Ratu Sofya Bantah Somasi Ibu dan Ayah

Lifestyle Nadia Safira Putri 28 Mei 2026 03:15 WIB 3
Ratu Sofya Bantah Somasi Ibu dan Ayah

Ratu Sofya membantah kabar yang menyebut dirinya telah melayangkan somasi kepada ibu kandungnya, Intan, maupun ayahnya. Pernyataan itu disampaikan saat ia ditemui di kawasan Jakarta pada Sabtu, 23 Mei 2026, di tengah polemik yang menyeret dirinya usai bicara soal proses produksi film Dosa.

Ia menegaskan tidak pernah mengirimkan somasi kepada kedua orang tuanya, sekaligus menyampaikan bahwa persoalan keluarga yang dihadapinya telah berlangsung hampir dua tahun. Konflik tersebut, menurut Ratu Sofya, tidak hanya menguras emosi, tetapi juga mulai berdampak pada pekerjaan yang dijalaninya di dunia hiburan.

Ratu Sofya Bantah Somasi

Ratu Sofya membantah tegas tudingan bahwa ia pernah melayangkan somasi kepada ibunya, Intan. Ia juga memastikan hal yang sama berlaku untuk sang ayah, yang disebut ikut terseret dalam kabar tersebut. Saat ditemui, ia menegaskan, “Tidak ada somasi, saya tidak pernah mensomasi ibu saya.”

Menurut Ratu Sofya, informasi yang beredar tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi di keluarganya. Ia menilai persoalan tersebut lebih tepat disebut sebagai urusan internal yang selama ini diupayakan untuk diselesaikan. Namun, ia mengakui upaya itu belum menghasilkan jalan keluar yang diharapkan.

Ia juga menyebut bahwa dirinya sempat berusaha menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Meski demikian, proses itu tidak berjalan mulus dan belum menemukan titik temu. Ratu Sofya menegaskan dirinya tidak ingin memperpanjang kabar yang berkembang di ruang publik.

Ratu Sofya dan Konflik Keluarga

Ratu Sofya mengungkapkan bahwa persoalan keluarga yang dialaminya telah berlangsung hampir dua tahun. Menurut dia, kondisi tersebut cukup memengaruhi ketenangan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ia menyebut rasa lelah sudah pasti muncul karena masalah itu belum juga selesai.

Dalam keterangannya, Ratu Sofya menegaskan bahwa ia telah berusaha mencari penyelesaian. Ia mengatakan berbagai upaya sudah dilakukan agar hubungan keluarga dapat membaik. Akan tetapi, hingga kini permasalahan tersebut masih belum menemukan penyelesaian yang tuntas.

Ratu Sofya tidak merinci lebih jauh soal bentuk konflik yang terjadi di lingkup keluarganya. Ia memilih berhati-hati agar persoalan itu tidak semakin melebar ke ranah publik. Sikap tersebut menunjukkan keinginannya menjaga urusan pribadi tetap berada di jalur tertutup.

Ratu Sofya Soroti Produksi Film

Selain soal keluarga, Ratu Sofya juga menyinggung proses produksi film Dosa yang menurutnya menyisakan persoalan lain. Ia mengaku tidak nyaman dengan adanya adegan intim dalam produksi tersebut. Dalam penjelasannya, ia menilai situasi itu turut memengaruhi kondisi mentalnya.

Ratu Sofya juga mengungkap tidak adanya intimacy coordinator selama proses produksi berlangsung. Profesi ini lazim digunakan dalam industri film untuk memastikan adegan sensitif dijalankan secara aman, nyaman, dan profesional. Menurutnya, ketiadaan pendamping semacam itu menjadi salah satu catatan penting dalam pengalamannya.

Dalam perkembangan sebelumnya, ibunda Ratu Sofya, Intan, sempat menyebut dirinya disomasi oleh anaknya. Intan juga mengatakan diminta mengembalikan seluruh uang syuting film Dosa yang disebut telah dilakukan pada 2024. Pernyataan yang saling bertolak belakang ini membuat polemik semakin menjadi sorotan publik.

Ratu Sofya Pilih Privasi

Meski isu terus berkembang, Ratu Sofya menegaskan bahwa ia tidak ingin membahas komunikasi dengan keluarga secara terbuka. Ia meminta agar masalah tersebut diselesaikan secara pribadi, bukan menjadi konsumsi publik. Baginya, urusan rumah tangga tidak semestinya dibawa terlalu jauh ke ruang media.

Ia juga menolak memberikan jawaban detail ketika ditanya apakah penyelesaian secara kekeluargaan pernah ditempuh. Ratu Sofya menilai ada batas yang perlu dijaga demi kepentingan pribadi dan keluarganya. Karena itu, ia memilih berhenti pada pernyataan bahwa semua itu ingin diselesaikan dengan cara yang lebih tertutup.

Di akhir keterangannya, Ratu Sofya menyampaikan kekecewaan atas pernyataan pihak HAS Pictures dalam konferensi pers sebelumnya. Ia menilai momen itu menjadi alasan mengapa ia akhirnya angkat bicara ke hadapan publik. “Pastinya saya kecewa,” ujarnya, seraya menegaskan bahwa persoalan tersebut ingin ia selesaikan secara pribadi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!