SMA Negeri 1 Bintan Pesisir Dinobat Sekolah Teladan Digital

Teknologi Moh. Royhan Nahado 13 Mei 2026 12:17 WIB 9
SMA Negeri 1 Bintan Pesisir Dinobat Sekolah Teladan Digital

Pada malam penganugerahan di Hotel Sultan pada Jumat, 17 April 2026, SMA Negeri 1 Bintan Pesisir di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, dinobatkan sebagai Sekolah Teladan Digital. Penghargaan ini menandai capaian transformasi pembelajaran berbasis teknologi yang diterapkan sekolah meski berada di pulau terpencil.

Pulau Gin Besar menjadi lokasi sekolah yang berjarak sekitar 1 jam 15 menit dari pusat keramaian, dengan akses internet yang sebelumnya menjadi kendala utama. Meskipun demikian, para pendidik dan tenaga kependidikan menunjukkan inovasi melalui pemanfaatan teknologi, termasuk Starlink, untuk memperkaya pembelajaran.

Hambatan Digital

Sekolah ini berada di Pulau Gin Besar, Desa Numbing, Kabupaten Bintan, sehingga jarak tempuh ke pusat keramaian cukup jauh. Para murid berasal dari tiga pulau yang berbeda, sehingga proses penjemputan menjadi tantangan. Akses transportasi utama adalah satu armada bus pemerintah yang melayani jenjang SMA dan SD.

Secara kebijakan, sekolah termasuk wilayah 3T berdasarkan Permendikbud Ristek No 160/P/2021, menandakan keterpelukaan dan tertinggal. Selain itu, fasilitas transportasi yang ada terbatas karena hanya memiliki satu bus untuk penjemputan. Jarak dari pelabuhan ke sekolah mencapai empat hingga lima kilometer, menuntut murid menempuh darat sebelum berangkat.

Biaya operasional sekolah bergantung pada Dana BOS Reguler yang terbatas karena jumlah murid kurang dari seratus orang. Namun, alokasi Dana BOS Kinerja sedikit banyak membantu pembelian prasarana dan kebutuhan pembelajaran. Penyediaan fasilitas digital untuk pembelajaran masih bertahap karena keterbatasan anggaran.

Dampak dan Prestasi

Para guru SMA Negeri 1 Bintan Pesisir memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran. Mereka membuat media pembelajaran sendiri, berupa video, blog, LMS, dan gim edukasi. Beberapa guru juga memanfaatkan virtual reality, augmented reality, dan pemrograman untuk mengajar konsep sulit.

Beberapa inisiatif meliputi penerapan manajemen pembelajaran terintegrasi berbasis AI dan penggunaan sistem asesmen digital. Guru-guru menggunakan platform digital untuk presentasi, evaluasi, dan kolaborasi antar kelas. Penerapan tersebut membuat pembelajaran lebih efektif, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa.

Transformasi digital membawa dampak nyata bagi prestasi sekolah. Dua guru, Nurjaman (2020) dan Anggi (2024), dinobatkan sebagai Duta Teknologi melalui ajang PembaTIK dan meraih pengakuan ASN Berprestasi. Pada 2025, tim sekolah berpartisipasi dalam FT2025 ASEAN-JAPAN Exchange Program For Secondary School Education, dan meraih Acer Smart School Award 2024 serta menjuarai Hackathon Rumah Pendidikan tingkat nasional pada 2025.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!