Telkom Luncurkan Community Gateway Wamena untuk Papua

Teknologi Moh. Royhan Nahado 13 Mei 2026 13:52 WIB 11
Telkom Luncurkan Community Gateway Wamena untuk Papua

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Telkom Satelit Indonesia meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada 11 Mei 2026.

Proyek ini bertujuan memperkuat pemerataan infrastruktur digital di wilayah timur Indonesia serta meningkatkan konektivitas nasional melalui solusi satelit, sekaligus mendukung layanan publik, pendidikan, dan ekonomi digital setempat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menghadiri acara ini bersama Dirut Telkom Dian Siswarini dan Plt CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Melalui inisiatif ini TelkomGroup menegaskan komitmen untuk membangun infrastruktur digital inklusif dari Sabang hingga Merauke. Data kapasitas terkini untuk wilayah Papua Pegunungan tercantum pada tabel terlampir.

Kapasitas Saat Ini7 Gbps
Target Kapasitas40 Gbps

Konektivitas Papua

Community Gateway Wamena berfungsi sebagai gateway satelit yang menjadi tulang punggung konektivitas di wilayah Papua Pegunungan.

Fasilitas ini menjadi solusi atas keterbatasan jaringan terestrial yang selama ini membatasi akses komunikasi dan layanan publik.

TelkomGroup menegaskan langkah ini tidak sekadar mitigasi risiko, melainkan penguatan kapasitas inti jaringan nasional.

Proyek ini sebelumnya telah berjalan di Merauke sebagai jalur cadangan yang memperkuat ketahanan layanan.

Kini Wamena menjadi main link yang diharapkan menyediakan akses lebih stabil dan andal bagi warga setempat.

Konsep open access memungkinkan operator lain, ISP lokal, maupun institusi menggunakan infrastruktur ini.

Kapasitas 40 Gbps

Dalam keterangan pers, kapasitas Community Gateway Wamena diperkirakan meningkat hingga 40 Gbps secara bertahap.

Angka ini menandai loncatan signifikan dibandingkan kapasitas wilayah yang sebelumnya sekitar 7 Gbps.

Pengukuran kapasitas ini disesuaikan dengan kebutuhan trafik di Papua Pegunungan.

Perluasan kapasitas dihadirkan untuk meningkatkan kualitas layanan, performa, dan ketahanan jaringan nasional.

Selain meningkatkan kecepatan, inisiatif ini juga menekan latensi di wilayah terpencil.

TelkomGroup menegaskan fokus pada governansi, keamanan, dan kompatibilitas teknologi.

Seiring waktu, kapasitas dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak melalui open access platform.

Hal ini membuka peluang bagi operator lain dan institusi publik untuk berkolaborasi mengembangkan ekosistem digital.

Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pemerataan akses internet sampai daerah pelosok.

Open Access Ekosistem

TelkomGroup menegaskan Community Gateway Wamena dirancang sebagai platform open access.

Fasilitas ini tidak hanya untuk TelkomGroup, tetapi juga bisa diakses operator, ISP lokal, dan institusi lain.

Tujuan utamanya adalah menciptakan ekosistem konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan di Papua.

Open access dinilai mempercepat penyebaran layanan publik seperti pendidikan dan layanan kesehatan digital.

Kebijakan ini juga mendorong inovasi layanan digital dari berbagai penyedia di wilayah timur.

Penguatan infrastruktur mengalami sinergi dengan program pembangunan infrastruktur nasional.

Dihadiri pemangku kepentingan, kalangan industri dan pejabat, rilis ini menegaskan komitmen TelkomGroup terhadap sovereign infrastructure.

Ekosistem ini diharapkan meningkatkan partisipasi ekonomi digital warga Papua Pegunungan.

Melalui inisiatif ini, transformasi digital Indonesia di wilayah timur diharapkan berjalan berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!