Purbaya Yudhi Sadewa Yakin IHSG Dekati Titik Terendah

Forex & Saham Stanislaus Firstyan Gratia 01 Juni 2026 18:56 WIB 4
Purbaya Yudhi Sadewa Yakin IHSG Dekati Titik Terendah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pasar saham Indonesia masih memiliki prospek cerah meski dalam beberapa waktu terakhir bergerak fluktuatif dan sempat tertekan cukup dalam. Ia bahkan menyebut posisi indeks saham saat ini sudah mendekati titik terendah atau bottom. Pandangan itu ia sampaikan dalam Jogja Financial Festival 2026 saat menjawab pertanyaan tentang arah pergerakan indeks ke depan. Menurutnya, peluang kenaikan masih besar karena ekonomi nasional diperkirakan terus membaik.

Purbaya menegaskan pemerintah bersama Presiden Prabowo sedang menjalankan reformasi ekonomi secara serius untuk memperkuat fundamental nasional. Ia menyebut perbaikan pondasi ekonomi akan memberi dampak positif terhadap pasar modal dan kepercayaan investor. Dalam pandangannya, siklus bisnis yang wajar memang selalu bergerak naik dan turun, tetapi fase ekspansi bisa berlangsung lama jika reformasi dijalankan dengan konsisten. Karena itu, ia meminta masyarakat melihat pasar saham dalam horizon jangka panjang.

Prospek IHSG Menurut Purbaya

Purbaya menyampaikan keyakinannya bahwa IHSG masih berpeluang naik dalam jangka menengah dan panjang. Ia menilai tekanan yang terjadi belakangan belum mencerminkan arah ekonomi secara keseluruhan. Menurutnya, pasar saham akan mengikuti perbaikan fundamental yang sedang dibangun pemerintah. Ia menyebut peluang kenaikan indeks tetap terbuka lebar.

Dalam forum tersebut, ia menjawab pertanyaan soal kemungkinan indeks masih akan turun atau justru segera berbalik arah. Purbaya mengatakan peluang naiknya besar sekali karena ekonomi Indonesia akan terus membaik. Ia menilai optimisme tersebut bukan sekadar asumsi, melainkan berangkat dari arah kebijakan yang sedang dijalankan. Karena itu, ia melihat pasar masih memiliki ruang pemulihan.

Ia juga menilai posisi indeks saham sekarang sudah mendekati titik terendah. Dari sudut pandang teknikal jangka pendek, tekanan pasar disebut mulai mereda. Purbaya bahkan mengatakan indeks mungkin sudah berada di area bottom. Jika kondisi tersebut benar, maka ruang penguatan berikutnya dinilai semakin terbuka.

Reformasi Ekonomi Jadi Kunci

Purbaya menekankan bahwa pemerintah tidak bekerja setengah hati dalam melakukan reformasi ekonomi. Ia menyebut Presiden Prabowo berkomitmen penuh untuk membenahi berbagai persoalan struktural. Menurutnya, dirinya juga mendapat tugas untuk menyelesaikan sejumlah masalah di lapangan. Kolaborasi antarpihak disebut menjadi bagian penting dari proses tersebut.

Ia menjelaskan bahwa perbaikan ekonomi tidak dapat dilakukan secara instan. Namun, jika fondasi diperkuat, pasar akan merespons secara positif dalam jangka lebih panjang. Purbaya menilai kepercayaan investor akan meningkat ketika arah kebijakan terlihat jelas. Karena itu, stabilitas dan konsistensi menjadi fokus utama.

Menurut Purbaya, reformasi yang serius akan menghasilkan dampak yang luas bagi perekonomian. Ia percaya pasar modal akan ikut menguat seiring mengalirnya perbaikan pada sektor riil. Dalam pandangannya, IHSG akan mencerminkan kesehatan ekonomi nasional. Semakin solid fundamental, semakin besar pula peluang penguatan indeks.

Siklus Bisnis Dan Ekspansi

Purbaya mengingatkan bahwa ekonomi memiliki pola alamiah berupa siklus naik dan turun. Ia menyebut fase ekspansi dapat berlangsung panjang apabila kebijakan ekonomi dijalankan dengan tepat. Menurutnya, siklus ini tidak perlu dipandang sebagai ancaman selama arah pembenahan tetap dijaga. Justru dari fase itulah peluang pertumbuhan bisa diperpanjang.

Ia menyampaikan bahwa masa ekspansi ekonomi umumnya bisa berlangsung tujuh hingga delapan tahun. Namun, durasi itu dapat lebih panjang jika pemerintah mampu menjalankan kebijakan secara cerdas dan konsisten. Purbaya menilai kualitas pengelolaan ekonomi menentukan seberapa lama fase pertumbuhan dapat bertahan. Dengan demikian, reformasi menjadi penentu utama.

Dalam pandangannya, Indonesia memiliki ruang untuk memperpanjang periode ekspansi hingga sekitar 10 tahun. Ia menilai hal itu bisa tercapai jika semua pihak bekerja sama menjaga momentum ekonomi. Pemerintah, kata dia, sedang berupaya memastikan pondasi nasional tetap kokoh. Jika target itu tercapai, pasar saham juga berpotensi menikmati manfaatnya.

Imbauan Untuk Investor

Purbaya meminta masyarakat tidak perlu takut berinvestasi di pasar saham untuk jangka panjang. Ia menilai investasi berbasis waktu panjang akan lebih aman jika didukung fundamental ekonomi yang kuat. Karena itu, ia mendorong investor untuk melihat arah kebijakan pemerintah secara menyeluruh. Menurutnya, kepanikan justru sering membuat peluang terlewat.

Ia memperkirakan potensi kenaikan indeks dalam beberapa tahun ke depan masih sangat besar. Dalam hitungannya, dari titik terendah ekonomi, pertumbuhan bisa mencapai empat hingga lima kali lipat hingga periode 2028 sampai 2030. Purbaya menyebut skenario itu bukan hal mustahil bila reformasi berjalan konsisten. Prospek tersebut dinilainya cukup kuat untuk menjadi alasan optimisme.

Pada akhirnya, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga fundamental ekonomi agar tetap membaik. Ia meyakini IHSG akan naik bertahap seiring penguatan pondasi nasional. Karena itu, ia kembali mengajak masyarakat untuk tidak terlalu khawatir terhadap gejolak jangka pendek. Fokus utama, menurutnya, adalah menjaga disiplin investasi dan memperhatikan kualitas ekonomi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!