Telkomsel Raup Laba Bersih Rp19,7 Triliun Sepanjang 2025

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 31 Mei 2026 03:12 WIB 2
Telkomsel Raup Laba Bersih Rp19,7 Triliun Sepanjang 2025

Telkomsel mencatat kinerja bisnis yang solid sepanjang 2025 dengan fokus pada layanan digital yang lebih relevan, berkualitas, dan bernilai bagi pelanggan. Di tengah dinamika industri telekomunikasi yang menantang, perusahaan membukukan pendapatan Rp109,3 triliun dan laba bersih Rp19,7 triliun.

Momentum pertumbuhan itu ditopang oleh penyederhanaan produk, penyesuaian harga, dan optimalisasi portofolio layanan. Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyebut 2025 menjadi periode penting untuk memperkuat fondasi pertumbuhan yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.

Telkomsel Perkuat Layanan Digital

Telkomsel menegaskan posisinya sebagai digital ecosystem enabler melalui penguatan layanan yang lebih relevan bagi pelanggan. Strategi ini dijalankan dengan menitikberatkan pada nilai pelanggan, kualitas layanan broadband, dan pengalaman digital yang lebih baik.

Perusahaan juga mengusung semangat Melayani Sepenuh Hati dalam menjaga kepemimpinan pasar. Menurut Nugroho, pendekatan tersebut penting agar pertumbuhan bisnis tidak hanya besar, tetapi juga lebih sehat dan berkelanjutan.

Pada paruh kedua 2025, sejumlah langkah strategis mulai menunjukkan hasil positif. Laba bersih tumbuh 14,7 persen secara kuartalan dan EBITDA naik 5,4 persen.

Kinerja Keuangan Telkomsel Menguat

Sepanjang 2025, Telkomsel membukukan pendapatan Rp109,3 triliun dengan laba bersih Rp19,7 triliun. Capaian ini mencerminkan transformasi perusahaan menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas.

Kontribusi layanan digital mencapai lebih dari 95 persen dari pendapatan mobile. Di saat yang sama, traffic data tumbuh 15 persen secara tahunan, menandakan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital.

Basis pelanggan Telkomsel juga terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan. Sementara itu, ARPU meningkat menjadi Rp45 ribu pada akhir tahun, yang menunjukkan produktivitas pelanggan semakin baik.

Ekosistem Digital Telkomsel Meluas

Telkomsel memperluas layanan konvergensi dengan penetrasi sekitar 59 persen. Perseroan juga menambah pelanggan fixed broadband hingga total basis melampaui 10 juta pelanggan.

Pertumbuhan itu mempertegas peran Telkomsel dalam menghadirkan konektivitas rumah yang semakin dibutuhkan masyarakat. Layanan tersebut menjadi pelengkap aktivitas digital, mulai dari komunikasi, hiburan, hingga kebutuhan kerja jarak jauh.

Di sisi lain, Telkomsel turut mengembangkan solusi berbasis AI yang terintegrasi dalam ekosistem layanan. Upaya ini diarahkan untuk memberikan pengalaman yang lebih praktis dan sesuai dengan gaya hidup digital pelanggan.

Telkomsel Dorong Dampak Sosial

Telkomsel menempatkan pertumbuhan ekosistem digital sebagai sarana menciptakan dampak yang inklusif dan berkelanjutan. Perusahaan tidak hanya menyediakan konektivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Program pemberdayaan UMKM tercatat mendorong peningkatan omzet rata-rata hingga 32 persen. Selain itu, ekosistem digital Telkomsel disebut telah mendukung penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja.

Perseroan juga memperkuat pengembangan talenta digital melalui program seperti NextDev dan berbagai inisiatif edukasi. Pemerataan akses digital hingga wilayah 3T terus didorong melalui dukungan BTS USO.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!