Self-Care Tak Harus Mahal, Bisa Dimulai dari Istirahat

Lifestyle Clara Monica 29 Mei 2026 02:37 WIB 2
Self-Care Tak Harus Mahal, Bisa Dimulai dari Istirahat

Self-care kerap dianggap sebagai liburan mahal, staycation, atau belanja untuk sekadar healing. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat, karena perawatan diri bisa dilakukan dengan cara yang jauh lebih sederhana.

Psikolog Annisa Axelta, M.Psi, menjelaskan bahwa self-care tidak selalu membutuhkan biaya besar. Dalam acara Wolipop bertajuk Kartini di Cartini, ia menegaskan bahwa istirahat, rebahan, hingga me-time juga termasuk bentuk self-care yang valid.

Self-Care Tak Harus Mahal

Annisa menilai masih banyak orang yang mengira self-care harus identik dengan pengeluaran uang. Menurut dia, mitos itu perlu diluruskan karena perawatan diri tidak selalu berbentuk konsumsi atau aktivitas mewah.

Ia menekankan bahwa kebutuhan utama dari self-care adalah memulihkan kondisi fisik dan mental. Karena itu, aktivitas sederhana yang membuat tubuh lebih tenang juga patut dihitung sebagai bentuk merawat diri.

Pandangan ini penting, terutama bagi anak muda yang kerap merasa bersalah saat memilih beristirahat. Padahal, memberi ruang bagi tubuh dan pikiran justru membantu seseorang kembali lebih produktif.

Rebahan Tetap Bernilai

Banyak orang menilai rebahan sebagai kebiasaan yang malas dan tidak bermanfaat. Annisa justru menyebut istirahat seperti itu bisa menjadi self-care, selama dilakukan dengan sadar dan tidak berlebihan.

Menurut dia, me-time sederhana di rumah sudah cukup untuk membantu tubuh kembali rileks. Istirahat memberi kesempatan bagi seseorang untuk berhenti sejenak dari tekanan rutinitas yang padat.

Namun, ia mengingatkan agar waktu beristirahat tetap dikontrol dengan baik. Jika rebahan berlangsung terlalu lama, kebiasaan itu justru bisa mengganggu aktivitas harian dan menurunkan semangat.

Isi Ulang Energi Tubuh

Annisa menjelaskan bahwa self-care pada dasarnya adalah upaya mengisi ulang energi fisik dan mental yang terkuras. Ia mengibaratkan kondisi tubuh seperti baterai yang perlu di-charge kembali agar dapat berfungsi optimal.

Ketika aktivitas harian membuat seseorang merasa kosong dan sangat lelah, self-care berperan sebagai pemulih. Dengan energi yang kembali terisi, seseorang bisa menjalani hari dengan lebih seimbang dan tenang.

Karena itu, self-care bukan sekadar memanjakan diri. Lebih dari itu, self-care merupakan kebutuhan dasar agar tubuh tetap bertenaga dan pikiran tidak mudah kewalahan.

Pilihan Self-Care Sehari-hari

Self-care tidak harus dilakukan dengan traveling atau pergi keluar rumah. Ada banyak pilihan sederhana yang bisa dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing orang.

Annisa menyebut beberapa bentuk self-care, mulai dari istirahat cukup di akhir pekan, membatasi urusan kerja sementara waktu, hingga menolak ajakan jika sedang butuh waktu sendiri. Langkah-langkah kecil seperti itu dapat membantu menjaga kesehatan mental.

Ia juga mencontohkan self-care spiritual, fisik, emosional, dan mental. Beribadah, meditasi, olahraga ringan, journaling, membaca buku, atau belajar hal baru dapat menjadi cara praktis untuk merawat diri setiap hari.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!