Telkom Resmikan Community Gateway Wamena di Papua

Teknologi Moh. Royhan Nahado 31 Mei 2026 01:19 WIB 2
Telkom Resmikan Community Gateway Wamena di Papua

PT Telkom Indonesia bersama anak usahanya, PT Telkom Satelit Indonesia atau Telkomsat, meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Infrastruktur ini menjadi langkah strategis untuk memperluas konektivitas digital di wilayah pegunungan yang selama ini sulit dijangkau jaringan terestrial.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, bersama Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mempercepat pemerataan akses internet, sekaligus mendukung layanan publik dan ekonomi digital di Papua Pegunungan.

Community Gateway Wamena

Community Gateway Wamena dibangun sebagai tulang punggung konektivitas di Papua Pegunungan. Kawasan ini selama ini menghadapi tantangan besar karena kondisi geografis yang sulit dijangkau jaringan darat. Dengan dukungan teknologi satelit, akses komunikasi dapat disediakan lebih cepat dan lebih luas.

Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi menegaskan bahwa satelit menjadi solusi paling efektif untuk wilayah dengan karakter geografis menantang. Menurut dia, infrastruktur ini dirancang agar konektivitas dapat hadir secara adaptif untuk masyarakat, layanan publik, dan pelaku ekonomi digital. Langkah tersebut juga memperkuat ekosistem konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure.

Rizal menambahkan bahwa model konektivitas berbasis satelit memberi fleksibilitas lebih besar dibanding jaringan terestrial di area pegunungan. Dengan pendekatan itu, layanan dapat menjangkau titik-titik yang sebelumnya belum terlayani secara optimal. Hal ini menjadi penting untuk memastikan pemerataan akses digital di kawasan timur Indonesia.

Kehadiran Community Gateway Wamena juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Telkom Group. Perusahaan ingin memastikan infrastruktur yang dibangun tidak hanya berfungsi saat ini, tetapi juga siap menopang kebutuhan masa depan. Karena itu, fasilitas ini diposisikan sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan digital di Papua Pegunungan.

Dukungan Pemerataan Digital

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa konektivitas merupakan hak seluruh warga negara tanpa terkecuali. Ia menyebut pembangunan Community Gateway Wamena sebagai upaya menghadirkan layanan digital hingga ke wilayah paling timur Indonesia. Menurut dia, tidak boleh ada anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital.

Dian menjelaskan bahwa Papua Pegunungan menghadapi dua tantangan sekaligus, yakni keterbatasan jaringan terestrial dan kondisi geografis yang sulit. Situasi itu membuat perluasan internet di wilayah tersebut memerlukan pendekatan berbeda. Telkom Group, kata dia, memilih solusi strategis melalui pemanfaatan satelit.

Fasilitas ini tidak hanya dimaksudkan untuk memperluas jaringan, tetapi juga memperbaiki pemerataan layanan. Dengan konektivitas yang lebih baik, masyarakat berpeluang menikmati akses informasi, komunikasi, dan layanan digital yang lebih stabil. Dampaknya juga diharapkan terasa pada sektor pendidikan, kesehatan, dan administrasi publik.

Menurut Telkom, pembangunan infrastruktur di Papua merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat pemerataan digital nasional. Langkah ini selaras dengan misi pemerintah dalam mendorong transformasi digital secara inklusif. Dalam konteks itu, Wamena menjadi titik penting yang memperlihatkan bagaimana teknologi bisa menjembatani kesenjangan wilayah.

Kapasitas Jaringan Wamena

Community Gateway Wamena menjadi fasilitas kedua yang dibangun Telkom melalui Telkomsat setelah sebelumnya menghadirkan Community Gateway di Merauke. Namun, fungsinya berbeda dengan fasilitas di Merauke yang digunakan sebagai backup link. Di Wamena, jaringan disiapkan sebagai main link atau jalur utama konektivitas.

Saat ini, kapasitas transport jaringan di Wamena berada pada kisaran 7 Gbps. Tingkat utilisasi jaringan disebut sudah cukup tinggi karena kebutuhan trafik digital terus meningkat. Melalui pengembangan ini, kapasitas dapat ditingkatkan secara bertahap hingga potensi maksimal 40 Gbps.

Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan membawa dampak pada kualitas konektivitas yang lebih stabil. Selain itu, latensi jaringan dapat lebih terkendali sehingga pengalaman pengguna menjadi lebih baik. Infrastruktur ini juga disiapkan untuk mendukung pertumbuhan trafik digital pada masa mendatang.

Telkom menilai peningkatan kapasitas bukan semata soal kecepatan internet. Yang lebih penting adalah terciptanya koneksi yang andal untuk mendukung aktivitas masyarakat dan institusi di Papua Pegunungan. Dengan begitu, pemanfaatan layanan digital bisa berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Ekosistem Digital Papua

Community Gateway Wamena dirancang sebagai open access platform yang bisa dimanfaatkan berbagai pihak. Operator telekomunikasi, penyedia layanan internet lokal, hingga institusi lain dapat menggunakan infrastruktur tersebut. Skema ini diharapkan memperkuat ekosistem digital di Papua secara lebih merata.

Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai menilai kehadiran fasilitas ini sebagai tonggak penting pembangunan digital. Menurut dia, Papua Pegunungan membutuhkan infrastruktur yang mampu mendukung percepatan layanan dan konektivitas. Karena itu, Wamena menjadi lokasi strategis bagi penguatan jaringan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital di Papua menjadi prioritas nasional. Ia menyebut konektivitas sebagai prasyarat utama kemajuan. Dalam pandangannya, tantangan geografis justru harus diubah menjadi peluang strategis bagi pertumbuhan wilayah.

Angga menekankan bahwa tugas berikutnya adalah memastikan infrastruktur yang telah dibangun benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Ia berharap Community Gateway Wamena dapat hidup dan berkembang untuk mendukung ekonomi digital nasional. Dengan konektivitas yang lebih kuat, Papua Pegunungan diharapkan semakin terhubung dengan pusat pertumbuhan Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!