TelkomGroup Raih Dua Penghargaan di LinkedIn Talent Awards 2025

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 28 Mei 2026 18:43 WIB 3
TelkomGroup Raih Dua Penghargaan di LinkedIn Talent Awards 2025

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi di ajang LinkedIn Talent Awards 2025 dengan meraih penghargaan Best Employer Brand on LinkedIn untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Pada ajang yang digelar di The St. Regis Jakarta, Kamis (7/5), TelkomGroup juga membawa pulang penghargaan Learning Champion melalui Telkomsel.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi TelkomGroup dalam membangun ekosistem talenta yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan. Di tengah persaingan industri digital yang semakin ketat, capaian ini mempertegas posisi TelkomGroup sebagai perusahaan digital telco yang serius mengembangkan sumber daya manusia.

Employer Branding TelkomGroup

Direktur Human Capital Management Telkom Indonesia, Willy Saelan, menilai penghargaan ini mencerminkan upaya perusahaan dalam membangun pengalaman kerja yang relevan dan autentik bagi talenta digital. Menurut dia, employer branding di Telkom tidak hanya soal visibilitas perusahaan, tetapi juga soal menghadirkan lingkungan yang memungkinkan karyawan terus learn, grow, and contribute.

Willy menegaskan bahwa budaya kerja TelkomGroup harus dapat dirasakan secara nyata melalui pengalaman, kolaborasi, dan cerita autentik dari para karyawan. Pendekatan tersebut, kata dia, menjadi bagian penting dalam menjaga daya tarik perusahaan di mata talenta masa kini.

Pengakuan ini juga menunjukkan bahwa strategi employer branding Telkom dinilai relevan di tengah perubahan ekspektasi tenaga kerja digital. Perusahaan kini dituntut tidak hanya menawarkan pekerjaan, tetapi juga ruang berkembang yang berkelanjutan.

Budaya Belajar Berkelanjutan

Selain Telkom, Telkomsel berhasil meraih kategori Learning Champion dalam ajang yang sama. Willy menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut karena dinilai memperkuat budaya belajar di seluruh ekosistem TelkomGroup.

Ia menambahkan bahwa komitmen membangun pembelajaran dan pengembangan talenta terus tumbuh kuat di lingkungan perusahaan. Pencapaian Telkomsel, menurutnya, menjadi bukti bahwa proses peningkatan kompetensi berjalan secara konsisten dan terarah.

Fokus pada pembelajaran berkelanjutan menjadi salah satu fondasi penting bagi TelkomGroup dalam menghadapi perubahan industri. Dengan talenta yang terus berkembang, perusahaan memiliki bekal lebih kuat untuk beradaptasi terhadap kebutuhan bisnis masa depan.

Persaingan Dengan Perusahaan Besar

Pada kategori Best Employer Brand, Telkom bersaing dengan sejumlah finalis dari perusahaan besar lintas industri. Daftar finalis tersebut antara lain GoTo, Permata Bank, SMBC Indonesia, Nojorono Kudus, dan Kalbe.

Masuknya Telkom di jajaran finalis menunjukkan bahwa reputasi perusahaan sebagai tempat kerja pilihan semakin diperhitungkan. Penghargaan ini juga menegaskan bahwa pendekatan employer branding yang autentik dapat memberi dampak positif bagi citra korporasi.

Di tengah kompetisi untuk menarik talenta digital terbaik, konsistensi dalam membangun reputasi menjadi faktor penting. TelkomGroup memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisi sebagai perusahaan yang ramah bagi pengembangan karier generasi profesional muda.

Strategi Talenta Digital

TelkomGroup terus menghadirkan berbagai inisiatif pembelajaran dan akselerasi kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri masa depan. Salah satu program unggulannya adalah Digistar Program, yang dirancang untuk menyiapkan talenta digital Indonesia melalui ekosistem pembelajaran yang terstruktur.

Program tersebut tidak hanya menekankan penguasaan kompetensi teknis, tetapi juga mendorong pengalaman kolaboratif dengan dunia industri. Dengan pendekatan itu, peserta diharapkan lebih siap menghadapi tantangan kerja yang dinamis dan berbasis teknologi.

Melalui langkah tersebut, TelkomGroup menegaskan bahwa pengembangan talenta merupakan bagian integral dari strategi bisnis perusahaan. Kombinasi antara employer branding yang kuat dan budaya belajar yang sehat menjadi modal penting untuk menjaga daya saing jangka panjang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!