Solusi Sinergi Digital Luncurkan Internet Murah di Tiga Wilayah

Teknologi BRH 31 Mei 2026 04:50 WIB 4
Solusi Sinergi Digital Luncurkan Internet Murah di Tiga Wilayah

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), emiten afiliasi Hashim Djojohadikusumo, resmi menghadirkan layanan internet murah di Jawa, Maluku, dan Papua melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama. Layanan tersebut masuk dalam program Internet Rakyat atau IRA, dengan target memperluas akses masyarakat terhadap konektivitas digital yang lebih terjangkau.

IRA menawarkan layanan fixed broadband berkecepatan hingga 100 Mbps dengan harga Rp100.000. Perseroan menyebut kehadiran layanan ini sebagai upaya menjawab kebutuhan internet berkualitas, sekaligus mendorong pemerataan akses pendidikan, ekonomi digital, layanan publik, dan hiburan di berbagai daerah.

Internet rakyat diperluas

Direktur Solusi Sinergi Digital, Shannedy Ong, mengatakan peluncuran IRA merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan fixed broadband berkualitas di seluruh Indonesia. Ia menilai akses internet yang terjangkau menjadi kebutuhan mendasar dalam mendukung aktivitas masyarakat di era digital.

Menurut dia, program ini dirancang untuk membantu menjembatani kesenjangan digital yang masih terjadi di banyak wilayah. Dengan harga yang lebih rendah, masyarakat diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk terhubung dengan layanan digital.

Shannedy menyampaikan keterangan tersebut dalam pernyataan tertulis pada Selasa, 26 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa pemerataan akses internet merupakan langkah penting untuk membuka partisipasi masyarakat dalam ekonomi digital.

Harga dan kecepatan layanan

Internet Rakyat menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps dengan biaya berlangganan Rp100.000. Skema harga ini diposisikan sebagai alternatif bagi masyarakat yang selama ini menghadapi tarif internet fixed broadband yang relatif tinggi.

Perseroan menilai biaya akses internet di Indonesia masih lebih mahal dibandingkan sejumlah negara di kawasan ASEAN. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama hadirnya layanan yang diklaim lebih terjangkau bagi konsumen.

Dengan paket harga tersebut, perusahaan berharap lebih banyak rumah tangga dan pelaku usaha kecil dapat memanfaatkan internet cepat. Akses yang lebih murah dinilai dapat membantu produktivitas sekaligus memperluas kegiatan ekonomi digital.

Infrastruktur sudah tersedia

Shannedy menyebut infrastruktur IRA didukung oleh lebih dari 550 site aktif dan 3.189 radio units yang telah terinstal. Seluruh jaringan itu disebut telah beroperasi di lebih dari 82 kota dan kabupaten di Jawa, Maluku, dan Papua.

Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi fondasi penting bagi perluasan layanan internet fixed broadband. Perseroan menilai kesiapan jaringan akan membantu memastikan layanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan stabil.

Langkah ini juga diharapkan mempercepat penyebaran layanan digital di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan konektivitas. Dengan dukungan jaringan yang sudah terbentuk, perusahaan optimistis program IRA dapat berjalan lebih efektif.

Dampak bagi ekonomi digital

Perseroan menilai pemerataan akses internet akan menjadi salah satu fondasi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Akses yang lebih luas diyakini dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan pendidikan daring, perdagangan digital, hingga layanan publik berbasis internet.

Selain itu, ketersediaan internet yang lebih terjangkau dinilai penting untuk mendukung hiburan dan berbagai peluang baru di era digital. Masyarakat di daerah juga berpeluang memperoleh manfaat yang lebih besar dari perkembangan teknologi.

Melalui IRA, Solusi Sinergi Digital berupaya memperkuat posisinya di pasar internet murah sekaligus menjawab kebutuhan konektivitas nasional. Perusahaan berharap layanan ini dapat menjadi salah satu solusi atas kesenjangan digital yang masih terjadi di Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!