Nicholas Galitzine Jalani Diet 5.000 Kalori untuk He-Man

Lifestyle Nadia Safira Putri 31 Mei 2026 19:31 WIB 2
Nicholas Galitzine Jalani Diet 5.000 Kalori untuk He-Man

Nicholas Galitzine menjalani transformasi fisik besar-besaran demi memerankan He-Man dalam film Masters of the Universe. Aktor asal Inggris itu mengaku harus mengubah pola makan dan rutinitas latihannya secara ekstrem agar tubuhnya terlihat lebih berisi dan berotot.

Dalam wawancara dengan E! News, bintang Red, White & Royal Blue tersebut menjelaskan bahwa target utamanya adalah menambah massa tubuh dalam waktu singkat. Ia pun menghabiskan hari-harinya dengan latihan intens dan asupan kalori tinggi, yang pada fase tertentu mencapai 5.000 kalori per hari.

Transformasi fisik Nicholas

Nicholas Galitzine menyadari tuntutan peran He-Man tidak sekadar soal akting, tetapi juga perubahan fisik yang signifikan. Ia harus tampil dengan tubuh yang mencerminkan karakter ikonik tersebut di layar lebar.

Pria berusia 31 tahun itu mengatakan bahwa persiapan dimulai dengan fokus utama pada penambahan ukuran tubuh. Langkah itu diambil agar ia bisa membangun massa otot secara cepat sebelum proses syuting berjalan penuh.

Menurut Nicholas, target awalnya adalah menambah massa tubuh sebanyak mungkin dalam waktu yang relatif singkat. Kondisi tersebut membuat program latihannya terus disesuaikan dari waktu ke waktu.

Ia menjelaskan bahwa semua perubahan dilakukan dengan pengawasan ketat selama masa persiapan film. Karena itu, pola makan dan latihan yang dijalani harus benar-benar mendukung kebutuhan peran.

Latihan intens setiap hari

Nicholas mengungkapkan bahwa rutinitas latihannya dijalankan setiap hari dalam seminggu. Pola itu menuntut disiplin tinggi agar tubuhnya bisa berkembang sesuai target produksi film.

Ia menyebut latihan yang dijalani berlangsung intens dan menguras energi. Di tengah proses itu, fokus utamanya tetap pada pembentukan otot dan peningkatan massa tubuh.

Latihan beban menjadi bagian penting dari program tersebut, terutama pada fase awal persiapan. Durasi latihannya pun cukup panjang, sehingga membutuhkan ketahanan fisik dan mental yang kuat.

Nicholas menegaskan bahwa proses itu bukan hal yang mudah untuk dijalani. Namun, ia memahami bahwa tuntutan karakter mengharuskannya bekerja keras sejak awal.

Asupan kalori tinggi

Selain latihan, pola makan Nicholas juga berubah drastis selama mempersiapkan peran. Ia mengaku sempat mengonsumsi hingga 5.000 kalori per hari untuk membantu pembentukan tubuh.

Asupan itu dipilih agar tubuhnya memiliki energi cukup untuk menjalani latihan berat. Di saat yang sama, kalori tinggi dibutuhkan untuk mendukung peningkatan massa otot.

Ia menyebut bahwa pada tahap tertentu, fokusnya adalah membangun tubuh sebanyak mungkin. Karena itu, pengaturan makanan menjadi salah satu faktor paling krusial dalam proses transformasinya.

Program makan tersebut tidak bersifat permanen, melainkan menyesuaikan perkembangan syuting. Ketika kebutuhan tubuh berubah, pola makan pun ikut diatur kembali agar hasilnya tetap optimal.

Persiapan karakter He-Man

Nicholas menilai idealnya seorang aktor punya waktu lebih panjang untuk hidup sebagai karakter yang dimainkan. Namun, dalam proyek ini, waktu persiapan berjalan lebih singkat dari harapan awal.

Ia mengatakan bahwa program latihan terus berubah seiring proses syuting berlangsung. Situasi itu membuat persiapannya tidak sepenuhnya statis, melainkan mengikuti kebutuhan produksi.

Di fase awal, seluruh energi diarahkan untuk memperbesar tubuh dan menambah massa otot. Setelah itu, pendekatan latihan dibuat lebih efisien agar tetap relevan dengan jadwal kerja di lokasi syuting.

Transformasi fisik tersebut menunjukkan besarnya komitmen Nicholas terhadap peran He-Man. Dengan disiplin tinggi dan pola hidup ketat, ia berupaya menghadirkan karakter yang meyakinkan bagi penonton.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!