Kisah Tatang Sutardi, Agen BRILink yang Ubah Nasib Keluarga

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 28 Mei 2026 21:12 WIB 4
Kisah Tatang Sutardi, Agen BRILink yang Ubah Nasib Keluarga

Tatang Sutardi, 56 tahun, tak menyangka keputusan membuka Agen BRILink pada 2017 di Jalan Proklamasi, Abadijaya, Depok, mengubah kondisi ekonomi keluarganya. Dari usaha yang awalnya diragukan, ia kini mampu membangun rumah impian dan menyekolahkan tiga anak hingga perguruan tinggi. Perjalanan itu menjadi bukti bahwa usaha kecil yang dikelola tekun dapat memberi dampak besar bagi masa depan keluarga.

Di kediamannya di Jalan Kenanga Baru, Sukmajaya, suasana pagi Tatang kerap diisi dengan menjaga keponakan dan merawat ayam bangkok peliharaannya. Sementara itu, ia dan istrinya berbagi tugas mengelola Agen BRILink yang berlokasi strategis tepat di seberang Kantor BRI Unit Proklamasi. Pola kerja bergiliran membuat layanan tetap berjalan, sekaligus memberi ruang bagi keluarga untuk tetap harmonis.

Kisah BRILink Tatang

Tatang mengawali perjalanan usahanya setelah merantau dari Kuningan ke Depok pada 1998. Saat itu, ia ikut berdagang warung kopi gerobakan bersama teman, lalu perlahan mengumpulkan modal sendiri. Dari sana, ia membuka warung kopi dan kelontong di Jalan Proklamasi, yang kemudian menjadi titik awal perubahan hidupnya.

Keberadaan Kantor BRI Unit Proklamasi yang berdiri sekitar 2010 membuat kawasan usahanya makin ramai. Kondisi itu pula yang menarik perhatian pihak bank untuk menawarkan kemitraan sebagai Agen BRILink pada 2014. Meski demikian, Tatang belum langsung menerima tawaran tersebut karena merasa usaha warungnya masih sangat menjanjikan.

Ia juga sempat ragu karena lokasi Agen BRILink berada dekat dengan kantor bank. Tatang khawatir kehadiran layanan itu justru tidak memberi nilai tambah bagi usahanya. Namun, keraguan itu berubah setelah ia mencoba menjalankannya pada akhir 2017 dan merasakan manfaatnya secara langsung.

Strategi Usaha Keluarga

Dalam pengelolaannya, Tatang dan istri menerapkan pembagian waktu yang jelas agar layanan tetap optimal. Istrinya berjaga pada pagi hari, sedangkan Tatang mengambil alih pada sore hingga tengah malam. Pembagian ini membuat aktivitas usaha tetap stabil tanpa mengabaikan urusan rumah tangga.

Lokasi yang berada di pusat aktivitas warga menjadi salah satu kunci keberhasilan Agen BRILink tersebut. Warga dapat melakukan berbagai transaksi dengan mudah karena aksesnya dekat dan operasionalnya panjang. Keunggulan itu menjadikan layanan perbankan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat sekitar.

Tatang menilai konsistensi dan keberanian mencoba menjadi modal penting dalam mengembangkan usaha. Ia sempat menolak tawaran bank, tetapi akhirnya memahami bahwa peluang harus direspons dengan pertimbangan matang. Keputusan itu terbukti membuka jalan baru bagi peningkatan pendapatan keluarga.

Dampak bagi Pendidikan Anak

Hasil dari usaha yang dijalankan bertahun-tahun mulai terlihat nyata pada kehidupan keluarga Tatang. Ia berhasil membangun rumah impian yang menjadi simbol kerja kerasnya selama ini. Lebih dari itu, ia juga mampu mengantarkan ketiga anaknya menempuh pendidikan tinggi.

Bagi Tatang, keberhasilan tersebut bukan hanya soal materi, melainkan juga tentang perubahan kualitas hidup keluarga. Pendidikan anak menjadi prioritas utama karena ia ingin mereka memiliki kesempatan yang lebih baik. Keputusan membuka Agen BRILink akhirnya memberi ruang bagi cita-cita itu untuk terwujud.

Pengalaman Tatang menunjukkan bahwa usaha mikro dapat berkembang menjadi sumber penghidupan yang kuat jika dikelola dengan disiplin. Dukungan keluarga, lokasi strategis, dan kesabaran menjalani proses menjadi faktor penting dalam pencapaiannya. Dari warung kopi sederhana hingga layanan keuangan, perjalanan ini memperlihatkan arti ketekunan dalam membangun masa depan.

Inspirasi UMKM Depok

Kisah Tatang menjadi contoh bahwa pelaku usaha kecil dapat naik kelas melalui kemitraan yang tepat. Agen BRILink tidak hanya membuka peluang pendapatan, tetapi juga memperluas akses layanan keuangan di lingkungan sekitar. Model usaha seperti ini memberi manfaat ganda bagi keluarga dan masyarakat.

Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, ketekunan menjadi pembeda utama bagi pelaku UMKM. Tatang membuktikan bahwa keputusan yang diambil dengan perhitungan matang dapat menghasilkan perubahan besar dalam jangka panjang. Dari usaha rumahan, ia mampu membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat.

Perjalanan hidupnya juga menegaskan pentingnya keberanian mengambil peluang ketika kondisi sudah mendukung. Apa yang semula dianggap canggung justru menjadi sumber penghasilan utama keluarga. Bagi banyak pelaku usaha lain, kisah Tatang dapat menjadi inspirasi untuk terus beradaptasi dan melihat peluang di sekitar mereka.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!