Purbaya Yakin IHSG Masih Punya Peluang Menguat

Forex & Saham Stanislaus Firstyan Gratia 30 Mei 2026 01:56 WIB 5
Purbaya Yakin IHSG Masih Punya Peluang Menguat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pasar saham Indonesia masih memiliki prospek cerah meski sempat berfluktuasi dan tertekan dalam beberapa waktu terakhir. Dalam acara Jogja Financial Festival 2026, ia menilai indeks saham saat ini bahkan sudah mendekati titik terendah atau bottom. Pandangan itu disampaikan ketika ia menjawab pertanyaan mengenai arah pergerakan IHSG ke depan.

Purbaya menegaskan peluang penguatan pasar saham masih besar karena ekonomi nasional diyakini akan terus membaik. Ia menyebut pemerintah bersama Presiden Prabowo sedang menjalankan reformasi ekonomi secara serius untuk memperkuat fondasi nasional. Menurutnya, perbaikan dasar ekonomi akan menjadi penopang utama bagi pasar modal.

IHSG dan Prospek Naik

Purbaya menyampaikan keyakinannya bahwa indeks saham memiliki peluang naik yang besar. Ia menilai penurunan yang terjadi belakangan tidak mengubah arah jangka panjang pasar. Dalam pandangannya, pemulihan ekonomi akan menjadi motor utama penguatan IHSG.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah tengah mengerjakan pembenahan ekonomi dengan pendekatan yang menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan agar struktur ekonomi lebih kuat dan tahan terhadap tekanan. Menurutnya, proses ini akan memberi efek positif bagi kepercayaan investor.

Purbaya juga menekankan bahwa upaya reformasi tidak dilakukan setengah hati. Ia menyebut Presiden Prabowo memberi dorongan penuh agar seluruh perbaikan berjalan tuntas. Kolaborasi antarpihak, kata dia, menjadi kunci untuk menciptakan hasil yang berkelanjutan.

Siklus Ekonomi Menguat

Dalam penjelasannya, Purbaya menyinggung siklus bisnis yang secara alami bergerak naik dan turun. Ia menilai fase ekspansi dapat berlangsung lama apabila reformasi ekonomi dijalankan dengan tepat. Karena itu, ia optimistis tren pemulihan bisa berlanjut lebih panjang.

Ia menyebut masa ekspansi ekonomi umumnya dapat bertahan tujuh hingga delapan tahun jika pengelolaan kebijakan tidak optimal. Namun, periode itu bisa mencapai 10 tahun apabila pemerintah mampu menjalankan strategi yang cermat. Pandangan tersebut menurutnya penting untuk memahami arah pasar saham secara lebih realistis.

Dari siklus itulah, ia melihat ruang pertumbuhan masih terbuka lebar dalam beberapa tahun mendatang. Ia menilai pasar modal biasanya akan ikut merespons perbaikan fundamental ekonomi. Dengan demikian, tekanan jangka pendek tidak harus dipandang sebagai sinyal negatif berkepanjangan.

Target Kenaikan Jangka Panjang

Purbaya memperkirakan potensi kenaikan indeks saham masih sangat besar hingga periode 2028 sampai 2030. Ia menyebut, dari titik terendah ekonomi, pertumbuhan bisa mencapai empat hingga lima kali lipat. Proyeksi itu, menurutnya, menjadi alasan kuat untuk tetap percaya pada pasar saham domestik.

Ia memberi ilustrasi bahwa jika titik bawah berada di level 7.000, maka ruang kenaikan masih terbuka lebar dalam beberapa tahun ke depan. Pergerakan tersebut, kata dia, sangat mungkin terjadi apabila fondasi ekonomi terus menguat. Dengan asumsi itu, prospek IHSG dinilai tetap menarik bagi investor jangka panjang.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pasar saham tetap memiliki dinamika yang berubah-ubah. Investor diminta memahami bahwa kenaikan tidak selalu berlangsung lurus. Namun secara umum, arah jangka menengah dan panjang dinilai masih positif.

Tekanan Pasar Mereda

Dari sisi teknikal, Purbaya menilai tekanan pasar saham saat ini mulai mereda. Ia bahkan mengatakan indikator jangka pendek menunjukkan IHSG sudah mendekati titik bawah. Menurutnya, kondisi tersebut bisa menjadi sinyal awal pemulihan.

Ia menambahkan bahwa analisis teknikal jangka pendek mengindikasikan fase bottom mungkin sudah tercapai. Penilaian ini memperkuat pandangannya bahwa ruang koreksi makin terbatas. Karena itu, ia melihat peluang penguatan bertahap mulai terbuka.

Purbaya kemudian meminta masyarakat tidak takut berinvestasi di pasar saham untuk jangka panjang. Ia menegaskan pemerintah akan terus menjaga fundamental ekonomi agar tetap kuat. Selama pondasi ekonomi membaik, menurutnya, IHSG akan bergerak naik secara bertahap.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!