Kecanduan Smartphone Ancam Kesehatan Mental Generasi Muda

Lifestyle Anindya Kirana Putri 28 Mei 2026 19:58 WIB 3
Kecanduan Smartphone Ancam Kesehatan Mental Generasi Muda

Kecanduan smartphone semakin menjadi perhatian karena perangkat yang memudahkan aktivitas harian juga dapat memicu ketergantungan. Generasi muda disebut sebagai kelompok yang paling rentan, lantaran tumbuh di tengah pesatnya teknologi dan media sosial.

Survei yang dirilis pada Agustus 2024 oleh Pusat Terpadu Pencegahan dan Perawatan Kecanduan dari Tung Wah Group of Hospitals menunjukkan banyak orang tua di Hong Kong kesulitan mengendalikan penggunaan gadget anak. Temuan lain dari survei terhadap 1.000 responden juga mencatat 63,4 persen merasa kecanduan gadget, sementara 36,5 persen mengaku menggunakannya di toilet.

Bahaya Kecanduan Smartphone

Kecanduan smartphone bukan sekadar kebiasaan berlebihan, melainkan masalah yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Penggunaan yang terus-menerus membuat seseorang sulit mengatur waktu dan mengabaikan kebutuhan dasar.

Generasi muda menjadi kelompok yang paling berisiko karena akses terhadap smartphone sangat mudah. Media sosial, notifikasi, dan konten yang terus mengalir membuat perhatian mereka cepat tersedot kembali ke layar.

Kondisi ini juga dapat mengganggu keseimbangan aktivitas harian, termasuk waktu tidur dan interaksi sosial. Jika dibiarkan, kebiasaan tersebut berpotensi berkembang menjadi ketergantungan yang lebih serius.

Tanda Kecanduan Smartphone

Psikolog Quratulain Zaidi menyebut salah satu tanda paling umum adalah ketidakmampuan menahan dorongan untuk terus membuka smartphone. Seseorang juga bisa merasa cemas atau mudah tersinggung ketika terpisah dari perangkatnya.

Tanda lain yang sering muncul adalah penggunaan yang berlangsung lebih lama dari niat awal. Pengguna kerap berjanji hanya sebentar, namun akhirnya menghabiskan waktu jauh lebih banyak.

Gejala berikutnya adalah kebiasaan memakai ponsel secara berlebihan meski tubuh sudah lelah. Dalam banyak kasus, pengguna tetap memegang perangkat saat berbaring di tempat tidur, bahkan di waktu yang seharusnya dipakai untuk beristirahat.

Dampak Pada Kesehatan Mental

Penggunaan smartphone yang berlebihan dikaitkan dengan sejumlah gangguan kesehatan mental. Penelitian menunjukkan adanya hubungan dengan depresi, kecemasan, dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas.

Selain memengaruhi kondisi psikologis, kebiasaan ini juga dapat menurunkan fokus dan produktivitas. Saat perhatian terus terpecah oleh notifikasi, otak kesulitan mempertahankan konsentrasi dalam jangka panjang.

Quratulain menilai dampak tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berlangsung perlahan namun konsisten. Jika kebiasaan ini terus dibiarkan, kesehatan mental dan fisik sama-sama berisiko terganggu.

Cara Mengatasi Kecanduan Smartphone

Ada lima cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecanduan smartphone, mulai dari membatasi waktu layar hingga menetapkan zona bebas ponsel. Langkah-langkah sederhana ini membantu pengguna mengendalikan kebiasaan sebelum menjadi lebih parah.

Penting juga untuk menghindari penggunaan smartphone sebelum tidur, karena kebiasaan tersebut sering memperburuk kualitas istirahat. Pengguna disarankan mengganti waktu layar dengan aktivitas lain yang lebih menenangkan, seperti membaca atau berjalan santai.

Namun, semua upaya itu tetap membutuhkan tekad yang kuat agar hasilnya efektif. Tanpa komitmen untuk berubah, kebiasaan lama mudah kembali dan tujuan menjaga kesehatan mental serta fisik menjadi sulit tercapai.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!