Marc Jacobs Resmi Beralih ke WHP Global

Lifestyle Clara Monica 31 Mei 2026 18:35 WIB 2
Marc Jacobs Resmi Beralih ke WHP Global

Marc Jacobs memasuki babak baru setelah hampir tiga dekade berada di bawah naungan LVMH. Pada Kamis, 14 Mei 2026, grup fashion mewah itu mengumumkan telah mencapai kesepakatan final untuk menjual merek Marc Jacobs kepada WHP Global. Meski nilai transaksi tidak diungkap, kesepakatan ini menandai perubahan besar dalam peta kepemilikan brand fesyen global.

WHP Global dikenal sebagai pemilik sejumlah merek, termasuk Vera Wang, Rag & Bone, dan G-Star. Dalam transaksi ini, G-III Apparel Group juga ikut terlibat melalui perusahaan patungan baru bersama WHP Global. Marc Jacobs sendiri dipastikan tetap bertahan sebagai pendiri dan creative director, sehingga arah kreatif label itu tidak berubah secara langsung.

Kesepakatan Baru Marc Jacobs

LVMH menyebut kesepakatan tersebut sebagai bagian dari penataan portofolio bisnisnya. Penjualan Marc Jacobs dilakukan setelah merek itu berada lama dalam ekosistem perusahaan asal Prancis tersebut. Langkah ini menegaskan perubahan strategi di tengah dinamika industri mode mewah yang semakin kompetitif.

Meski angka transaksi tidak diumumkan, kesepakatan final telah dikonfirmasi oleh LVMH. WHP Global kini mengambil alih kepemilikan brand dengan dukungan G-III Apparel Group melalui perusahaan patungan baru. Struktur ini memberi ruang bagi pengelolaan merek yang lebih fleksibel di pasar global.

Peralihan kepemilikan tersebut dipandang penting karena Marc Jacobs memiliki posisi kuat di segmen fesyen premium. Nama merek ini dikenal luas lewat koleksi runway, tas, dan aksesori yang memiliki basis penggemar loyal. Karena itu, transisi ini menjadi perhatian besar di industri fashion internasional.

Respons LVMH dan Jacobs

Chairman sekaligus CEO LVMH, Bernard Arnault, memberikan apresiasi terhadap sosok Marc Jacobs. Ia menyebut desainer asal Amerika Serikat itu memiliki kreativitas langka dan visi yang unik. Pernyataan itu menunjukkan hubungan yang tetap positif di tengah perubahan kepemilikan merek.

Marc Jacobs juga menyampaikan rasa terima kasihnya melalui unggahan di Instagram. Ia menuliskan apresiasi kepada Bernard Arnault dan keluarga LVMH atas dukungan serta kepercayaan selama hampir 30 tahun. Ucapan tersebut menegaskan kedekatan profesional yang telah terbangun panjang.

Dalam pernyataannya, Jacobs menyebut kesempatan bekerja bersama keluarga Arnault dan LVMH sebagai kehormatan besar. Nada komunikasinya memperlihatkan perpisahan yang berlangsung dalam suasana saling menghargai. Hal itu menjadi sinyal bahwa transisi bisnis dilakukan secara terencana dan elegan.

Peran Marc Jacobs Tetap Utuh

Meski brand berpindah tangan, posisi Marc Jacobs di dalam label dipastikan tidak berubah. Ia akan tetap memimpin koleksi runway dan menentukan arah kreatif merek tersebut. Keputusan ini penting untuk menjaga identitas desain yang selama ini melekat pada brand.

Keberlanjutan peran pendiri menjadi faktor krusial dalam industri fashion mewah. Banyak merek bergantung pada figur kreatif utama agar karakter desain tetap konsisten di mata konsumen. Dalam kasus Marc Jacobs, kesinambungan itu tampaknya dijaga agar nilai merek tidak tergerus.

Model seperti ini juga memberi sinyal bahwa pemilik baru tidak ingin melakukan perubahan drastis. Dengan tetap mempertahankan sang pendiri, WHP Global berupaya menjaga kredibilitas dan daya tarik komersial label. Strategi tersebut lazim digunakan saat merek premium memasuki fase kepemilikan baru.

Dampak bagi Industri Fashion

Perpindahan Marc Jacobs ke WHP Global menunjukkan maraknya konsolidasi di industri fashion global. Perusahaan besar kini semakin selektif dalam mengelola portofolio merek agar lebih efisien dan adaptif. Dalam situasi seperti ini, brand dengan warisan kuat tetap menjadi aset bernilai tinggi.

Langkah tersebut juga memperlihatkan bagaimana merek mode dapat terus hidup melalui struktur kepemilikan yang berubah. Selama identitas kreatif dijaga, perubahan pemilik tidak selalu mengurangi relevansi di pasar. Sebaliknya, transisi yang tepat dapat membuka peluang ekspansi baru.

Dengan dukungan WHP Global dan G-III Apparel Group, Marc Jacobs memasuki fase baru yang berpotensi memperluas jangkauan bisnisnya. Publik kini menunggu bagaimana strategi baru itu diterjemahkan ke dalam produk dan koleksi mendatang. Bagi industri fashion, transaksi ini menjadi salah satu sorotan penting pada tahun berjalan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!