Telkom Resmikan Kabel Pukpuk, Perkuat Konektivitas Papua

Teknologi Moh. Royhan Nahado 30 Mei 2026 20:39 WIB 6
Telkom Resmikan Kabel Pukpuk, Perkuat Konektivitas Papua

TelkomGroup meresmikan sistem kabel laut Pukpuk hasil kolaborasi dengan PNG DataCo di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei 2026. Infrastruktur ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia Timur, sekaligus membuka jalur komunikasi lintas batas dengan Papua Nugini. Kehadirannya diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses layanan digital, dan memperkuat jaringan di wilayah perbatasan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan pentingnya pemerataan konektivitas agar transformasi digital berjalan inklusif dan berkelanjutan. Ia juga memberi apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmen membangun infrastruktur yang lebih andal bagi masyarakat Papua, Papua Nugini, dan kawasan Asia-Pasifik.

Kabel Pukpuk perkuat jaringan

Kabel laut Pukpuk menjadi bagian dari upaya TelkomGroup memperluas konektivitas nasional ke Indonesia Timur. Infrastruktur ini dirancang untuk menghadirkan layanan yang lebih andal, resilien, dan merata.

Pukpuk juga mempererat kerja sama Indonesia dan Papua Nugini dalam pengembangan telekomunikasi lintas negara. Sinergi ini dinilai penting untuk membuka akses digital yang lebih luas di kawasan perbatasan.

Dalam keterangan tertulis, Angga menekankan bahwa pembangunan konektivitas tidak boleh terkonsentrasi di wilayah tertentu. Menurutnya, setiap daerah harus memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital.

Ia menyebut percepatan transformasi digital sebagai bagian dari program prioritas nasional. Karena itu, konektivitas perlu dibangun secara merata, berkelanjutan, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Jalur baru menuju Asia-Pasifik

Sistem kabel laut Pukpuk merupakan kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin menjadi gerbang utama konektivitas menuju Kumul Telkom Holdings di Papua Nugini.

Melalui jalur ini, kapasitas kabel internasional SEA-US dapat disalurkan hingga wilayah-wilayah terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo. Skema tersebut memperkuat akses digital lintas negara dan memperluas jangkauan layanan.

Dengan hadirnya jalur baru ini, Jayapura memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua tersambung ke Vanimo, Jayapura, Manado, hingga Los Angeles melalui SEA-US.

Keberadaan dua jalur tersebut membuat infrastruktur digital Papua lebih tangguh karena memiliki diversity route. Kondisi ini penting untuk menjaga kelangsungan layanan secara optimal di kawasan timur Indonesia.

Telin jadi simpul utama

Sebagai operating company TelkomGroup, Telin memegang peran sentral dalam proyek Pukpuk dari tahap perencanaan hingga komersialisasi. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul penting yang menghubungkan kapasitas kabel SEA-US dengan jaringan nasional Papua.

Telin juga bertindak sebagai mitra strategis PNG DataCo untuk memastikan kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara. Peran ini membuka peluang pengembangan konektivitas lebih lanjut di kawasan Asia-Pasifik.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyebut Pukpuk sebagai bukti bahwa Indonesia Timur merupakan bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Ia menegaskan komitmen perusahaan agar tidak ada wilayah yang tertinggal dalam era digital.

Menurut Dian, inisiatif ini diharapkan memperkuat konektivitas Indonesia Timur dan membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun global. Ia menilai kehadiran infrastruktur berkelas dunia menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih terhubung.

Kolaborasi dorong integrasi digital

CEO PNG DataCo Paul Komboi menilai kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini perlu diiringi konektivitas digital yang kuat dan resilien. Ia menyebut kerja sama dengan Telin sebagai wujud hubungan yang saling terhubung dan saling mendukung.

Menurut Komboi, kabel laut Pukpuk bukan hanya proyek infrastruktur telekomunikasi. Proyek ini juga menjadi awal penguatan hubungan dan integrasi digital antara Papua Nugini dan Indonesia.

Ia menilai kerja sama kedua pihak memberi manfaat bersama bagi masyarakat di kedua negara. Dengan konektivitas yang lebih baik, peluang pengembangan layanan digital dan aktivitas ekonomi kawasan dinilai akan semakin terbuka.

Peresmian proyek dilakukan oleh Angga Raka Prabowo dan Direktur Utama Telkom Indonesia, didampingi jajaran TelkomGroup, perwakilan Papua Nugini, serta pejabat daerah Papua. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan pentingnya Pukpuk sebagai infrastruktur strategis bagi masa depan konektivitas kawasan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!