Telkom Dorong Transformasi Digital BUMN Lewat Cloud dan AI

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 31 Mei 2026 10:33 WIB 4
Telkom Dorong Transformasi Digital BUMN Lewat Cloud dan AI

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Telkom Solution menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital Badan Usaha Milik Negara, melalui penyediaan solusi berbasis cloud, artificial intelligence, dan cybersecurity. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Transformasi Digital BUMN yang digelar Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta. Forum itu mempertemukan 50 Chief Technology Officer lintas sektor BUMN untuk memperkuat kolaborasi digital nasional. Fokus utamanya adalah integrasi sistem, aplikasi, dan platform data agar operasional BUMN semakin efektif dan kompetitif.

Telkom menilai, kebutuhan BUMN saat ini tidak lagi berhenti pada konektivitas, tetapi juga mencakup pengelolaan data yang aman dan terukur. Melalui pendekatan end-to-end, perusahaan pelat merah itu menawarkan layanan yang mendukung produktivitas, efisiensi, dan kualitas layanan di berbagai sektor. Kebutuhan terhadap sistem yang terhubung secara real-time juga menjadi perhatian utama dalam akselerasi digitalisasi. Karena itu, Telkom menempatkan cloud, AI, dan keamanan siber sebagai fondasi layanan yang saling melengkapi.

Telkom Solution untuk BUMN

Melalui Telkom Solution, Telkom menghadirkan ekosistem digital end-to-end yang mencakup konektivitas, layanan cloud, keamanan siber, hingga inovasi berbasis AI. Solusi itu dirancang untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin kompleks di tengah perubahan teknologi yang cepat. Pendekatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing perusahaan negara di pasar yang kian kompetitif. Dengan portofolio yang terintegrasi, Telkom berharap BUMN dapat mengoptimalkan proses bisnis secara lebih efisien.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, mengatakan pihaknya siap memperkuat sinergi antarbadan usaha milik negara melalui solusi digital yang relevan dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa Telkom memiliki kapabilitas dan ekosistem yang dapat mendukung kebutuhan transformasi digital skala besar. Menurut dia, otomasi dan AI dapat membantu meningkatkan produktivitas serta kinerja operasional perusahaan. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis pada Senin, 18 Mei 2026.

Veranita juga menyoroti pentingnya perlindungan data dalam operasional digital modern. Ia menjelaskan bahwa Telkom Solution menghadirkan layanan berbasis AI dan cybersecurity dengan dukungan mitra global. Layanan tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh, deteksi proaktif, dan respons keamanan selama 24 jam. Dengan demikian, BUMN diharapkan dapat menjalankan operasional digital secara lebih aman dan berkelanjutan.

Fokus pada Kedaulatan Digital

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menyampaikan bahwa perusahaan memiliki tiga fondasi utama dalam mendukung transformasi digital nasional, yaitu story, capability, dan sovereignty. Ia menilai kolaborasi antar-BUMN menjadi momentum penting untuk membangun shared digital capability yang memberi nilai tambah bagi ekonomi Indonesia. Dalam pandangannya, transformasi digital tidak hanya soal adopsi teknologi, tetapi juga soal membangun kemampuan nasional yang berkelanjutan. Karena itu, sinergi menjadi elemen penting dalam ekosistem digital BUMN.

Faizal menegaskan, Telkom memiliki pengalaman membangun dan mengelola transformasi digital berskala nasional dengan kapabilitas end-to-end. Kapabilitas tersebut mencakup AI, Internet of Things, cloud, hingga cybersecurity. Ia menilai pembangunan Indonesia ke depan perlu didukung kedaulatan digital nasional yang kuat. Data, platform, dan inovasi strategis, menurut dia, harus bisa dikelola secara mandiri, aman, dan berkelanjutan di dalam negeri.

Ia juga memandang kedaulatan digital sebagai kebutuhan strategis di tengah meningkatnya ketergantungan terhadap teknologi global. Dalam konteks itu, BUMN perlu memiliki kontrol yang lebih besar atas aset digital yang mereka kelola. Telkom, kata dia, berupaya menjadi mitra yang mampu menyediakan landasan teknologi bagi kebutuhan tersebut. Dengan begitu, transformasi digital nasional tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga memiliki arah yang jelas.

Ekosistem Digital Terintegrasi

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menekankan pentingnya pembangunan ekosistem digital yang terintegrasi sebagai fondasi transformasi digital BUMN. Menurut dia, integrasi teknologi cloud, AI, dan konektivitas menjadi faktor strategis dalam menciptakan nilai jangka panjang. Ia menilai pendekatan terintegrasi akan membuat BUMN lebih siap menghadapi kebutuhan bisnis yang dinamis. Selain itu, fondasi digital yang solid juga dapat memperkuat kedaulatan nasional di ruang digital.

Seno menyoroti tingginya ketergantungan terhadap platform digital global di tengah meningkatnya kebutuhan pengolahan data berbasis AI. Ia menyebut dinamika regulasi dan tantangan geopolitik global sebagai faktor yang harus diantisipasi sejak dini. Dalam kondisi seperti itu, Indonesia memerlukan infrastruktur digital yang lebih mandiri dan tangguh. Menurut dia, kesiapan ekosistem lokal menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan keamanan data.

Telkom, kata Seno, mengambil peran sebagai backbone digital nasional dengan memperkuat sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity. Langkah itu tidak hanya ditujukan untuk menjaga keamanan dan kontrol atas data strategis nasional. Telkom juga melihat peluang monetisasi data, peningkatan produktivitas, dan penciptaan sumber pertumbuhan baru bagi BUMN. Dengan dukungan kapabilitas ICT yang dimiliki, perusahaan optimistis transformasi digital BUMN dapat berjalan lebih terintegrasi dan kompetitif.

Efisiensi dan Daya Saing BUMN

Telkom menilai transformasi digital yang terintegrasi akan memberi dampak langsung terhadap efisiensi operasional BUMN. Pengelolaan data, aplikasi, infrastruktur, dan proses bisnis dapat dilakukan secara lebih terhubung dan terukur. Kondisi itu dinilai penting untuk mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas layanan kepada publik. Pada saat yang sama, digitalisasi juga membuka ruang untuk inovasi bisnis yang lebih luas.

Dalam jangka panjang, integrasi teknologi diyakini mampu memperkuat daya saing BUMN di tengah persaingan ekonomi digital. Perusahaan negara yang memiliki sistem digital kuat akan lebih siap menghadapi perubahan pasar dan tuntutan efisiensi. Dukungan cloud, AI, dan cybersecurity juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas operasional. Karena itu, Telkom menempatkan transformasi digital sebagai bagian dari strategi pertumbuhan nasional.

Dengan pendekatan tersebut, Telkom optimistis BUMN dapat bergerak lebih cepat menuju ekosistem digital yang aman, mandiri, dan berkelanjutan. Perusahaan juga berharap kolaborasi yang terbangun dapat memberi dampak ekonomi yang lebih luas bagi Indonesia. Kedaulatan digital nasional dipandang bukan hanya sebagai isu teknologi, tetapi juga sebagai fondasi daya saing bangsa. Di tengah perubahan global yang cepat, integrasi digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!