Pukpuk Cable Resmi, Perkuat Konektivitas Digital Papua

Teknologi BRH 31 Mei 2026 03:16 WIB 2
Pukpuk Cable Resmi, Perkuat Konektivitas Digital Papua

TelkomGroup bersama PNG DataCo meresmikan Pukpuk Cable di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei 2026. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur sekaligus membuka jalur penghubung baru ke kawasan Asia-Pasifik.

Kehadiran kabel laut lintas batas pertama di Asia-Pasifik itu diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses layanan, dan memperkuat jaringan di wilayah perbatasan. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa pemerataan konektivitas harus menjadi fondasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Konektivitas Digital Papua Menguat

Peresmian Pukpuk Cable menandai langkah strategis dalam pemerataan akses digital di wilayah timur Indonesia. Infrastruktur ini dirancang untuk menghadirkan koneksi yang lebih andal, resilien, dan mampu menjangkau lebih banyak wilayah. Pemerintah menilai konektivitas yang merata menjadi syarat penting agar seluruh daerah memiliki kesempatan yang sama dalam ekosistem ekonomi digital.

Angga Raka Prabowo menyampaikan apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmennya memperkuat konektivitas nasional. Menurut dia, percepatan transformasi digital harus menjadi bagian dari prioritas pembangunan nasional. Ia menegaskan bahwa pembangunan jaringan tidak boleh terkonsentrasi di satu wilayah, melainkan harus dirasakan secara luas.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyebut Pukpuk sebagai bukti bahwa Indonesia Timur merupakan bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Ia menilai proyek ini tidak hanya memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di tingkat regional. TelkomGroup, kata dia, berkomitmen memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam era digital.

Jalur Laut Lintas Batas

Pukpuk Cable merupakan kabel laut lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin berfungsi sebagai gerbang konektivitas menuju Kumul Telkom Holdings milik Papua Nugini. Melalui jalur ini, kapasitas dari kabel internasional SEA-US dapat disalurkan hingga wilayah terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo.

Kehadiran infrastruktur tersebut memperkuat integrasi jaringan antara dua negara yang secara geografis berdekatan. Sinergi Telin dan PNG DataCo dinilai menjadi langkah nyata dalam memperluas konektivitas digital kawasan. Kerja sama ini juga menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur telekomunikasi dapat menjadi jembatan hubungan ekonomi dan sosial lintas negara.

Dengan adanya Pukpuk, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sementara jalur kedua tersambung dari Vanimo ke Jayapura lalu ke Manado hingga Los Angeles melalui kabel SEA-US. Skema ini membuat jaringan digital Papua memiliki jalur alternatif yang lebih kuat untuk menjaga kelangsungan layanan.

Manfaat Ekonomi Kawasan Timur

Keberadaan jalur alternatif konektivitas membuat infrastruktur digital Papua menjadi lebih tangguh dan tidak bergantung pada satu rute. Diversity route yang dimiliki membantu menjaga keandalan layanan sekaligus meminimalkan risiko gangguan jaringan. Kondisi ini penting bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, layanan publik, dan pengembangan usaha digital di wilayah timur.

Jayapura kini diposisikan sebagai pusat konektivitas Papua yang siap mendukung pertumbuhan ekonomi digital kawasan. Infrastruktur bertaraf internasional tersebut diharapkan dapat memperluas peluang ekonomi daerah dan meningkatkan daya saing wilayah perbatasan. Dengan konektivitas yang lebih baik, pelaku usaha lokal berpeluang terhubung ke pasar yang lebih luas.

Telin menegaskan perannya sebagai operating company TelkomGroup yang mengawal proyek Pukpuk dari tahap perencanaan hingga komersialisasi. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul penting yang menghubungkan kapasitas kabel internasional SEA-US dengan jaringan nasional Papua. Telin juga bertindak sebagai mitra strategis PNG DataCo untuk memastikan kualitas layanan dan keandalan sistem.

Kolaborasi Indonesia dan Papua Nugini

CEO PNG DataCo Paul Komboi menilai kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini semestinya diikuti konektivitas digital yang kuat. Menurut dia, Pukpuk Cable bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan awal penguatan hubungan dan integrasi digital kedua negara. Ia menekankan bahwa kerja sama ini dibangun atas semangat saling terhubung dan saling mendukung.

Komboi menyebut kolaborasi dengan Telin sebagai wujud nyata kerja sama yang memberi manfaat bersama bagi masyarakat di kedua negara. Ia berharap infrastruktur tersebut dapat memperluas peluang pengembangan layanan digital di masa mendatang. Dengan koneksi yang lebih baik, hubungan ekonomi dan teknologi antara Indonesia dan Papua Nugini diyakini akan semakin erat.

Peresmian Pukpuk Cable turut disaksikan sejumlah pejabat, termasuk Direktur Utama Telkom Indonesia, Direktur Wholesale and International Service Telkom, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura, dan perwakilan Pemerintah Provinsi Papua. Kehadiran para pemangku kepentingan memperlihatkan dukungan luas terhadap proyek konektivitas lintas batas ini. Pukpuk Cable pun dipandang sebagai simbol penting integrasi digital kawasan Asia-Pasifik.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!