar diberhentikan dari jabatan direktur, sedangkan Achmad Syah Reza dari kursi komisaris. Keputusan itu diambil melalui mekanisme resmi dalam RUPST. Dengan demikian, perubahan pengurus dilakukan secara teratur dan sesuai tata kelola perusahaan.

Perombakan manajemen menjadi bagian dari upaya menjaga relevansi perusahaan di tengah perubahan industri yang cepat. Indosat menilai kombinasi pengalaman, keahlian, dan visi baru akan memperkuat organisasi. Struktur kepemimpinan yang segar juga diharapkan mendukung pengambilan keputusan yang lebih lincah. Dalam konteks ini, perusahaan ingin memastikan setiap langkah bisnis tetap selaras dengan tujuan transformasi.

Kolaborasi AI dan Sahabat-AI

Sejalan dengan arah barunya, Indosat terus mengakselerasi ambisi menjadi AI-native telco. Artinya, teknologi kecerdasan buatan akan diintegrasikan ke seluruh lini operasional perusahaan. Transformasi ini mendorong pergeseran dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Perubahan tersebut menjadi salah satu agenda strategis paling penting dalam perjalanan bisnis Indosat.

Salah satu langkah konkret yang dijalankan adalah kemitraan strategis dengan NVIDIA dalam ajang NVIDIA GTC 2026. Kolaborasi ini melahirkan inisiatif Sahabat-AI yang dirancang untuk memperluas akses kecerdasan buatan di Indonesia. Platform tersebut ditujukan bagi individu, pengembang, hingga pelaku usaha. Dengan begitu, pemanfaatan AI diharapkan menjadi lebih inklusif dan aplikatif.

Inisiatif Sahabat-AI juga menunjukkan bahwa Indosat tidak hanya fokus pada pengembangan internal perusahaan. Perseroan ingin membangun ekosistem AI yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat dan dunia usaha. Langkah ini mempertegas posisi Indosat dalam persaingan operator telekomunikasi yang semakin berbasis teknologi. Di tengah perubahan itu, strategi AI menjadi penopang utama pertumbuhan masa depan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!