Telkom Resmikan Community Gateway Wamena di Papua

Teknologi Moh. Royhan Nahado 22 Mei 2026 11:49 WIB 5
Telkom Resmikan Community Gateway Wamena di Papua

PT Telkom Indonesia bersama anak usahanya, PT Telkom Satelit Indonesia atau Telkomsat, meresmikan Community Gateway Wamena di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada Kamis. Infrastruktur ini dibangun untuk memperkuat pemerataan konektivitas digital di wilayah pegunungan Papua yang selama ini terkendala akses jaringan terestrial.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo bersama Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Kehadiran fasilitas ini disebut menjadi langkah strategis dalam menghadirkan konektivitas yang lebih cepat, lebih luas, dan lebih adaptif bagi masyarakat Papua Pegunungan.

Community Gateway Wamena dan konektivitas

Community Gateway Wamena dibangun sebagai tulang punggung konektivitas di wilayah Papua Pegunungan. Kawasan ini selama bertahun-tahun menghadapi tantangan akses internet akibat medan geografis yang sulit dijangkau jaringan terestrial.

Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi mengatakan teknologi satelit menjadi solusi paling efektif untuk wilayah seperti pegunungan Papua. Menurut dia, teknologi ini memungkinkan layanan komunikasi hadir lebih cepat dan menjangkau area yang selama ini belum optimal terlayani.

Rizal menegaskan bahwa kehadiran infrastruktur tersebut juga mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat, layanan publik, dan ekonomi digital. Ia menyebut pembangunan ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure yang andal dan berkelanjutan.

Melalui Community Gateway Wamena, Telkom Group menargetkan konektivitas yang lebih stabil untuk berbagai aktivitas digital di Papua. Infrastruktur ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi pemerataan akses internet di wilayah timur Indonesia.

Peran strategis di Papua Pegunungan

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan pembangunan Community Gateway Wamena merupakan bagian dari upaya menghadirkan konektivitas merata hingga wilayah paling timur Indonesia. Ia menyebut konektivitas sebagai hak seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.

Dian mengatakan Telkom ingin memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital. Namun, ia mengakui bahwa Papua Pegunungan masih menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan jaringan terestrial dan kondisi geografis yang sulit.

Untuk menjawab tantangan itu, TelkomGroup menghadirkan Community Gateway Wamena sebagai solusi strategis. Fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat akses digital bagi masyarakat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha lokal.

Menurut perseroan, kehadiran infrastruktur ini juga sejalan dengan agenda pemerataan pembangunan nasional. Konektivitas yang lebih baik dinilai dapat membuka ruang lebih besar bagi layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi digital.

Kapastias jaringan terus meningkat

Community Gateway Wamena menjadi fasilitas kedua yang dibangun Telkom melalui Telkomsat setelah sebelumnya hadir di Merauke. Meski sama-sama memakai pendekatan satelit, fungsi keduanya memiliki karakter yang berbeda sesuai kebutuhan wilayah.

Di Merauke, Community Gateway difungsikan sebagai backup link untuk menjaga layanan saat jaringan terestrial terganggu. Sementara itu, Community Gateway Wamena dibangun sebagai main link atau jalur utama konektivitas di Papua Pegunungan.

Saat ini kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dan tingkat utilisasinya disebut sudah cukup tinggi. Melalui pengembangan bertahap, kapasitas itu dapat ditingkatkan hingga potensi maksimal 40 Gbps.

Peningkatan kapasitas tersebut tidak hanya berdampak pada kecepatan internet, tetapi juga pada kualitas konektivitas yang lebih stabil. Telkom menyebut latensi dapat lebih terkendali dan trafik digital masa depan bisa ditopang dengan lebih baik.

Dukungan untuk ekosistem digital

Community Gateway Wamena juga dirancang sebagai open access platform yang dapat dimanfaatkan banyak pihak. Operator telekomunikasi, ISP lokal, hingga institusi lain dapat menggunakan infrastruktur ini untuk memperkuat ekosistem digital di Papua.

Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai menilai kehadiran fasilitas ini menjadi tonggak penting pembangunan digital di wilayah pegunungan Papua. Menurut dia, infrastruktur tersebut berpotensi mempercepat pemerataan akses dan mendorong pertumbuhan layanan berbasis digital.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menyampaikan pembangunan infrastruktur digital di Papua merupakan prioritas nasional. Ia menilai konektivitas menjadi prasyarat utama kemajuan dan pembuka peluang bagi wilayah yang selama ini tertinggal secara jaringan.

Angga menegaskan tugas berikutnya adalah memastikan infrastruktur yang sudah dibangun benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Dengan begitu, Community Gateway Wamena tidak hanya menjadi proyek fisik, tetapi juga fondasi masa depan Indonesia yang lebih terhubung.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!