Raffi Ahmad menghadiri acara Tujuh Bulanan yang digelar di kediaman Nagita di Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu 14 Juni 2015. Ia sempat tertahan di perjalanan karena macet setelah menjalani program di Bogor. Kehadiran Raffi kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di acara keluarga meski sempat dihadapkan pada gangguan perjalanan.
Raffi mengenakan koko biru muda dan peci, sementara pengajian di acara itu telah usai. Ia tiba dengan wajah basah oleh keringat, namun tetap menyapa tamu undangan dengan senyum ramah. Kehadirannya menambah kehangatan suasana di kediaman Nagita.
Perjalanan Menuju Acara
Perjalanan Raffi menuju kediaman Nagita di Tebet sempat terhambat oleh kemacetan yang panjang, membuat waktunya berjalan lebih lambat dari rencana. Kendaraan yang melintas membuatnya harus berhenti sejenak untuk mengecek jadwal. Ia pun mempertimbangkan alternatif transport untuk bisa tiba tepat waktu.
Rantai sepeda motor yang ditumpanginya putus di tengah perjalanan, sehingga ia harus berhenti lagi. Setelah itu, Raffi berganti ke ojek yang melayani rute tersebut. Ojek yang ia tumpangi juga mengalami insiden kecil dengan mobil di jalur yang sama.
Kendala ini membuat kedatangan Raffi ke acara tertunda meski berlangsung tidak lama. Ia akhirnya melanjutkan perjalanan meski keringat membasahi wajahnya. Sesampainya di kediaman Nagita, ia langsung disambut oleh keluarga dan tamu lain yang telah hadir.
Kejadian di Jalan
Rantai motor yang putus menjadi titik awal kendala perjalanan Raffi menuju acara. Ia kemudian beralih ke ojek untuk melanjutkan perjalanan, dengan harapan bisa mencapai lokasi tepat waktu. Namun, ojek yang ditumpangi tidak lepas dari risiko dan sempat menabrak mobil di jalan tersebut.
Insiden-insiden itu sempat menunda kehadiran Raffi meski ia berupaya sampai dengan aman. Ia menjelaskan kejadian itu secara rinci ketika ditemui di kediaman Nagita. Momen tersebut menjadi sorotan publik jelang acara.
Para penggemar yang menunggu di kediaman Nagita tetap sabar menantikan kedatangannya. Raffi berupaya menjaga sikap ramah meskipun kendala teknis sempat mengganggu ritme kedatangan. Akhirnya, ia berhasil tiba dan memberi salam kepada kerabat serta tamu undangan.
Akhir Perjalanan & Acara
Sesampainya di kediaman Nagita, Raffi langsung mengikuti pengajian yang telah disiapkan. Ia mengenakan koko biru muda dengan peci baru sebagai penampilan. Rangkaian acara masih akan dilanjutkan dengan adat Jawa mitoni, yang mencakup prosesi ganti pakaian dan potong kelapa.
Alhasil, suasana pengajian berlangsung khusyuk meski cerita perjalanan menjadi pembuka pembicaraan. Raffi mengungkapkan harapannya agar semua rangkaian acara berjalan lancar ke depannya. Ia menyatakan syukur bisa hadir meski sempat mengalami hambatan.
Rangkaian mitoni akan dilanjutkan dengan prosesi ganti baju dan potong kelapa, sebagaimana adat Jawa yang ditampilkan malam itu. Kediaman Nagita dipersiapkan untuk menyambut seluruh rangkaian acara hingga akhir acara. Tim penyelenggara memastikan kelancaran seluruh rangkaian acara tanpa hambatan.
