PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Telkom Solution menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi digital Badan Usaha Milik Negara atau BUMN. Dukungan itu diwujudkan melalui penyediaan solusi berbasis cloud, artificial intelligence, dan cybersecurity. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Transformasi Digital BUMN yang digelar Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta. Forum itu mempertemukan para CTO lintas sektor BUMN untuk memperkuat kolaborasi digital nasional.
Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk mendorong integrasi sistem organisasi, aplikasi, dan platform data di lingkungan BUMN. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas operasional dan daya saing perusahaan negara di era ekonomi digital. Telkom menempatkan momentum ini sebagai peluang untuk memperluas pemanfaatan teknologi end-to-end. Fokusnya adalah menghadirkan infrastruktur digital yang lebih terhubung, aman, dan berkelanjutan.
Telkom Solution untuk BUMN
Melalui Telkom Solution, Telkom menghadirkan ekosistem solusi digital end-to-end yang mencakup konektivitas digital, layanan cloud, keamanan siber, hingga inovasi berbasis AI. Solusi tersebut telah diterapkan di berbagai sektor industri untuk mendukung peningkatan efisiensi perusahaan. Telkom menilai kebutuhan BUMN saat ini tidak hanya soal digitalisasi layanan. Kebutuhan itu juga mencakup orkestrasi sistem yang mampu bekerja secara terpadu.
Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, menyampaikan bahwa pihaknya siap memperkuat sinergi antar-BUMN melalui solusi digital yang relevan dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa Telkom memiliki kapabilitas untuk menyesuaikan solusi dengan kebutuhan bisnis masing-masing entitas. Pemanfaatan otomasi dan AI disebut dapat membantu meningkatkan produktivitas serta kinerja operasional. Menurutnya, transformasi digital harus memberi dampak nyata bagi proses bisnis perusahaan.
Veranita menambahkan bahwa operasional BUMN di era digital membutuhkan sistem yang terkoneksi secara real time. Selain itu, perlindungan data dan keamanan siber juga harus menjadi prioritas utama. Karena itu, Telkom Solution menghadirkan solusi berbasis AI dan cybersecurity dengan dukungan mitra global. Pendekatan tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh, deteksi proaktif, dan respons keamanan selama dua puluh empat jam penuh.
Langkah ini mencerminkan strategi Telkom untuk memperluas peran sebagai penyedia solusi digital bagi korporasi negara. Dengan pendekatan terintegrasi, BUMN diharapkan dapat mengurangi fragmentasi sistem dan meningkatkan efisiensi kerja. Telkom juga melihat pentingnya standardisasi teknologi agar kolaborasi antarlembaga berjalan lebih mudah. Dalam konteks itu, Telkom Solution diposisikan sebagai katalis percepatan transformasi digital BUMN.
Fondasi kedaulatan digital
Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki tiga fondasi utama dalam mendukung transformasi digital nasional. Ketiga fondasi itu adalah story, capability, dan sovereignty. Menurut dia, kolaborasi antar-BUMN menjadi momentum penting untuk membangun shared digital capability. Kapabilitas bersama tersebut diyakini mampu menciptakan nilai tambah dan dampak ekonomi berkelanjutan bagi Indonesia.
Faizal mengatakan Telkom memiliki pengalaman dalam membangun dan mengelola transformasi digital berskala nasional. Kapabilitas itu mencakup layanan end-to-end mulai dari AI, Internet of Things, cloud, hingga cybersecurity. Ia menilai pembangunan Indonesia ke depan perlu didukung oleh kedaulatan digital nasional. Dengan begitu, data, platform, dan inovasi strategis dapat dikelola secara mandiri, aman, dan berkelanjutan di dalam negeri.
Konsep kedaulatan digital menjadi semakin penting di tengah percepatan penggunaan teknologi berbasis data. BUMN dinilai memerlukan arsitektur digital yang tidak bergantung sepenuhnya pada sistem eksternal. Selain itu, pengelolaan yang mandiri akan memudahkan pengawasan, pengendalian risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi. Telkom menempatkan kebutuhan tersebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
Melalui penguatan fondasi digital, Telkom ingin memastikan transformasi BUMN berjalan lebih terarah dan terukur. Kolaborasi teknologi diyakini dapat mendorong pengembangan kapasitas internal yang lebih kuat. Pada saat yang sama, pembangunan ekosistem digital nasional juga dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih luas. Pendekatan ini diharapkan menjadi dasar bagi pertumbuhan yang lebih inklusif dan berdaya saing.
Ekosistem digital terintegrasi
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menekankan pentingnya pembangunan ekosistem digital yang terintegrasi. Menurut dia, ekosistem tersebut menjadi fondasi utama transformasi digital BUMN. Integrasi teknologi cloud, AI, dan konektivitas disebut sebagai faktor strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang. Langkah itu juga dinilai dapat memperkuat kedaulatan digital nasional.
Seno menyoroti tingginya ketergantungan terhadap platform digital global di tengah meningkatnya kebutuhan pengolahan data berbasis AI. Situasi itu diperumit oleh dinamika regulasi dan tantangan geopolitik global yang semakin kompleks. Karena itu, BUMN perlu memiliki arsitektur digital yang lebih mandiri dan adaptif. Menurutnya, ketahanan digital menjadi aspek penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis.
Telkom, kata Seno, mengambil peran sebagai backbone digital nasional dengan memperkuat kapabilitas sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity. Langkah tersebut bertujuan menjaga keamanan serta kontrol atas data strategis nasional. Di sisi lain, kapabilitas itu juga membuka peluang monetisasi data bagi BUMN. Telkom menilai peningkatan produktivitas dapat menjadi sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan.
Pembangunan ekosistem digital yang terintegrasi juga diharapkan mempercepat adopsi teknologi lintas sektor. Dengan fondasi yang kuat, proses bisnis dapat dijalankan lebih efisien dan terukur. BUMN pun berpeluang menghasilkan layanan yang lebih cepat, aman, dan relevan bagi masyarakat. Telkom memandang integrasi ini sebagai kunci untuk memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun regional.
Efisiensi dan daya saing nasional
Dengan dukungan kapabilitas digital dan ICT yang dimiliki, Telkom optimistis transformasi digital BUMN dapat berjalan lebih terintegrasi. Proses itu mencakup pengelolaan data, aplikasi, infrastruktur, hingga alur bisnis perusahaan. Integrasi tersebut dinilai mampu mengurangi hambatan operasional yang selama ini menghambat efisiensi. Pada saat yang sama, BUMN dapat bergerak lebih cepat dalam merespons perubahan pasar.
Telkom menilai transformasi yang terhubung secara menyeluruh akan memberi dampak langsung pada produktivitas. Sistem yang saling terintegrasi memungkinkan pengambilan keputusan dilakukan berbasis data yang lebih akurat. Kondisi ini juga membantu perusahaan mengoptimalkan sumber daya secara lebih efisien. Dalam jangka panjang, efisiensi operasional dapat berkontribusi terhadap penguatan kinerja bisnis.
Pendekatan tersebut juga diyakini mampu memperkuat posisi Indonesia dalam membangun kedaulatan digital nasional. Kemandirian digital menjadi penting agar aset strategis bangsa tetap berada dalam kendali domestik. Selain itu, keberadaan ekosistem yang aman dan andal akan meningkatkan kepercayaan pelaku industri. Telkom melihat agenda ini sebagai bagian dari pembangunan ekonomi digital yang lebih luas.
Melalui kombinasi cloud, AI, dan cybersecurity, Telkom berupaya mempercepat transformasi digital BUMN secara terstruktur. Strategi ini tidak hanya menargetkan modernisasi teknologi, tetapi juga penguatan daya saing nasional. Dengan kolaborasi lintas sektor, BUMN diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih inovatif dan efisien. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah menuju ekosistem digital Indonesia yang lebih tangguh.
