Rusia Batasi Internet dan SMS di Moskow Saat Victory Day

Teknologi BRH 25 Mei 2026 04:10 WIB 5
Rusia Batasi Internet dan SMS di Moskow Saat Victory Day

Pemerintah Rusia berencana mematikan akses internet mobile dan layanan SMS di Moskow pada 9 Mei 2026. Kebijakan ini diberlakukan sebagai bagian dari pengamanan parade Victory Day di Lapangan Merah, yang menjadi agenda simbolik terbesar negara itu.

Laporan media pertahanan Ukraina, Militarnyi, yang dikutip pada Jumat, 8 Mei 2026, menyebut pembatasan jaringan dilakukan untuk mengantisipasi ancaman serangan drone. Langkah tersebut juga disebut akan diterapkan pada 5 dan 7 Mei sebagai rangkaian persiapan keamanan menjelang perayaan tahunan tersebut.

Pembatasan Internet Moskow

Kementerian Pengembangan Digital Rusia dikabarkan telah memberi pemberitahuan bahwa akses internet mobile akan dibatasi sepenuhnya selama parade berlangsung. Pembatasan ini diperkirakan berdampak pada komunikasi warga, termasuk akses ke layanan berbasis data yang biasa digunakan sehari-hari.

Tidak hanya internet mobile, layanan pesan singkat atau SMS juga disebut ikut terdampak. Sejumlah platform digital yang biasanya masih bisa digunakan saat pembatasan jaringan diberlakukan, juga dilaporkan akan diblokir sementara.

Langkah tersebut memperlihatkan tingginya kewaspadaan Kremlin terhadap potensi ancaman di ibu kota. Otoritas Rusia tampak ingin menekan risiko gangguan keamanan di tengah sorotan internasional terhadap parade militer itu.

Dalam kondisi seperti ini, pembatasan jaringan menjadi instrumen pengamanan tambahan yang dinilai paling cepat diterapkan. Namun, kebijakan tersebut sekaligus berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada konektivitas digital harian.

Ancaman Drone Diantisipasi

Militarnyi menyebut kekhawatiran utama Rusia adalah kemungkinan serangan drone Ukraina ke wilayah Moskow. Ancaman itu dianggap meningkat menjelang parade Victory Day, yang selama ini diposisikan sebagai ajang unjuk kekuatan militer Rusia.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Rusia juga memperkuat sistem pertahanan udara di sekitar Moskow. Salah satu langkah yang dilaporkan adalah penambahan pengerahan sistem rudal pertahanan udara jarak jauh S-400.

Sejumlah konvoi kendaraan militer pembawa sistem pertahanan udara bahkan terlihat bergerak menuju ibu kota Rusia dalam beberapa hari terakhir. Pergerakan itu memperkuat dugaan bahwa pengamanan parade dilakukan dalam skala lebih ketat dari biasanya.

Penguatan pertahanan udara menunjukkan bahwa otoritas Rusia tidak hanya mengandalkan pembatasan jaringan digital. Mereka juga menyiapkan perlindungan fisik terhadap kemungkinan ancaman yang datang dari udara.

Parade Lebih Terbatas

Parade Victory Day tahun ini disebut akan berlangsung dalam format yang lebih terbatas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu perubahan yang disorot adalah tidak adanya iring-iringan kendaraan tempur berat dan tank militer di Lapangan Merah.

Jika benar diterapkan, keputusan itu menandai perubahan besar dalam tradisi parade tahunan Rusia. Selama ini, kendaraan lapis baja dan alutsista berat menjadi elemen utama yang kerap ditampilkan untuk menunjukkan kekuatan militer negara tersebut.

Pembatasan format parade dapat dibaca sebagai langkah penyesuaian terhadap situasi keamanan yang dinilai lebih rentan. Pemerintah tampaknya memilih pendekatan yang lebih hati-hati agar perayaan tetap berjalan tanpa insiden.

Di sisi lain, penyederhanaan parade juga berpotensi memengaruhi pesan politik yang ingin disampaikan Kremlin. Tanpa demonstrasi alutsista secara penuh, citra kekuatan militer yang biasanya ditekankan bisa terlihat lebih dibatasi.

Gangguan Digital Meluas

Sebelumnya, gangguan internet mobile juga mulai dilaporkan terjadi di Moskow dan St. Petersburg sejak awal Mei. Warga mengeluhkan layanan digital yang terganggu, mulai dari pembayaran online, navigasi, hingga aplikasi transportasi.

Keluhan tersebut menunjukkan bahwa dampak pembatasan jaringan tidak hanya terasa pada saat parade. Aktivitas harian masyarakat di dua kota besar Rusia itu ikut terdampak sejak langkah pengamanan mulai diperketat.

Ketergantungan pada layanan digital membuat pembatasan semacam ini menimbulkan efek berantai bagi mobilitas warga. Saat koneksi terputus, berbagai layanan yang biasanya berjalan otomatis ikut melambat atau tidak dapat diakses.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana kebijakan keamanan dapat langsung bersinggungan dengan kebutuhan publik. Di Moskow, pengamanan parade Victory Day kini bukan hanya soal pertahanan, tetapi juga soal pengendalian ruang digital.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!