Telkomsat Resmikan Community Gateway Wamena Papua

Teknologi BRH 13 Mei 2026 04:24 WIB 9
Telkomsat Resmikan Community Gateway Wamena Papua

PT Telkom Indonesia bersama anak usahanya, Telkomsat, meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Jayawijaya, Papua. Infrastruktur telekomunikasi terbaru ini menjadi langkah strategis Telkom Group dalam memperkuat pemerataan konektivitas digital di wilayah pegunungan Papua melalui teknologi satelit. Upacara peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, bersama Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi.

Community Gateway Wamena dirancang sebagai tulang punggung konektivitas di Papua Pegunungan yang selama ini mengalami kendala akses internet akibat geografi yang sulit dijangkau. Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi menjelaskan bahwa satelit menjadi solusi paling efektif untuk menghadirkan konektivitas di wilayah yang sulit dijangkau jaringan terestrial. Kepala ekosistem digital Telkom Group menegaskan proyek ini bagian dari upaya mempercepat transformasi digital nasional.

Konektivitas Merata

Community Gateway Wamena menjadi tulang punggung konektivitas di Papua Pegunungan, wilayah yang selama ini kesulitan dijangkau jaringan terestrial akibat geografi.

Infrastruktur ini diharapkan menjangkau daerah terpencil dengan lebih andal melalui teknologi satelit.

Dengan demikian, upaya pemerataan akses internet dapat terwujud bagi komunitas, layanan publik, dan pelaku ekonomi digital setempat.

Kapasitas dan Efisiensi

Saat ini kapasitas transport jaringan di Wamena berada sekitar 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang cukup tinggi.

Melalui Community Gateway Wamena, kapasitas itu akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps.

Peningkatan kapasitas diharapkan memperkuat stabilitas koneksi, mengurangi gangguan, dan mendukung pertumbuhan trafik digital ke depan.

Open Access dan Ekosistem

Community Gateway Wamena dirancang sebagai open access platform, sehingga infrastruktur dapat dipakai berbagai pihak.

Pihak operator, ISP lokal, hingga institusi publik dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk memperluas akses digital.

Langkah ini diharapkan mempercepat lahirnya ekosistem digital yang inklusif di Papua.

Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai menyebut inovasi ini sebagai tonggak penting.

Ia menilai Community Gateway Wamena akan mendorong pemerataan layanan digital sekaligus membuka peluang ekonomi daerah.

Kehadiran infrastruktur ini diharapkan menarik investasi serta meningkatkan layanan publik bagi warga setempat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menegaskan konektivitas adalah hak semua rakyat Indonesia.

Ia menekankan prioritas nasional untuk Papua dan mengubah tantangan geografis menjadi peluang transformasi digital.

Kata dia, tugas berikutnya adalah memastikan infrastruktur ini hidup dan dimanfaatkan oleh masyarakat, dari Sabang hingga Merauke.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!