Swiss, mitra dagang penting Indonesia, terus mengembangkan dinamika perdagangan melalui kemitraan ekonomi. Namun, sektor swasta negara Alpen itu lebih banyak melakukan investasi di luar negeri daripada memperkuat perdagangan langsung. Di Indonesia, terdapat lebih dari 150 perusahaan Swiss yang dinyatakan ingin menambah investasinya, menandai peluang bagi ekspansi belanja modal dan kerja sama.
Dalam sebuah acara International Seminar On Debottlenecking Channel di Kantor Kementerian Keuangan pada Selasa, Olivier menanyakan langkah konkret bagi pelaporan hambatan investasi. Ia menanyakan bagaimana pelaku usaha dapat menyampaikan masalah yang dihadapi secara terstruktur. Purbaya menanggapi dengan menyatakan bahwa pemerintah telah membentuk Satgas Debottlenecking untuk membantu mengurai hambatan berusaha, dan keluhan dapat dilaporkan secara online melalui lapor.satgasp2sp.go.id.
Peluang Investasi Swiss
Berbagai pelaku bisnis Swiss melihat peluang ekspansi melalui IEU-CEPA dan kemudahan perdagangan bilateral. Indonesia dinilai sebagai pasar penting untuk investasi langsung seiring peningkatan minat dari perusahaan Swiss. Hingga saat ini, lebih dari 150 perusahaan Swiss dinyatakan ingin meningkatkan investasinya di Indonesia.
Olivier menyatakan keinginan untuk mengetahui titik masuk komunikasi dengan pemerintah. Ia menanyakan bagaimana pelaku usaha dapat menyampaikan masalah yang dihadapi secara terstruktur. Pertemuan ini menegaskan bahwa dialog antara swasta Swiss dan pejabat Indonesia perlu dioptimalkan.
Para peserta menilai IEU-CEPA sebagai kerangka kerja yang dapat memperlancar investasi. Beberapa pihak menekankan perlunya mekanisme koordinasi lintas kementerian untuk mempercepat implementasi proyek. Hal ini membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik lebih banyak investasi Swiss seiring upaya perbaikan regulasi.
Satgas Debottlenecking
Pemerintah menegaskan keberadaan Satgas Debottlenecking untuk menangani hambatan berusaha. Satgas berfungsi sebagai jalur bagi keluhan perusahaan mengenai kendala operasional yang menghambat kinerja bisnis. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kecepatan respons terhadap permasalahan yang dihadapi pelaku usaha.
Oleh karena itu, keluhan harus disampaikan secara online melalui situs lapor.satgasp2sp.go.id. Satgas kemudian menindaklanjuti melalui diskusi lanjutan dengan pelapor. Proses ini dirancang untuk mempercepat umpan balik dan perbaikan kebijakan terkait investasi.
Para pejabat menegaskan bahwa jika hambatan terus berlanjut, intervensi kebijakan bisa dilakukan. Pertemuan ini memperkuat komitmen pemerintah untuk mendorong penyelesaian hambatan investasi. Diskusi dan koordinasi antarkementerian diharapkan mempercepat realisasi proyek investasi.
Intervensi Kebijakan
Purbaya menegaskan pemerintah dapat mengambil langkah tegas jika hambatan investasi terus berlanjut. Ia menambahkan, Kalau implementasinya lambat, beri tahu saya, sehingga pihaknya siap mempercepat tindakan. Pernyataannya menegaskan komitmen untuk meningkatkan realisasi investasi di Indonesia.
Ia juga menyatakan siap mendorong percepatan kerja sama melalui komunikasi intens. Ia menegaskan, Saya akan dorong semua orang untuk bekerja keras, menegaskan komitmen tersebut. Hasilnya diharapkan mempercepat reformasi kebijakan terkait investasi.
Ia menyatakan memiliki kekuatan anggaran untuk mempengaruhi kebijakan dan bisa mengambil langkah tegas jika diperlukan. Ia menambahkan, Saya sekarang berada di posisi yang lebih kuat dibandingkan jabatan saya sebelumnya, sebagai tanda perubahan posisi sumber daya. Ia juga menyatakan kemampuan untuk mengurangi anggaran kementerian yang memperlambat investasi, sebagai bagian dari upaya menjaga arus investasi.
