Telkom Resmikan Community Gateway Wamena untuk Perkuat Konektivitas

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 29 Mei 2026 03:37 WIB 5
Telkom Resmikan Community Gateway Wamena untuk Perkuat Konektivitas

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama Telkomsat meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Infrastruktur ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pemerataan digital di wilayah timur Indonesia yang memiliki tantangan geografis berat. Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, bersama Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi.

Kehadiran fasilitas tersebut ditujukan untuk memperkuat konektivitas nasional melalui pemanfaatan teknologi satelit. TelkomGroup menempatkan Wamena sebagai titik penting dalam pembangunan jaringan yang lebih inklusif, andal, dan berkelanjutan. Infrastruktur ini juga diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi layanan publik, pendidikan, dan ekonomi digital di Papua Pegunungan.

Konektivitas Satelit Wamena

Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa pembangunan Community Gateway di Wamena merupakan bagian dari program prioritas nasional. Menurut dia, konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan, terutama bagi wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan jaringan terestrial. Ia menilai kehadiran infrastruktur ini dapat mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis.

Angga menyebut pemerintah ingin memastikan infrastruktur digital benar-benar hadir hingga wilayah paling timur Indonesia. Ia menekankan bahwa pembangunan jaringan tidak berhenti pada tahap fisik, tetapi harus hidup dan dimanfaatkan masyarakat. Pesan itu sejalan dengan upaya memperkuat fondasi Indonesia yang saling terhubung dari Sabang sampai Merauke.

Community Gateway Wamena berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di Papua Pegunungan. Dengan jalur satelit, layanan komunikasi dapat diperkuat untuk menjawab keterbatasan jaringan darat yang selama ini menjadi hambatan. Fasilitas ini juga disiapkan sebagai penopang utama bagi kebutuhan trafik yang terus meningkat di wilayah tersebut.

Telkom Perkuat Infrastruktur Digital

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan Wamena dan sekitarnya memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan. Ia menegaskan bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Karena itu, TelkomGroup berupaya memastikan masyarakat di wilayah pegunungan tidak tertinggal dari transformasi digital.

Dian menilai tantangan konektivitas di Papua Pegunungan cukup besar karena kondisi geografis dan keterbatasan jaringan terestrial. Untuk menjawab kebutuhan itu, TelkomGroup menghadirkan Community Gateway Wamena sebagai solusi strategis. Teknologi satelit yang digunakan diharapkan mampu memperkuat ketahanan jaringan nasional secara lebih adaptif.

Sejalan dengan mandat sebagai agent of development, TelkomGroup memandang penguatan konektivitas sebagai langkah untuk membuka akses digital yang lebih inklusif. Infrastruktur ini diyakini dapat mendorong aktivitas ekonomi, mempercepat layanan publik, dan mendukung pertumbuhan wilayah timur Indonesia secara berkelanjutan. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya terasa pada sektor telekomunikasi, tetapi juga pada kehidupan sosial masyarakat.

Kapasitas Jaringan Meningkat

Community Gateway Wamena dirancang untuk meningkatkan kapasitas jaringan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps. Peningkatan itu tidak hanya menambah daya tampung trafik, tetapi juga memperbaiki stabilitas layanan secara signifikan. Latensi yang lebih terkendali menjadi salah satu keunggulan utama dari infrastruktur baru ini.

TelkomGroup menjelaskan bahwa Community Gateway Wamena dibangun sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas di Papua Pegunungan. Fasilitas ini berbeda dengan Community Gateway Merauke yang berfungsi sebagai backup link untuk menjaga layanan tetap berjalan saat terjadi gangguan jaringan terestrial. Pendekatan tersebut menunjukkan penguatan kapasitas inti, bukan hanya mitigasi risiko.

Infrastruktur di Wamena juga didesain sebagai open access platform yang dapat dimanfaatkan berbagai pihak. Operator, ISP lokal, maupun institusi lain dapat menggunakan fasilitas ini untuk memperluas layanan. Model tersebut diharapkan menciptakan ekosistem konektivitas yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dampak bagi Papua Pegunungan

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Wanggai, menilai kehadiran Community Gateway Wamena sebagai tonggak penting pembangunan di wilayah pegunungan Papua. Ia menyebut kolaborasi Telkom dan Telkomsat melalui solusi satelit menjadi langkah nyata untuk menjangkau masyarakat di daerah yang selama ini sulit terhubung. Menurut dia, inisiatif ini membawa harapan baru bagi kemajuan Papua Pegunungan.

Velix juga menyoroti kondisi transport jaringan di Wamena yang saat ini masih berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi tinggi. Kondisi itu menunjukkan kebutuhan akan penambahan kapasitas yang lebih andal dan berkelanjutan. Kehadiran fasilitas baru diharapkan dapat menjawab tekanan jaringan yang selama ini dirasakan pengguna.

Acara peresmian turut disaksikan oleh sejumlah pejabat TelkomGroup dan pemerintah daerah secara langsung maupun virtual. Hadir di antaranya Direktur Wholesale and International Service Budi Satria Dharma Purba, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol, Direktur Network Telkom Nanang Hendarno, serta Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan. Kehadiran mereka menegaskan bahwa penguatan konektivitas di Papua Pegunungan menjadi agenda bersama yang strategis.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!