Swatch Gandeng Audemars Piguet, Royal Pop Segera Meluncur

Lifestyle Anindya Kirana Putri 25 Mei 2026 06:53 WIB 3
Swatch Gandeng Audemars Piguet, Royal Pop Segera Meluncur

Swatch kembali membuat kejutan di industri horologi setelah resmi bekerja sama dengan Audemars Piguet untuk menghadirkan koleksi anyar bertajuk Royal Pop. Kolaborasi ini langsung menyita perhatian publik karena belum ada gambar resmi produk, namun sudah memicu spekulasi luas di kalangan penggemar jam tangan mewah.

Proyek tersebut hadir setelah Swatch sebelumnya sukses besar lewat MoonSwatch bersama Omega dan kolaborasi Blancpain dengan interpretasi baru Fifty Fathoms. Kini, peluncuran Royal Pop dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 16 Mei, dengan distribusi terbatas di toko Swatch tertentu, terutama di Amerika Serikat.

Swatch dan Audemars Piguet

Kolaborasi Swatch dengan Audemars Piguet dinilai mengejutkan karena kedua merek tidak berada dalam satu grup bisnis. Berbeda dengan Omega dan Blancpain, Audemars Piguet merupakan rumah jam independen yang punya posisi kuat di segmen mewah.

Langkah ini membuat Royal Pop menjadi proyek yang dipandang lebih berani dibanding kolaborasi Swatch sebelumnya. Publik pun menantikan apakah pendekatan serupa MoonSwatch akan kembali digunakan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Hingga kini, Swatch belum mengumumkan detail resmi mengenai bentuk akhir produk. Namun, sejumlah petunjuk dari materi promosi sudah mengarah pada desain yang berbeda dari jam tangan konvensional.

Bocoran desain Royal Pop

Teaser awal yang dirilis Swatch menampilkan tali berwarna cerah yang menyerupai gantungan atau lanyard. Elemen itu memunculkan dugaan bahwa Royal Pop akan hadir dalam format jam saku atau aksesori yang bisa dikenakan dengan cara unik.

Selain itu, desainnya disebut mengadopsi karakter khas Royal Oak milik Audemars Piguet. Bentuk oktagonal yang ikonis diperkirakan menjadi identitas utama dalam koleksi tersebut.

Swatch juga menampilkan instalasi promosi bertema pop-art di sejumlah gerai internasional. Visual yang digunakan terinspirasi dari karya Andy Warhol, lengkap dengan warna cerah dan ilustrasi mesin otomatis Sistem51 milik Swatch.

Jadwal rilis dan distribusi

Peluncuran perdana Royal Pop dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 16 Mei. Produk ini hanya akan tersedia secara langsung di toko Swatch tertentu, sehingga distribusinya dipastikan sangat terbatas.

Strategi tersebut berpotensi menciptakan antrean panjang, seperti yang pernah terjadi pada perilisan MoonSwatch. Saat itu, tingginya permintaan membuat banyak konsumen rela mengantre sejak pagi di berbagai kota dunia.

Untuk sementara, Swatch belum mengumumkan harga resmi produk ini. Meski demikian, pasar memperkirakan harganya akan tetap lebih terjangkau dibanding jam tangan Audemars Piguet asli.

Warisan pop dalam horologi

Konsep Pop bukan hal baru bagi Swatch karena merek ini pernah menghadirkannya pada 1986. Saat itu, jam dapat dilepas dari bingkainya dan digunakan sebagai bros, gantungan tas, hingga jam saku.

Arah kampanye terbaru membuat banyak pihak meyakini Royal Pop akan menghidupkan kembali ide serupa. Dengan pendekatan itu, produk ini tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga sebagai aksesori gaya hidup.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan pandangan mantan CEO Audemars Piguet, François-Henry Bennahmias, yang menilai kerja sama seperti MoonSwatch mampu mengenalkan horologi kepada generasi muda. Ia menyebut kolaborasi semacam itu tidak mengganggu integritas merek mewah, melainkan membuka pintu bagi audiens baru.

Secara historis, Audemars Piguet memang memiliki rekam jejak kuat dalam pembuatan jam saku dan karya kompleks lainnya. Salah satu modelnya, Grosse Pièce, bahkan pernah terjual hingga US$ 7,7 juta dalam lelang Sotheby’s, yang menunjukkan nilai tinggi warisan jam tangan mereka.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!