PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan transformasi digital badan usaha milik negara melalui solusi berbasis cloud, artificial intelligence, dan cybersecurity. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Transformasi Digital BUMN yang digelar Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta, dan dihadiri 50 chief technology officer lintas sektor BUMN.
Forum itu menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dan akselerasi digital nasional. Fokus utamanya adalah integrasi sistem organisasi, aplikasi, dan platform data agar efektivitas operasional serta daya saing BUMN meningkat di era ekonomi digital.
Telkom Solution dan cloud
Melalui Telkom Solution, Telkom menghadirkan ekosistem solusi digital end-to-end yang mencakup konektivitas digital, layanan cloud, keamanan siber, dan inovasi berbasis AI. Solusi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin kompleks dan terhubung secara real-time.
Rangkaian layanan itu telah diterapkan di berbagai sektor industri untuk membantu peningkatan efisiensi, produktivitas, dan kualitas layanan perusahaan. Dengan pendekatan terintegrasi, Telkom mendorong BUMN agar memiliki fondasi digital yang lebih solid dan adaptif.
Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine menyampaikan bahwa perusahaan siap memperkuat sinergi antar-BUMN melalui solusi digital yang relevan dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa Telkom memiliki kapabilitas dan ekosistem yang terintegrasi untuk mendukung kebutuhan transformasi bisnis nasional.
Menurut Veranita, operasional BUMN di era digital memerlukan sistem yang terkoneksi secara real-time dan perlindungan data yang andal. Karena itu, Telkom Solution menghadirkan keamanan siber berbasis AI yang didukung mitra global, termasuk kemampuan deteksi proaktif dan respons keamanan 24 jam.
Fondasi transformasi digital
Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menjelaskan bahwa perseroan memiliki tiga fondasi utama dalam mendukung transformasi digital nasional, yaitu story, capability, dan sovereignty. Ia menilai kolaborasi antar-BUMN merupakan momentum penting untuk membangun shared digital capability yang memberi nilai tambah berkelanjutan.
Faizal mengatakan Telkom memiliki pengalaman dalam membangun dan mengelola transformasi digital berskala nasional. Kapabilitas itu mencakup AI, Internet of Things, cloud, hingga cybersecurity yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lintas sektor.
Ia juga menekankan pentingnya kedaulatan digital nasional di tengah percepatan teknologi global. Menurut dia, data, platform, dan inovasi strategis perlu dikelola secara mandiri, aman, dan berkelanjutan di dalam negeri.
Dengan fondasi tersebut, Telkom berharap BUMN dapat memperkuat kemampuan digital secara kolektif. Pendekatan itu dinilai penting untuk mendorong efisiensi sekaligus mempercepat penciptaan nilai ekonomi baru.
Ekosistem digital terintegrasi
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menegaskan pentingnya pembangunan ekosistem digital yang terintegrasi sebagai dasar transformasi digital BUMN. Menurut dia, integrasi cloud, AI, dan konektivitas menjadi faktor strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang.
Seno menyoroti tingginya ketergantungan terhadap platform digital global di tengah meningkatnya kebutuhan pengolahan data berbasis AI. Situasi itu, menurutnya, perlu diantisipasi dengan pembangunan kapabilitas digital yang lebih mandiri dan tangguh.
Ia juga menyebut dinamika regulasi dan tantangan geopolitik global semakin kompleks, sehingga BUMN membutuhkan sistem digital yang adaptif. Dalam konteks itu, ekosistem yang terhubung menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan operasi dan inovasi.
Telkom, kata Seno, mengambil peran sebagai backbone digital nasional dengan memperkuat sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity. Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga keamanan data strategis nasional sekaligus membuka peluang monetisasi data dan pertumbuhan baru bagi BUMN.
Prospek kedaulatan digital
Telkom optimistis transformasi digital BUMN dapat berjalan lebih terintegrasi melalui dukungan kapabilitas digital dan ICT yang dimiliki perusahaan. Integrasi itu mencakup pengelolaan data, aplikasi, infrastruktur, hingga proses bisnis perusahaan.
Perusahaan menilai pendekatan tersebut akan meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing BUMN. Di saat yang sama, langkah itu juga diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam membangun kedaulatan digital nasional.
Dengan dorongan cloud, AI, dan cybersecurity, BUMN diharapkan mampu mempercepat modernisasi layanan dan pengambilan keputusan. Transformasi ini juga membuka ruang bagi terciptanya model bisnis yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Telkom menegaskan bahwa kolaborasi lintas BUMN menjadi kunci untuk mewujudkan ekosistem digital yang kuat. Melalui sinergi tersebut, perusahaan pelat merah dapat bergerak lebih cepat, lebih aman, dan lebih kompetitif di tengah perubahan teknologi global.
