Purbaya Sebut IHSG Bakal Pulih Usai Pasar Pahami BUMN Ekspor

Forex & Saham Gilang Nabaris 28 Mei 2026 22:37 WIB 2
Purbaya Sebut IHSG Bakal Pulih Usai Pasar Pahami BUMN Ekspor

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG setelah pemerintah mengumumkan pembentukan Badan Usaha Milik Negara khusus ekspor, PT Danantara Sumberdaya Indonesia. Ia menilai penurunan pasar terjadi karena investor belum memahami dampak kebijakan baru tersebut.

Menurut Purbaya, ketidakpastian membuat pelaku pasar cenderung memilih menjual lebih dulu. Ia menyampaikan pandangan itu di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, pada Kamis, 21 Mei 2026.

IHSG dan BUMN ekspor

Purbaya menyebut pasar saham masih bereaksi terhadap kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya jelas. Dalam kondisi seperti itu, investor biasanya berhati-hati dan mengurangi risiko.

Ia menilai respons tersebut wajar karena pelaku pasar belum mengetahui dampak riil dari kebijakan BUMN ekspor. Selama ketidakpastian masih ada, aksi jual sering menjadi pilihan utama.

Menurutnya, pelemahan IHSG bukan disebabkan oleh fundamental yang memburuk. Faktor utama yang terlihat saat ini adalah belum tersampaikannya manfaat kebijakan kepada pasar.

Manfaat BUMN ekspor

Purbaya optimistis IHSG akan bergerak naik ketika investor memahami keuntungan dari pembentukan badan ekspor tersebut. Ia menilai pasar akan menilai kebijakan ini secara lebih positif setelah penjelasannya lebih utuh.

Salah satu tujuan utama badan baru itu adalah memperkuat tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam. Pemerintah juga ingin menutup celah praktik under invoicing yang selama ini berpotensi merugikan negara.

Dengan pengawasan yang lebih terpusat, penjualan komoditas diharapkan tercatat lebih transparan. Kondisi itu, menurut Purbaya, akan membantu memperbaiki persepsi pasar terhadap emiten terkait.

Dampak bagi emiten

Purbaya menjelaskan bahwa perusahaan yang tercatat di bursa berpotensi memperoleh manfaat ganda dari kebijakan ini. Pendapatan yang selama ini tidak terefleksi penuh dapat tercatat lebih akurat dalam laporan penjualan.

Ia menilai pencatatan yang lebih jernih akan memperkuat kinerja yang dilihat investor. Pada akhirnya, valuasi perusahaan di pasar saham berpeluang ikut terdorong naik.

Menurut Purbaya, jika pasar sudah memahami mekanisme barunya, sentimen terhadap emiten terkait dapat membaik. Kondisi itu bisa menjadi katalis bagi penguatan harga saham di kemudian hari.

Skema ekspor satu pintu

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa ekspor sumber daya alam akan dikelola melalui satu pintu. Pemerintah menunjuk BUMN tertentu sebagai pengekspor tunggal untuk komoditas strategis.

Komoditas yang masuk dalam skema tersebut antara lain kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi ferro alloy. Kebijakan ini diumumkan dalam rapat paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026.

Prabowo menegaskan bahwa penjualan hasil sumber daya alam harus melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah. Langkah itu diharapkan memperkuat pengelolaan ekspor sekaligus meningkatkan penerimaan negara.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!