Rifky Alhabsyi Menangis Sambut Kelahiran Anak Pertama

Lifestyle Nadia Safira Putri 24 Mei 2026 05:28 WIB 8
Rifky Alhabsyi Menangis Sambut Kelahiran Anak Pertama

Kebahagiaan tengah menyelimuti aktor Rifky Alhabsyi setelah resmi menyandang status ayah bersama sang istri usai menanti kehadiran buah hati selama sembilan tahun. Perjalanan panjang yang dipenuhi harap, air mata, dan perjuangan itu akhirnya terbayar lunas dengan kelahiran anak pertama mereka.

Rifky mengisahkan momen menegangkan saat sang istri menjalani operasi caesar, terlebih ketika dokter sempat menyiapkan ruang NICU karena kondisi bayi dikhawatirkan belum stabil. Namun, detik-detik setelah sang bayi menangis dan bobotnya dinyatakan hampir 2,5 kilogram, rasa cemas itu berubah menjadi syukur yang mendalam.

Perjuangan Panjang Rifky

Rifky mengaku sempat diliputi ketakutan besar saat mendengar arahan medis terkait kemungkinan bayi harus dirawat di NICU. Saat itu, berat sang bayi disebut hanya 2,2 kilogram, sehingga ia bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

Suasana ruang operasi membuatnya kian tegang karena ia menyaksikan langsung proses medis yang dijalani sang istri. Ketika bayi akhirnya lahir dan menangis, Rifky merasa beban berat di dadanya perlahan terangkat.

Baginya, momen itu menjadi jawaban atas doa yang dipanjatkan selama bertahun-tahun. Ia menyebut kelahiran tersebut sebagai hadiah terbesar setelah penantian yang sangat panjang.

Pengalaman yang Mengguncang

Rifky tak menutupi bahwa dirinya sempat syok saat melihat proses bedah caesar secara langsung. Pengalaman itu, menurutnya, membuat kakinya gemetar dan pikirannya dipenuhi rasa iba kepada sang istri.

Ia menyadari bahwa perjuangan seorang ibu jauh lebih besar daripada yang selama ini dibayangkan. Rasa sakit dan ketegangan di ruang operasi membuatnya semakin menghargai pengorbanan perempuan yang melahirkan.

Emosi Rifky memuncak saat mengenang detik-detik tersebut, karena ia melihat sendiri bagaimana sang istri berjuang demi buah hati mereka. Dari pengalaman itu, ia mengaku semakin hormat kepada seluruh ibu di dunia.

Ujian Selama Sembilan Tahun

Perjalanan menuju orang tua tidak berlangsung mudah bagi pasangan ini. Pada 2018, mereka sempat menghadapi kehamilan di luar kandungan yang menjadi pukulan berat bagi keluarga kecil tersebut.

Ujian berlanjut pada 2022 ketika sang istri menjalani operasi tuba falopi. Kondisi itu sempat membuat mereka berada di titik terendah dan hampir menyerah pada keadaan.

Meski demikian, Rifky dan istri memilih bangkit dan kembali mencoba melalui program bayi tabung pada 2025. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil dan membawa kebahagiaan yang selama ini dinantikan.

Ayah Baru yang Protektif

Rifky mengaku momen pertama kali menggendong putranya menjadi pengalaman paling emosional dalam hidupnya. Dengan suara bergetar, ia langsung melantunkan azan sebagai bentuk sambutan penuh syukur.

Sejak resmi menjadi ayah, sikap Rifky ikut berubah menjadi lebih posesif terhadap sang buah hati. Meski baru lima hari menjalani peran itu, ia sudah terbiasa begadang demi membantu sang istri memberikan ASI eksklusif.

Bagi Rifky, kehadiran anak pertama bukan hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga tanggung jawab baru yang besar. Ia kini ingin memastikan keluarga kecilnya mendapat perhatian dan kasih sayang terbaik.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!