Rusia Batasi Internet Mobile Moskow Jelang Parade Victory Day

Teknologi Moh. Royhan Nahado 26 Mei 2026 13:34 WIB 3
Rusia Batasi Internet Mobile Moskow Jelang Parade Victory Day

Pemerintah Rusia akan mematikan akses internet mobile dan layanan SMS di Moskow pada 9 Mei 2026, bertepatan dengan parade Victory Day di Lapangan Merah. Kebijakan ini diambil untuk memperketat pengamanan di tengah kekhawatiran atas potensi serangan drone menjelang agenda tahunan terbesar di Rusia.

Laporan media pertahanan Ukraina, Militarnyi, yang dikutip pada Jumat, 8 Mei 2026, menyebut pembatasan jaringan itu juga disiapkan pada 5 dan 7 Mei. Selain internet mobile, sejumlah layanan digital yang biasa tetap aktif saat pembatasan jaringan disebut ikut diblokir sementara.

Internet mobile dibatasi ketat

Kementerian Pengembangan Digital Rusia disebut telah menginformasikan bahwa akses internet mobile akan dibatasi sepenuhnya selama parade berlangsung. Langkah ini ditempuh untuk mengurangi risiko gangguan keamanan pada saat ribuan personel dan tamu menghadiri acara tersebut.

Pembatasan jaringan tidak hanya berlaku pada hari puncak parade, tetapi juga selama masa persiapan keamanan. Dengan begitu, otoritas dapat mengawasi kondisi lapangan secara lebih ketat sebelum dan sesudah kegiatan utama.

Dalam situasi seperti ini, layanan komunikasi yang bergantung pada jaringan seluler menjadi sangat terbatas. Warga di Moskow diperkirakan kesulitan mengakses informasi, melakukan pembayaran digital, hingga menggunakan aplikasi berbasis lokasi.

Kekhawatiran serangan drone meningkat

Langkah pemadaman layanan komunikasi itu diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran Kremlin terhadap ancaman serangan drone Ukraina. Moskow dinilai menjadi target yang sensitif karena menjadi pusat pemerintahan sekaligus simbol kekuatan militer Rusia.

Militarnyi melaporkan, pembatasan jaringan dipandang sebagai upaya pencegahan agar drone tidak mudah diarahkan atau dikendalikan melalui koneksi seluler. Otoritas Rusia disebut ingin meminimalkan celah yang bisa dimanfaatkan dalam operasi jarak jauh.

Pengamanan ekstra ini menunjukkan bahwa pemerintah Rusia menempatkan ancaman udara sebagai risiko utama menjelang parade. Dalam beberapa hari terakhir, kewaspadaan di ibu kota meningkat seiring dengan mobilisasi perangkat keamanan tambahan.

Pertahanan udara diperkuat

Rusia juga disebut memperkuat sistem pertahanan udara di sekitar Moskow dengan menambah pengerahan rudal S-400. Sejumlah konvoi kendaraan militer pembawa sistem pertahanan itu terlihat bergerak menuju ibu kota dalam beberapa hari terakhir.

Penempatan alat utama sistem senjata tersebut memperlihatkan tingginya prioritas keamanan yang diberikan Kremlin. S-400 dikenal sebagai sistem pertahanan udara jarak jauh yang dirancang untuk menghadapi berbagai ancaman dari udara.

Penguatan pertahanan udara itu dilakukan seiring dengan pembatasan akses digital di kawasan ibu kota. Kombinasi kedua langkah tersebut menegaskan bahwa Rusia sedang bersiap menghadapi skenario terburuk selama perayaan berlangsung.

Parade digelar lebih terbatas

Parade Victory Day tahun ini juga disebut akan digelar dalam format yang lebih terbatas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya sejak 2008, iring-iringan kendaraan tempur berat dan tank militer dikabarkan tidak akan tampil di Lapangan Merah.

Perubahan format ini menunjukkan adanya penyesuaian besar dalam penyelenggaraan peringatan militer paling bergengsi di Rusia. Otoritas tampaknya memilih pendekatan yang lebih tertutup demi menjaga keamanan acara.

Sejak awal Mei, gangguan internet mobile juga sudah dilaporkan terjadi di Moskow dan St. Petersburg. Warga mengeluhkan pembayaran digital, navigasi online, dan aplikasi transportasi ikut terganggu akibat pembatasan jaringan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!