XLSmart Percepat Integrasi Jaringan Pascamerger

Teknologi Moh. Royhan Nahado 28 Mei 2026 20:01 WIB 3
XLSmart Percepat Integrasi Jaringan Pascamerger

XLSmart mempercepat integrasi jaringan pascamerger antara XL Axiata dan Smartfren, dengan capaian sekitar 70 persen site jaringan yang telah terhubung hingga akhir 2025. Progres ini disampaikan manajemen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Presiden Direktur dan CEO XLSmart, Rajeev Sethi, menegaskan bahwa integrasi jaringan menjadi fondasi utama untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat pengalaman pelanggan. Ia menyebut dukungan pemegang saham melalui RUPST menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Integrasi jaringan XLSmart

Manajemen menyebut proses integrasi berjalan lebih cepat dari ekspektasi awal perusahaan. Capaian tersebut dinilai penting karena menyentuh inti operasional, mulai dari efisiensi hingga kualitas layanan digital.

Hingga akhir 2025, sekitar 70 persen site jaringan telah berhasil diintegrasikan. Pencapaian ini menjadi penanda bahwa transisi pascamerger bergerak ke tahap yang lebih matang.

Perusahaan menilai percepatan integrasi memberi dampak langsung pada optimalisasi jaringan. Dalam jangka menengah, langkah ini diharapkan memperkuat daya saing XLSmart di industri telekomunikasi.

Perluasan jaringan 5G

Seiring integrasi berjalan, XLSmart juga mempercepat ekspansi layanan 5G di sejumlah kota di Indonesia. Saat ini, jaringan generasi kelima itu telah hadir di 43 kota.

Perusahaan menargetkan cakupan 5G meningkat menjadi 88 kota hingga akhir tahun. Target tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan yang semakin bergantung pada layanan data berkecepatan tinggi.

Perluasan jaringan ini menjadi bagian dari strategi transformasi pascamerger. XLSmart ingin memastikan pengalaman pelanggan tetap stabil, merata, dan relevan dengan kebutuhan digital saat ini.

Kinerja keuangan menguat

Transformasi pascamerger turut tercermin pada kinerja keuangan perusahaan sepanjang 2025. XLSmart membukukan pendapatan Rp42,49 triliun, atau tumbuh 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi profitabilitas, EBITDA yang dinormalisasi mencapai Rp20,14 triliun. Angka tersebut naik 13 persen secara tahunan dan menunjukkan efisiensi yang mulai membaik.

Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi melonjak 63 persen menjadi Rp3 triliun. Manajemen menilai hasil tersebut sejalan dengan penguatan operasional dan sinergi pascamerger.

Basis pelanggan semakin luas

XLSmart merupakan entitas hasil merger XL Axiata dan Smartfren Telecom. Kini, perusahaan melayani lebih dari 69 juta pelanggan di seluruh Indonesia.

Skala pelanggan yang besar membuat integrasi jaringan menjadi langkah strategis. Perusahaan perlu memastikan kapasitas, stabilitas, dan kualitas layanan tetap terjaga di tengah proses penyatuan infrastruktur.

Dengan dukungan sinergi sebesar USD 252 juta sepanjang kuartal II hingga kuartal IV 2025, perusahaan menilai fondasi bisnisnya semakin kuat. XLSmart berharap momentum ini dapat menjaga pertumbuhan sekaligus mempercepat transformasi digital di pasar domestik.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!