Skims Digugat Brand Kecil New York soal Nama Koleksi

Lifestyle Clara Monica 21 Mei 2026 15:36 WIB 6
Skims Digugat Brand Kecil New York soal Nama Koleksi

Brand shapewear milik Kim Kardashian, Skims, menghadapi gugatan hukum dari label kecil asal New York terkait nama koleksi Fits Everybody. Gugatan itu diajukan oleh Fits Everybody To A T, yang mengklaim telah lebih dulu memakai nama tersebut dan meminta pengadilan menghentikan penggunaan nama oleh Skims.

Perkara ini mencuat setelah dokumen pengadilan setebal 43 halaman diajukan pada 31 Maret di pengadilan distrik New York, Amerika Serikat. Pihak penggugat, yang diwakili pendirinya Denise Cesare, menilai Skims tetap melanjutkan peluncuran koleksi meski sudah menerima pemberitahuan berulang soal hak atas nama merek.

Kronologi Gugatan

Dalam berkas perkara, Denise Cesare menyebut perusahaannya telah menggunakan nama Fits Everybody lebih dulu melalui bisnis kecil yang didanai secara mandiri. Ia menilai penggunaan nama yang sama oleh Skims berpotensi menimbulkan kebingungan di pasar.

Gugatan itu diajukan pada 31 Maret dan menjadi sorotan karena melibatkan merek besar yang identik dengan dunia selebritas. Sementara itu, penggugat adalah brand kecil yang mengandalkan sumber daya terbatas untuk bertahan di industri fesyen.

Menurut dokumen yang dikutip media setempat, pihak Denise mengaku telah memberikan pemberitahuan kepada Skims mengenai klaim hak atas nama tersebut. Namun, koleksi Fits Everybody tetap dipasarkan oleh Skims.

Tuduhan Terhadap Skims

Pihak penggugat menuding Skims mengetahui nama itu sudah digunakan lebih dahulu oleh bisnis kecil milik Denise. Meski demikian, Skims disebut tetap menggunakan nama yang sama karena menilai lawannya tidak cukup kuat untuk menempuh perlawanan hukum.

Tim kuasa hukum Denise menyebut tindakan itu sebagai langkah yang diperhitungkan. Mereka menilai Skims memanfaatkan kekuatan finansial, popularitas Kim Kardashian, dan strategi pemasaran untuk menekan brand kecil tersebut.

Dalam gugatan itu, pihak penggugat juga menyoroti posisi tidak seimbang antara korporasi besar dan usaha independen. Mereka menilai situasi tersebut membuat perlindungan merek menjadi semakin penting bagi pelaku usaha kecil.

Permintaan Penggugat

Denise Cesare meminta pengadilan melarang Skims menggunakan nama Fits Everybody. Selain itu, ia juga menuntut ganti rugi atas dugaan pelanggaran tersebut.

Tuntutan itu mencakup biaya hukum dan keuntungan yang disebut diperoleh dari penggunaan nama koleksi tersebut. Dengan demikian, penggugat berharap ada kompensasi atas dugaan kerugian yang dialami.

Hingga kini, belum ada keterangan rinci mengenai respons resmi dari Skims atas gugatan tersebut. Perkara ini diperkirakan akan menjadi perhatian karena menyangkut perlindungan merek di industri fesyen yang sangat kompetitif.

Dampak Bagi Industri

Kasus ini menambah daftar sengketa merek yang melibatkan label besar dan pelaku usaha kecil. Di industri fesyen, penggunaan nama produk sering menjadi sumber perselisihan karena berkaitan langsung dengan identitas merek.

Selain soal hukum, perkara ini juga menyoroti pentingnya verifikasi hak atas merek sebelum produk diluncurkan. Langkah tersebut dinilai krusial untuk menghindari klaim pelanggaran di kemudian hari.

Bagi brand independen, kemenangan dalam sengketa semacam ini dapat menjadi preseden penting. Sementara bagi merek besar, kasus ini menjadi pengingat bahwa kekuatan pemasaran tidak selalu menghapus risiko hukum.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!